ALIEN
Malam begitu gelap sekali hanya satu cahaya yang menyinari, bulan purnama begitu indah. Di sebuah area yang cukup luas. Banyak runtuhan-runtuhan akibat pertarungan yang sangat dasyat. Sugriwa raja para kera hanya terdiam melihat telapak tangannya.
"Saya harus lebih kuat untuk mengalahkan Alien," celoteh Sugriwa.
Jauh dari pandangan Sugriwa melihat Subali bertarung dengan sekuat tenaga. Sugriwa merasa geram sekali dengan keadaannya. Sugriwa marah besar dengan berteriak keras " ahhhhhhhhh."
Sugriwa meningkatkan energi tenaga dalamnya langsung terpancar keluar. Sugriwa dengan cepat melesat cepat menghajar Alien. Tapi saat itu Subali sedang bertarung seimbang. Subali melihat pergerakan nekat Sugriwa yang ikut campur dalam pertarungan. Subali berteriak keras "Sugriwa jangan ................"
Sugriwa tetap menyerang dengan tinjuan. Alien mengantifasi serangan Sugriwa dengan menangkisnya sampai dengan sebuah tinjuan yang kuat. Sugriwa terkena pukulan Alien dan terpental jauh dan menabrak dindingan runtuhan bangunan.
"Saya tidak mau kalah......," kata marah Sugriwa.
Sugriwa bangun kembali dan mulai menyerang ke arah Alien. Sedangkan Alien meningkatkan kemampuan serangannya tinjuan ke arah muka. Subali pun tertinju dan terpental jauh dan tergeletak ke tanah.
"Hanya segitu kemampuan mu Subali," kata Alien.
"Diam," sauh Subali.
Subali marah dan meningkatkan serangannya. Alien menangkis semua serangan Subali. Sugriwa pun ikut menyerang , tetap saja hasilnya Sugriwa terkena tinjuan Alien terpental jauh lagi. Sugriwa pun makin geram saja.
"Kenapa serangan saya tidak bisa mengenai Alien...?. Sedangkan Subali dapat mengimbangi serangan Alien," kata Sugriwa.
Sugriwa mulai mengamatin dengan jelas dengan kedua matanya. Tingkat fokus Sugriwa di perjelas dengan pola pikirnya.
"Terlihat semua serangan tinjuan.....Alien," kata Sugriwa.
Sugriwa bangkit dari ke terpurukannya. Dengan cepat menyerang Alien. Sedangkan Alien berhasil menendang Subali sampai tersungkur ke tanah. Dalam keadaan ke tidak berdayaan Subali melihat usaha keras Sugriwa.
"Dasar keras kepala," kata Subali.
Sugriwa mendekati Alien dengan ribuan tinjuan yang melesat ke padanya.
"Bener-bener terlihat," kata hati Sugriwa.
Sugriwa dengan cepat menganalisa serangan tinjuan Alien. Lalu Sugriwa melihat celah kosong di antara serangannya. Sugriwa mulai melancarkan serangan tinjuan ke arah Alien. Serangan Alien pun berhenti.
"Bagaimana serangan ku?," kata Sugriwa.
Alien terdiam saja sejenak menahan serangan Sugriwa yang sangat kuat.
"Ternyata dia berhasil menyerang Alien tersebut," kata Subali.
Alien mulai meningkatkan kemampuannya dengan cepat.
"Jangan meremehkan saya," kata Alien.
"Haaaa..........menghindar Sugriwa...," teriak Subali.
Alien mulai menyerang dengan kekuatan penuh. Dengan melancarkan tinjuan ke arah Sugriwa. Dengan cepat Sugriwa menagkisnya dengan kedua tangannya. Karena serangan Alien sangat kuat. Pada akhirnya Sugriwa terpental jauh sekali.
"Sudah kubilang jangan meremehkan saya," kata Alien dengan berdiri tegap.
"Siallllllllllllllllllllll.........," kata Sugriwa bangkit dari dia tersungkur.
Sugriwa meningkatkan ilmu tenaga dalamnya.
"Kali ini kamu akan saya hancurkan dengan ajian penghancur sukma," kata Sugriwa denga marah.
"Kali...ini Sugriwa tidak main-main," saut Subali.
"Baiklah saya akan terima semua serangan mu sampai kamu puas," kata Alien.
Sugriwa terus saja meningkatkan ilmu tenaga dalamnya. Energi terisi penuh mulai Sugriwa melancarkannya.
"Ajian penghancur sukma," teriak Sugriwa.
energi tenaga dalam melesat cepat mengerang Alien. Sedang Alein menerimanya. Di area sekitar porak-poranda akibat energi penghancur yang di lancarkan Sugriwa. Alien pun menghilang.
"Saya berhasil menghancurkan Alien," kata Sugriwa yang kehabisan tenaga.
"Jangan lengah," kata Subali mengingatkan.
"Haaa......," terkejut Sugriwa mendengarnya.
Ternyata peringatan Subali benar. Alien sudah di depan mata Sugriwa dengan energi tenaga dalam sudah diperut Sugriwa.
"Sudah kubilang jangan meremahkan saya. Sekarang rasakan serangan saya yang mematikan ini," kata Alien.
"Haaaa," terkejut Sugriwa.
Sugriwa tidak bisa bergerak lagi. Alien langsung meningkatkan dengan sekejab energi tenaga dalamnya. Sugriwa terkena mutlak.
"Eeea.....aaaahhhhh," teriak Sugriwa keras.
Sugriwa tergeletak di tanah dengan penuh kesakitan karena terkena serangan dadakan yang sangat hebat.
"Saya haru menang dan melampau kekuatan saya yang sekarang," celoteh Sugriwa dalam ke tidak berdayaan.
Subali langsung menyerang dengan cepat kembali dengan tinjuan. Tapi Alien tetap saja menangkisnya. Pertarungan pun seimbang kembali antara Subali dan Alien.
Sugriwa menahan rasa sakitnya dan bangkit dari keterpurukannya. Dengan semangatnya berapi-api Sugriwa meningkatkan energi tenaga dalamnya. Subali mundur dari serangannya menuju Sugriwa berada.
"Kaya sudah waktunya kita menyatukan kekuatan," kata Subali.
"Baiklah.........................," kata Sugriwa.
Alien hanya terdiam melihat tingkah dari dua raja kera. Ketika energi ke dua raja kera terpancar dengan sangat kuat sekali. Alien mulai sedikit mengantifasi diri.
"Kali...ini bukan main-main...kayanya," kata Alien.
Subali dan Sugriwa telah selesai meningkatkan kekuatan energi tenaga dalam. Dengan cepat Sugriwa dan Subali menyerang bersama-sama dengan cepat dan kuat. Alien dengan cepat dan sangat kuat menahan semua serangan dari dua raja kera yang bertubi-tubi. Alien pun sangat kewalahan dengan kombinasi serangan Subali dan Sugriwa yang mengelabui pandangan Alien. Dengan perhitungan yang tepat Subali dan Sugriwa melancarkan serangan tinjuan tepat ke muka Alien.
"Sial saya ....kena," kata Alien.
Alien terpental jauh sampai menambrak batu besar.
"Bener-bener kakak adik yang merepotkan," kata Alien yang berusah bangkit.
Alien marah dan meningkatkan energi tenaga dalamnya. Sugriwa dan Subali menyatukan kembali serangannya. Alien pun menyerang begitu dengan ke dua raja kera. Pertarungan sangat sengit sekali sampai tidak ada yang mau mengalah. Area pertarungan hancur berantakan akibat benturan dari ketiga makluk penggila dalam seni bela diri.
Alien terus meningkatkan pengamatannya agar bisa mengatasi serangan kombinasi Subali dan Sugriwa. Lagi-lagi ada celah terbuka ke arah Alien. Subali dan Sugriwa meninju bersamaan ke arah muka. Ternyata Alien dengan cepat mengatasi serangan itu menghilang lalu meninju kedua raja kera ke arah perut.
"Aaaahhhhh.......," teriak kedua raja kera.
Subali dan Sugriwa mental jauh dan menabrak dinding runtuhan bangunan.
"Kali ini kalian harus kalah," kata Alien.
"Kayanya tidak ada cara lain Kak Subali," kata Sugriwa.
"Ia benar....kita gunakan ilmu itu," kata Subali.
Sugriwa dan Subali bangkit bersamaan. Lalu meningkatkan kemampuan energi tenaga dalamnya sesuai ritme. Lalu Subali dan Sugriwa bersatu menjadi satu tubuh.
"Haaaaa.... mereka menyatukan kekuatan," terkejut Alien.
Subali dan Sugriwa berhasil bersatu. Terjadi ledakan energi tenaga dalam dalam satu tubuh.
"Kali ini saya tidak akan kalah. Dengan ajian penyatuan tubuh saya akan mengalahkan kamu.....Alien. Dan perkenalkan nama saya......Raja Kera Sugri," katanya dengan lantang.
"Oh.....begitu..terserahlah...saya akan menghadapi kamu Raja Kera Sugri," kata Alien lantang juga.
Sugri mulai menyerang begitu dengan Alien. Terjadilah pertarungan yang sangat sengit sekali. Tidak ada yang mau mengalah dari keduanya. Sugri terus saja melancarkan serangan hebatnya dengan meleparkan energi bola-bola tenaga dalam ke arah Alien. Sedangkan Alien juga meleparkan bola-bola energi tenaga dalam juga. Terjadilah benturan dari keduanya. Banyak sekali ledakan dari bola energi terbang kocar-kacir akibat tangkisan Sugri dan Alien. Area hancur lebur di buat kedua makluk yang bertarung habis-habisan.
Alien kembali menyerang dengan cepat begitu dengan Sugri. Keduanya saling menagkis antara tinjuan dan tendangan. Pertarungan semakin sengit tidak mau mengalah. Pada akhirnya Alien melihat celah dalam pertarungan. Dengan segera Alien menyerang Sugri tepat di wajahnya. Terpentallah Sugri dengan Tinjuan Alien.Tapi Sugri tetap berdiri tegak.
"Sudah kubilang kali ini saya tidak akan kalah......," teriak Sugri si Raja Kera.
Sugri marah sekali, lalu meningkatkan kemampuan sebenarnya berubah menjadi Monster Raja Kera. Dengan penuh kebiringasan sang Monster Raja Kera menghajar Alien dengan kepalannya yang besar benar. Alien pun kewalahan menghadapi serangan dari Monster Raja Kera yang bertubi-tubi.
Alien pun kehabisan energi karena terus menahan serangan yang dasyat banget. Pada akhirnya pertahan Alien hancur. Serangan Monster Raja Kera masuk mengenai Alien sampai tidak berdaya di tanah. Karena Monter Raja Kera marah tidak membiarkan Alien bangkit dari tanah. Terus saja di lancarkan tinjuannya sampai Alien memutah darah dan area di sekitar hancur karena kekuatan dasyat dari Monster Raja Kera.
Alien tidak bisa bangkit lagi. Monster Raja Kera kembali ke wujud Sugri. Selang berapa saat ajian penyatuan tubuh berakhir. Kembali ke wujud Subali dan Sugriwa.
"Akhirnya pertarungan ini selesai juga," kata Subali.
"Belum.......kita berdua belum bertarung," kata Sugriwa yang ngotot.
"Sudahlah saya malas bertarung...... Karena perut saya lapar," kata Subali.
"Saya .....belum lapar saya masih sanggup bertarung...," kata Sugriwa kembali ngotot.
Tiba-tiba terdengar suara perut berbunyi dari Sugriwa " kriukkk."
"Ya saya benar lagi........ternyata kamu laper...," kata Subali dengan tenang.
"Iya..ternyata saya lapar karena kehabisan energi.....tapi setelah makan kita lanjutkan pertarungan ini siapa hebat di antara kita berdua," kata Sugriwa.
"Iya....terserah kamu," kata Subali.
"Yesss.......saya....akan menjadi yang terbaik di dunia ini dalam seni bela diri," kata Sugriwa yang senang.
Subali dan Sugriwa pulang ke rumah meningalkan area pertarungan. Alien pun di tinggal begitu saja.

0 komentar:
Post a Comment