TEMBAKAN TERSEMBUNYI
Setelah tahu keberadaan Lina. Bos gengster Aham mengirim anak buahnya ke tempat persembunyian Lina di Batam. Berangkatlah mereka bertiga dengan penerbangan pertama ke Batam. Sampai di kota Batam anak buah Aham menjalankan misinya dengan tersembunyi. Pada saat itu Lina terlihat di suatu tempat hiburan pinggir kota. Mereka berempat sibuk menikmati hiburan yang ada. Bul mencoba memainkan tembakan untuk mendapatkan boneka sebagai hadiahnya. Dengan membayar Rp 10.000, Bul mulai mengokang pistol angin yang di ujungnya di isi peluru karet. Bul mengeker sasaran yang di tembak. Jari Bul mulai menembakan senjata mainan tersebut. Ternyata meleset dari target yang dituju. Akng mencobanya mainan tembakan tersebut. Dengan mengambil senjata pistol dan mengokangnya, lalu senjata di arahkan ke target tembak.Tiba-tiba serangan Akng mengenai sasaran tembak sampai menghancurkan boneka. Lina yang melihat kejadian tersebut curiga, lalu meninggalkan mereka berempat. Berjalanlah Lina di suatu gang yang sempit.
“Ayolah keluarlah kalian,” kata Lina menantang.
“Jadi berani bener....,” kata salah satu penjahat.
“Jadi kalian di kirim Aham untuk menghabisi saya?,” tanya Lina.
“Ya.....begitu lah...,” jawab salah satu penjahat.
“Itu benar sekali,” sahut penjahat yang lain.
“Ya.....,” jawab penjahat terakhir dengan siaga.
Lina mulai ingin mendekati mereka bertiga. Akng dan lainya datang menghampiri Lina. Sedangkan salah satu penjahat menodong pistol ke arah mereka semua. Dengan sok beraninya Akng menghadapi mereka. Lina mulai menghampiri Akng dan berlari menghindari serangan pistol. Lina terkena bagian sebelah kanan. Semuanya menjadi panik dan bergegas menghindari musuh dan bersembunyi. Akng mempunyai rencana untuk mengalihkan musuh agar tidak mengejar Lina. Sedangkan Bul, Cul dan Yuli membawa Lina untuk menjauh dari tempat situ. Akng melihat musuh dengan soknya mengalihkan ternyata di abaikan. Ketiga penjahat malah pergi mengabaikan Akng.
“Kok aneh ya.......,” kata Akng yang bingung.
Akng segera meninggalkan tempat tersebut menemui Lina dan yang lainnya.

0 komentar:
Post a Comment