TEKNO
Pada suatu hari ada
seorang anak manusia punya impian masa depan. Membangun sebuah impiannya dengan kerja keras. Namanya Hasan seorang ilmuan yang pandai di bidang teknologi mesin
robot. Bersama temannya bernama Hery mengembangkan industri robot mandiri. Rencana tersebut sudah mereka susun dari masih
bangku kuliah. Sambil belajar dan mencari refesensi tentang perkembangan teknik
saat ini. Mereka bekerja sama untuk satu tujuan keberhasilan yang mutlak.
Untuk membangun impian
menjadi kenyataan butuh waktu lama dan
modal yang besar. Dengan keterbatasan dana Hasan dan Hery tidak pernah menyerah
dengan keadaan. Memperhitungkan segala hal agar tepat sasaran. Akhirnya Hasan
membuat laboratium sendiri rumahnya sebagai tempat produksi dan mengetes hasil
kerjanya. Sedangkan Hery menganalisa perkembangan dari mesin yang di bangun
Hasan. Saat paling sulit pun Hery menjadi
penyokong dana untuk proyek besar mereka.
Beberapa banyak yang
berhasil dan di jual kepada infestor yang mau menamkan modalnya. Terkadang Hery
melarangnya Hasan agar tidak menjual hasil penelitianya. Tetap Hasan tidak ada jalan lain dana untuk
oprasional penelitian sangat besar. Membuat Hasan menjadi kacau. Karena
temannya berusaha terus dengan kerja kerasnya. Hery membuat proposal meminta
bantuan pada pihak universitas.
Berdasarkan rekomendasi
dari para pimpinan universitas dan staf pengajar. Akhirnya Hery mendapatkan bantuan
yang cukup besar. Hasan mendengarnya sangat senang, tetapi tetap suram.
Keputusannya menjual ke infestor malah berdampak yang kurang baik.
Bahwa teknologi Hasan
di salah gunakan. Berdasarkan infomasi yang di dapatkan dari temannya yang
bekerja di media dan kepolisian. Terkejutnya Hery mendapatkan info tersebut.
Semenjak kejadian tersebut mereka berdua berhati-hati dalam tindakan.
*****
Waktu berlangsung
sangat cepat. Baru kemarin merasakan menjadi mahasiswa sekarang sudah menjadi
profesor. Hasan dan Hery terus bekerja sama dalam mimpi mereka. Usaha mereka
terus saja gemilang sampai puncaknya. Di usia muda mereka berdua telah menjadi
orang sukses di kota yang besar. Membangun usaha di bidang teknologi. Sampai
suatu hari Habibi menemukan seseorang yang bisa menjadi pelengkap hidupnya.
Begitu juga dengan Hery. Hubungan tersebut terlalu singkat hampir tidak ada kisah
yang menarik. Karena Hasan terlalu sibuk dengan penemuanya. Sedangkan Hery
terlalu sibuk dengan membangun usaha di Negara lain.
Perkembangan dari kerja
keras mereka berdua sangat menajubkan. Yang terkadang membuat iri para pesaingnya
di bidangnya. Buat Hery dan Hasan semua itu biasa aja. Belajar dari kesalahan
dulu membuat mereka tidak akan salah langkah lagi.
*****
Hasan berhasil membuat
program mandiri dari robotnya. Keberhasilan tersebut di beri tahukan Hery yang
sedang di luar kota untuk menyelesaikan kerjaan. Hasan mengirim hasilnya ke
Hery dalam perjalan menuju tempatnya Hasan bekerja.
Sesampainya Hery di
tempatnya kerja Hasan melihat ruangan Lab berantakan sekali. Hery memanggil
temannya tersebut berkali-kali. Tetapi tidak ada jawaban. Terlihat dari
kejauhan ada cairan berwarna merah. Hery bergegas menghampirinya. Dengan
seksama Hery ternyata itu darah. Hary makin lebih khawatir lagi dengan Hasan.
Sampai pada suatu tempat melihat Hasan terbaring.
Kemudian Hery memeriksa
keadaan temannya. Dengan memeriksa luka Hasan dan jantungnya. Ternyata temannya
masih hidup. Segera Hery membawanya kerumah sakit.
*****
Selang waktu yang cukup
lama Hasan berhasil di selamatkan. Butuh waktu yang lama untuk mengetahui kejadian
yang sebenarnya dari Hasan. Berdasarkan hasil dari forensic kopolisian bahwa
ada beberapa orang yang masuk ke lab. Hal tersebut di perjelas dengan rekaman
cstv. Juga ada beberapa yang di bawa mereka sebagai barang bukti. Penyelidikan
polisi berlangsung cukup lama. Karena banyak factor yang membuat mereka untuk
mendapatkan data yang otentik.
Akhirnya kepolisian
berhasil mengungkap salah satu tersangka. Berdasarkan kesaksian penjahat
ternyata mereka di suruh untuk mencuri data penelitian profesor Hasan. Tetapi
penjahat tersebut tidak memberitahukan siapa yang menyuruhnya?.
Hery berusaha tenang
untuk mengungkap siapa dalang yang mencelakai temannya ?. Waktu terus berjalan
dengan semestinya. Sampailah pada kesembuhan Hasan. Hery senang melihat temannya
siuman. Kemudian Hasan mulai menceritakan secara singkat kejadian sebenarnya.
Hery tercengang mendengarnya ternyata orang yang pernah membuat Hasan terjatuh
dulu.
Hery geram dan segera
bersama kepolisian menangkap tersangka berdasarkan bukti yang kuat yang Hery
dapatkan dan kesaksian Hasan.
Dengan bertindak cepat
akhirnya penjahat utama tertangkap di kediamannya. Tanpa perlawanan sama
sekali. Hary merasa ada yang ganjil dengan penangkapan tersebut. Perasaan itu
menjadi kenyataan. Ternyata itu semuanya menjadi kenyataan. Ternyata bukan
penjahat yang sebenarnya. Orang tersebut hanya di percaya menjadi bos bayangan.
Untuk menutupi penjahat yang sebenarnya.
Proses tersebut masih
berlangsung sampai mengukap penjahat yang sebenarnya. Suatu hari ada kejadian
perampokan Bank. Menyandera banyak orang di dalam gedung. Penjahat tersebut
bukan penjahat biasa. Salah satu tim penjahat menggunakan alat yang di
kembangan Hasan. Senjata tersebut sangat luar biasa bisa menjebol baja setebal
apapun. Kemudian Hery memberitahu Hasan yang sedang perawatan di rumah sakit.
Lalu Hasan berkata pada Hery.
“Sudah waktunya dia
bangun.”
“Apa maksudnya Hasan ?
” tanya Hery.
“Nanti kamu tahu
sendiri,” kata Hasan.
Kemudian Hasan menyuruh
Hery membawanya ke tempat lab pertama mereka berdua membangun mimpi.
Sesampainya di dalam ruangan tersebut Hasan mulai memasukan data kemandirian
yang berhasil ia sempurnakan. Lalu keluarlah dari tanah sebuah tabung yang
berisikan manusia.
Hery terkejut melihat
kerja temannya. Kapan temannya membuatnya?. Pelan-pelan Hasan menjelaskan
kepada Hery. Makluk apa yang ada di dalam tabung?. Dengan seksama Hery
mendengarkan penjelasan Hasan. Ternyata manusia di dalam tabung adalah mesin.
Dari dalam setrukturnya ada logam dan kabel.
Sedang bagian luarnya adalah kulit sintetis. Juga kulitnya bisa
beradaptasi maksudnya hidup.
Dengan memasukan kode
Hasan mengaktifkan manusia mesin. Tabung terbuka dan manusia mesin keluar dan
kemudian diberikan pakaian yang pantas agar bisa berbaur dengan manusia.
Kemudian Hasan menyuruhnya untuk memberantas para penjahat di bank.
Dengan mengaktifkan
system pertarungan munculah sebuah motor dari bawah tanah. Kemudian manusia
mesin mengendarainya ke tempat tujuan yang telah di tetapkan. Dengan alat
mata-mata satelit yang di kembangkan Hery dan Hasan mengawasi pergerakan dari
manusia mesin.
*****
Sesampailah di tempat
kejadian. Ternyata polisi sedang berusaha negosiasi untuk melepaskan para
sandera. Karena para penjahat alot untuk diajak bicara. Maka petempuran
terjadi. Baku tembak tidak terhindarkan tempat kejadian.
Manusia mesin datang
dengan system pertahan yang canggih. Tetapi karena demi keselamatan para
sandera. Manusia mesin menggunakan system pertahan bunglon. Dengan menciptakan
efek tidak terlihat. Secara perlahan-lahan manusia mesin menghajar satu
persatu. Para penjahat kebingungan dibuatnya. Sampai pada berhadapan dengan penjahat
yang membawa alat bertektnologi tinggi. Penjahat tersebut menggunakan system
sensor. Ternyata manusia mesin ketahuan. Kemudian penjahat menembaknya dengan
kekuatan penuh. Manusia mesin berhasil menghidarinya. Tetapi dengan hasil
system bunglonya mengalami kerusakan. Karena efek medan energy yang di
pancarkan senjata yang di gunakan penjahat.
Manusia mesin
menunjukan wujudnya di hadapan penjahat. Berdasarkan perhitungannya bahwa mesin
yang di tembakan membutuhkan waktu beberapa detik untuk menembak kembali.
Dengan system percepatan kerja otot mesin pada bagian kakinya. Membuat manusia
mesin bergerak cepat dan langsung menghajar penjahat tersebut dengan tinjuan
dan menghanjurkan senjata dan penjahat tersebut. Manusia mesin segera pergi
meninggalkan tempat kejadian. Kemabali ke tempat kediamanya. Para polisi segera
mengefakwasi semuanya. Baik penjahat dan sandera.
Hasan dan Hery senang
karena mereka berhasil menyelamatkan orang banyak. Semenjak kejadian tersebut
manusia mesin bekerja sama dengan kepolisian memberantas kejahatan di kota dan
juga untuk mengungkap siapa penjahat sebenarnya dibalik ini semua?. Yang
membuat Hasan celaka dan juga pemakaian alat berteknologi tinggi dalam
kejahatan.


0 komentar:
Post a Comment