RAJAWALI
Semenjak pertarungan dengan
penjahat bernama Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Wira (Kesatria Rajawali)
mengalami kekalahan total. Baju tempurnya
hancur berantakkan. Markas pusat porak-porak poranda karena kekuatan
Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) yang terlalu hebat. Dalam keadaan terjepit Wira
berjuang untuk bertahan hidup. Dengan menyelamatkan diri ke markas cadangan di
bawah laut bersama profesor Indah.Wira mengalami luka yang parah akibat pertarungan yang mematikan tersebut. Profesor Indah berusaha keras menyelamatkan Wira dari masa kritisnya. Dengan menggunakan teknologi mutahir di bidang kedokteran. Wira berhasil di selamatkan. Tubuh bisa di obati tetapi jiwa susah di obati. Trauma karena serangan besar yang dilakukan Gumara membuat keadaan Wira makin memburuk. Ketakutannya membuat Wira menjadi orang patah semangat. Ditambah Wira tidak mampu menyelamatkan teman-temanya yang dicintainya yang berjuang bersama. Keluarganya hancur oleh kekejaman Gumara (Kesatria Rajawali Hitam).
Hal ini lah profesor Indah khawatir dengan keadaan Wira. Ujian yang paling berat untuk Wira. Kekacauan yang di akibatkan kekejaman Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) semakin merajalela. Dengan mencuri teknologi dari baju tempur Kesatria Rajawali. Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) semakin sulit untuk di kalahkan.
******
Seiring waktu Wira
pulih lukanya, ia belum mampu menghilangkan rasa takutnya karena pertarungannya
terakhir. Karena ingin menyelamatkan adik satu-satunya Amar dari sandera Gumara
(Kesatria Rajawali Hitam). Wira berjuang
untuk menguatkan tekatnya.
“Aku harus
menyelamatkannya,” kata Wira.
“Kau harus
menyelamatkanya, Wira !” sahut profesor Indah.
Kemudian profesor Indah
memberikan prototaif baju tempur Kesatria Rajawali yang sudah di program ulang.
“Selama ini prototaif
baju tempur Kesatria Rajawali di simpan, dan tidak bisa di pakai. Karena kekuatannya
terlalu besar. Memberikan beban besar bagi penggunanya. Semenjak itu prototaif
Kesatria Rajawali di bekukan dan di simpan
markas ini,” penjelasan profesor Indah.
“Baiklah saya pakai
baju tempur prototaif Kesatria Rajawali,” Kata Wira demi menyelamatkan
adiknya
Wira memakai prototaif baju tempur Kesatria Rajawali.
Wira memakai prototaif baju tempur Kesatria Rajawali.
“Tapi sebelum memakai
prototaif baju tempur Kesatria Rajawali, pakai ini dulu,” kata Profesor Indah.
Profesor Indah memberikan
sebuah perangkat yang di kembangkan profesor Indah berbentuk gelang
berteknologi tinggi. Untuk menekan kekuatan prototaif agar tidak memberi efek
bagi penggunanya.
“Baik saya pakai alat
ini,” ujar Wira.
Setelah memakai alat tersebut
di tangan kanannya, kemudian Wira memakainya prototaif baju tempur Kesatria
Rajawali. Tiba-tiba terjadi efek yang aneh dari baju tempur Kesatria Rajawali
di pakai Wira.
“Aaaaahhhhh……..,”
teriak keras Wira.
Profesor Indah bingung
dengan keadaan Wira. Pada hal menurut perhitungannya sudah tepat. Berdasarkan
penelitian yang di lakukan profesor Indah. Wira
ke hilangan kesadaran memakai prototaif Kesatria Rajawali. Mengambil kesadarannya
yang terakhir dan pergi dari markas dengan kekuatan penuh. Untuk menyelamatkan
adiknya (Amar) yang di sandera oleh Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Dengan
cepat Wira (Kesatria Rajawali) terbang menuju markas Gumara.
******
Sampai di markas besar
Gumara. Wira (Kesatria Rajawali) dalam kedaaan tidak sadarkan diri. Menghancurkan
kediaman Gumara dengan sangat beringas. Para anak buah Gumara menghadangnya, tapi
tidak mampu menghadapi Wira (Kesatria Rajawali).
“Dasar anak buah
bodoh,” kata geram Gumara (Kesatria Rajawali Hitam)
Gumara (Kesatria
Rajawali Hitam) menyerang Wira dengan
pedangnya secara bertubi-tubi. Wira menyambutnya dengan hangat setiap serangan
Gumara. Pertempuraan keduanya sangat sengit tidak ada mau mengalah.
“Sial………………………..,”
kata Gumara (Kesatria Rajawali Hitam)
Dengan memaksimalkan
kekuatan program tempur Kesatria Rajawali Hitam. Gumara semakin jauh lebih
beringas. Menyerang Kesatria Rajawali dengan cepat sekali. Sampai-sampai
Kesatria Rajawali tidak mampu mengimbanginya. Mengalami beberapa kerusakan
akibat serangan yang dasyat dari Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Dalam keadaan
tersebut sebenarnya menguntungkan buat Wira kembali sadar dari di kuasai oleh
program Kesartia Rajawali. Tetapi di sisi lain Wira tidak mampu untuk
menghadapi kekuatan serangan Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) sekali lagi.
Tiba-tiba ada panggilan kontak dari profesor Indah.
“Cepat Wira panggil
kekuatan baru,”
“Baik.”
Wira membuat jarak
dengan meningkatkan sisa kekuatan di kakinya. Keluarlah tenaga pendorong roket
membuat Wira menjauh dari serangan mematikan Gumara (Kesatria Rajawali Hitam).
Kemudian dengan segera Wira memanggil kekuatan baru dengan arahan profesor
Indah. Datanglah sebuah mesin terbang ke arah Wira memprogram ulang baju
tempurnya dan mengganti komponen yang rusak. Dalam proses tersebut serangan
Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) di hadang dengan kekuatan robo mini Rajawali
untuk membuatnya sibuk dulu. Agar tidak mengganggu dalam proses pemulihan.
******
Akhir kembali seperti
semula menjadi Kesatria Rajawali Putih dengan kekuatan baru dan siap bertarung. Gumara
(Kesatria Rajawali Hitam) menyerang Kesatria Rajawali Putih. Setelah menghabisi
semua robo mini rajawali. Pertarungan keduanya kembali sengit. Adu pedang
diantara keduanya. Sambil terbang ke langit turun ke bumi terus begitu
tidak ada yang mau mengalah. Mengeluarkan semua kekuatan yang mereka punya. Tidak
ada yang mau mengalah sama sekali. Kemudian Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) mencoba
menekan kekuatan Kesatria Rajawali Putih dengan meningkatkan kembali
kekuatannya.
Hal hasil bisa membuat
tekanan pada pertahanan Kesatria
Rajawali Putih. Wira (Kesatria Rajawali
Putih) tahu karena dirinya terpojok akibat serangan yang terlalu besar itu. Kemudian
Wira mundur dengan cepat memanggil kekuatan barunya yaitu Berubahlah menjadi
MEGA RAJAWALI.
Dengan kekuatan sangat
besar itu Wira (Kesatria Rajawali Putih)
melancarkan serangan yang mematikan
“Roket Rajawali,” kata Wira (Kesatria Rajawali Putih).
Keluarlah banyak roket
dari MEGA RAJAWALI menyerang ke arah Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Dengan
sekuat tenaga Gumara menghindari itu semua serangan itu karena terlalu banyak
akhirnya Gumara terkena juga. Gumara kualahan dengan
serangan tersebut. Wira (Kesatria Rajawali) tidak membiarkan musuhnya untuk
bisa berdiri lagi. Kemudian Wira (Kesatria Rajawali) keluar dari MEGA RAJAWALI
menuju Gumara. Dengan cepat Wira (Kesatria Rajawali Putih) mengeluarkan
pedangnya. Langsung menebas Gumara
(Kesatria Rajawali Hitam). Hancur baju tembur yang pakai Gumara.
“Haaaa………………………,”
teriak Gumara kesakitan.
Dalam ketidak berdayaan
Gumara mencoba bangkit dan berusaha untuk meninju. Tapi Wira (Kesatria Rajwali
Putih) berdiri tegak melihat keadaan
Gumara yang frustasi menghadapi kekuatanya baru Wira (Kesatria Rajawali Putih).
Segera Wira (Kesatria Rajawali Putih) menangkapnya dan membawanya ke penjara. Setelah
menyelamatkan adiknya yang di sandera dan di kurung di penjara bawah tanah markas Gumara.
Dengan kekuatan barunya
Wira (Kesatria Rajawali Putih) menghancurkan tembok baja yang mengurung
adiknya. Mereka berdua bertemu dengan berpelukan dan
air mata yang mengalir membasahi pipi mereka berdua.

0 komentar:
Post a Comment