RAJAWALI

Posted By Cerpen universal on Wednesday, September 23, 2015 | September 23, 2015

RAJAWALI

Semenjak pertarungan dengan penjahat bernama Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Wira (Kesatria Rajawali) mengalami kekalahan total. Baju tempurnya  hancur berantakkan. Markas pusat porak-porak poranda karena kekuatan Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) yang terlalu hebat. Dalam keadaan terjepit Wira berjuang untuk bertahan hidup. Dengan menyelamatkan diri ke markas cadangan di bawah laut bersama profesor Indah.

Wira mengalami luka yang parah akibat pertarungan yang mematikan tersebut. Profesor Indah berusaha keras menyelamatkan Wira dari masa kritisnya. Dengan menggunakan teknologi mutahir di bidang kedokteran. Wira berhasil di selamatkan. Tubuh bisa di obati tetapi jiwa susah di obati. Trauma karena serangan besar yang dilakukan Gumara membuat keadaan Wira makin memburuk. Ketakutannya membuat Wira menjadi orang patah semangat. Ditambah Wira tidak mampu menyelamatkan teman-temanya yang dicintainya yang berjuang bersama. Keluarganya hancur oleh kekejaman Gumara (Kesatria Rajawali Hitam).

Hal ini lah profesor Indah khawatir dengan keadaan Wira. Ujian yang paling berat untuk Wira. Kekacauan yang di akibatkan kekejaman Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) semakin merajalela. Dengan mencuri teknologi dari baju tempur Kesatria Rajawali. Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) semakin sulit untuk di kalahkan.

******

Seiring waktu Wira pulih lukanya, ia belum mampu menghilangkan rasa takutnya karena pertarungannya terakhir. Karena ingin menyelamatkan adik satu-satunya Amar dari sandera Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Wira  berjuang untuk menguatkan tekatnya.

“Aku harus menyelamatkannya,” kata Wira.

“Kau harus menyelamatkanya, Wira !” sahut profesor Indah.

Kemudian profesor Indah memberikan prototaif baju tempur Kesatria Rajawali yang sudah di program ulang.

“Selama ini prototaif baju tempur Kesatria Rajawali di simpan, dan tidak bisa di pakai. Karena kekuatannya terlalu besar. Memberikan beban besar bagi penggunanya. Semenjak itu prototaif Kesatria Rajawali di bekukan dan di simpan  markas ini,” penjelasan profesor Indah.

“Baiklah saya pakai baju tempur prototaif Kesatria Rajawali,” Kata Wira demi menyelamatkan adiknya

Wira memakai prototaif baju tempur Kesatria Rajawali.

“Tapi sebelum memakai prototaif baju tempur Kesatria Rajawali, pakai ini dulu,” kata Profesor Indah.

Profesor Indah memberikan sebuah perangkat yang di kembangkan profesor Indah berbentuk gelang berteknologi tinggi. Untuk menekan kekuatan prototaif agar tidak memberi efek bagi penggunanya.

“Baik saya pakai alat ini,” ujar Wira.

Setelah memakai alat tersebut di tangan kanannya, kemudian Wira memakainya prototaif baju tempur Kesatria Rajawali. Tiba-tiba terjadi efek yang aneh dari baju tempur Kesatria Rajawali di pakai Wira.

“Aaaaahhhhh……..,” teriak keras Wira.

Profesor Indah bingung dengan keadaan Wira. Pada hal menurut perhitungannya sudah tepat. Berdasarkan penelitian yang di lakukan profesor Indah. Wira ke hilangan kesadaran memakai prototaif Kesatria Rajawali. Mengambil kesadarannya yang terakhir dan pergi dari markas dengan kekuatan penuh. Untuk menyelamatkan adiknya (Amar) yang di sandera oleh Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Dengan cepat Wira (Kesatria Rajawali) terbang menuju markas Gumara.

******

Sampai di markas besar Gumara. Wira (Kesatria Rajawali) dalam kedaaan tidak sadarkan diri. Menghancurkan kediaman Gumara dengan sangat beringas. Para anak buah Gumara menghadangnya, tapi tidak mampu menghadapi Wira (Kesatria Rajawali).

“Dasar anak buah bodoh,” kata geram Gumara (Kesatria Rajawali Hitam)

Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) menyerang  Wira dengan pedangnya secara bertubi-tubi. Wira menyambutnya dengan hangat setiap serangan Gumara. Pertempuraan keduanya sangat sengit tidak ada mau mengalah.

“Sial………………………..,” kata Gumara (Kesatria Rajawali Hitam)

Dengan memaksimalkan kekuatan program tempur Kesatria Rajawali Hitam. Gumara semakin jauh lebih beringas. Menyerang Kesatria Rajawali dengan cepat sekali. Sampai-sampai Kesatria Rajawali tidak mampu mengimbanginya. Mengalami beberapa kerusakan akibat serangan yang dasyat dari Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Dalam keadaan tersebut sebenarnya menguntungkan buat Wira kembali sadar dari di kuasai oleh program Kesartia Rajawali. Tetapi di sisi lain Wira tidak mampu untuk menghadapi kekuatan serangan Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) sekali lagi.

Tiba-tiba  ada panggilan kontak dari profesor Indah.

“Cepat Wira panggil kekuatan baru,”

“Baik.”

Wira membuat jarak dengan meningkatkan sisa kekuatan di kakinya. Keluarlah tenaga pendorong roket membuat Wira menjauh dari serangan mematikan Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Kemudian dengan segera Wira memanggil kekuatan baru dengan arahan profesor Indah. Datanglah sebuah mesin terbang ke arah Wira  memprogram ulang baju tempurnya dan mengganti komponen yang rusak. Dalam proses tersebut serangan Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) di hadang dengan kekuatan robo mini Rajawali untuk membuatnya sibuk dulu. Agar tidak mengganggu dalam proses pemulihan.

******

Akhir kembali seperti semula  menjadi Kesatria Rajawali Putih  dengan kekuatan baru dan siap bertarung. Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) menyerang Kesatria Rajawali Putih. Setelah menghabisi semua robo mini rajawali. Pertarungan keduanya kembali sengit.  Adu pedang  diantara keduanya. Sambil terbang ke langit turun ke bumi terus begitu tidak ada yang mau mengalah. Mengeluarkan semua kekuatan yang mereka punya. Tidak ada yang mau mengalah sama sekali. Kemudian Gumara (Kesatria Rajawali Hitam) mencoba menekan kekuatan Kesatria Rajawali Putih dengan meningkatkan kembali kekuatannya. 

Hal hasil bisa membuat tekanan pada  pertahanan Kesatria Rajawali Putih.  Wira (Kesatria Rajawali Putih) tahu karena dirinya terpojok akibat serangan yang terlalu besar itu. Kemudian Wira mundur dengan cepat memanggil kekuatan barunya yaitu Berubahlah menjadi MEGA RAJAWALI.

Dengan kekuatan sangat besar itu  Wira (Kesatria Rajawali Putih)  melancarkan serangan yang mematikan

“Roket  Rajawali,” kata Wira (Kesatria Rajawali Putih).

Keluarlah banyak roket dari MEGA RAJAWALI menyerang ke arah Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Dengan sekuat tenaga Gumara menghindari itu semua serangan itu karena terlalu banyak akhirnya Gumara terkena juga. Gumara kualahan dengan serangan tersebut. Wira (Kesatria Rajawali) tidak membiarkan musuhnya untuk bisa berdiri lagi. Kemudian Wira (Kesatria Rajawali) keluar dari MEGA RAJAWALI menuju Gumara. Dengan cepat Wira (Kesatria Rajawali Putih) mengeluarkan pedangnya. Langsung menebas Gumara (Kesatria Rajawali Hitam). Hancur baju tembur yang pakai Gumara.

“Haaaa………………………,” teriak Gumara kesakitan.

Dalam ketidak berdayaan Gumara mencoba bangkit dan berusaha untuk meninju. Tapi Wira (Kesatria Rajwali Putih)  berdiri tegak melihat keadaan Gumara yang frustasi menghadapi kekuatanya baru Wira (Kesatria Rajawali Putih). Segera Wira (Kesatria Rajawali Putih) menangkapnya dan membawanya ke penjara. Setelah menyelamatkan adiknya yang di sandera dan di kurung di penjara bawah tanah markas Gumara.

Dengan kekuatan barunya Wira (Kesatria Rajawali Putih) menghancurkan tembok baja yang mengurung adiknya. Mereka berdua bertemu dengan berpelukan dan air mata yang mengalir membasahi pipi mereka berdua.
Blog, Updated at: September 23, 2015

0 komentar:

Post a Comment