MALU TAPI MAU

Posted By Cerpen universal on Saturday, May 2, 2015 | May 02, 2015

MALU TAPI MAU

Pertama kali  Heri bertemu dengan cewek itu. Cantik dan menarik cowok mana yang tidak tertarik. Heri bertanya kepada teman kerjanya. 

“Siapa cewek yang bersama dengan Pak Bos,” kata Heri dengan penuh  keingintahuannya.

“Oh, itu Indah anak Pak Bos,” jawab Yoga.

“Jadi  anaknya Pak Bos. Agak sedikit sulit,” celoteh Heri.

“Itu bener sekali. Banyak info yang beredar tidak satu pun sanggup berhubungan dengannya. Galak seperti ajing yang diinjak ekornya,” kata Yoga sambil mengerjakan  tugasnya.

“Kalau begitu jadi lebih merepotkan,” kata Heri dengan mengelah nafas.

Heri ingin sekali dekat dengan Indah putri Pak Bos. Walau pun sudah di peringatkan temannya Heri tetap saja nekat. Heri terlalu suka. Setiap memandangnya perasaanya berbunga.-bunga. Kalau bertemu denganya di saat melaporkan hasil kerjanya. Heri cenderung ceroboh dan kaku

Heri sekali-kali Indah tertawa kecil karena kebodohan Heri. Semenjak Indah menjadi Pimpinan di perusahan. Setiap hari  cara kerja Heri sedikit berubah jadi aneh. Pasti ada kesesialan.  Yang ter peleset,  menumpakkan minuman ke berkas, dan paling parah gak sengaja nabrak Indah di saat ada tamu penting. Masalahnya yang paling malu adalah posisi jatuhnya itu.  Indah di atas heri dibawah. Belum lagi di saksikan banyak orang.

Padahal Heri sudah minta maaf berkali-kali kepada Indah malah dihukum. Tiap malam harus lembur.  Heri ingin sekali membela diri tetapi di hadapan Inda, ia selalu saja menunduk. Heri jadi bingung dibuat keadaan ini.

Cinta gak dapat. kesialannya terus menghantui Heri. 

****
Suatu ketika  tidak sengaja Heri berduan dengan Indah di dalam lif. tiba-tiba lif mati. Heri dan putri Pak Bos terjebak. Mereka berdua sibuk mencari bantuan. Telah letih berusaha akhirnya mereka duduk bersama.

Karena rasa suka kepada kepada Indah tidak terbendung. Heri menggambil tindakan untuk menembaknya. Dengan  mengumpulkan semua keberanianya  ia muali berbicara.

“Bu …maaaf ya kalau terlalu lancang sebenarnya saya suka dengan ibu,” kata heri dengan semangat menggebu-gebu.

 “Kamu berani bilang seperti itu. Apa kamu bosan hidup ..ya,”  jawab Indah dengan marah.

Heri jadi kecut dan seperti orang putus asa mendengar bentakan Indah. Ia sejenak terdiam seribu bahasa. Karena Heri merasaa tidak bersalah dengan perasaanya ia menegukan pendiriannya.

“Ya saya berani memperjuangkan cinta.  Walau pun berapa berat rintangannya  saya tetap konsiten dengan perasaan saya. Kalau saya suka sama kamu dari pertama kali bertemu,” kata Heri dengan penuh gelora.

Lif  hidup lagi pembicaraan mereka berdua terhenti. Para petugas datang menyelamatkan mereka.

“Maaf, bu ada ke salahan teknis ibu gak pa-pa?” kata salah satu petugas.

“Saya baik-baik saja,” jawab  Indah dengan penuh ke tenangan.

****
Keesokan harinya Heri di panggil ke rungan Indah. Heri ketakutan sekali ia sudah semalaman memikiran kebodohanya itu. Heri terus berpikir seharusnya ia tidak mengucapkan  kata-kata itu. Sesampai di ruangan. Heri memutuskan untuk meminta maaf kepada Indah. Baru ingin mengucapkan kata maaf. putri Pak Bos datang ke hadapan Heri dengan memberikan kecupan manis di pipinya. Heri kaget dibuatnya. Jantungnya berdetak kencang  setelah  ia itu pingsan.

Indah  panik dan memanggil staf yang lain. Heri diangkat dan di tidur kan di sofa.  Setelah beberapa jam Heri terbangun.

“Kamu ni Her… bisanya ngerepotin aja,” kata Yoga.

“Jadi kenapa saya?” tanya Heri dengan kesadaraannya baru pulih.

“Kamu pingsan," jawab Indah dengan penuh kelembutan.

heri mulai mengerti dengan keadaanya. Setelah ia berpikir dengan  urusanya dengan Indah belum selesai.

“Maaf, bu yang tadi itu apa maksudnya,” Tanya Heri.

Indah menghampiri Heri dan membisikan sesuatu.

“Saya terima cintamu,” jawab Indah dengan malu-malu.

Sontak Heri kaget dan senang mendengar jawaban Indah. Ia ingin memeluk Indah. Karena di kantor  Heri berpikir dua kali. Semenjak itu kecerobohan dan kekakuan Heri pun hilang. Akhirnya mereka berdua resmi berpacaran. Dengan kontek tetap profesionalisme dalam urusan kerjaan dan urusan pribadi.  Saat makan siang Heri terlihat selalu bersama. Layaknya teman kerja saja. Tidak ada satu pun yang tahu hubungan mereka berdua. Walaupun ada sih yang curiga dengan hubungan mereka yaitu Yoga.

Tetap saja Heri tidak memperdulikan. Yoga teman kerja yang paling baik. Apa yang di ceritakan tentang orang-orang tentang Indah itu semua tidak benar.  Indah anaknya baik dan pengertian dengan Heri walau status hubungan mereka adalah atasan dan bawahan.
Blog, Updated at: May 02, 2015

0 komentar:

Post a Comment