FOTO BARENG DENGAN ARTIS
Heru membawa motor dengan baik menuju rumah, ya usai urusan kerja. Tiba-tiba seorang cewek di pinggir jalan, ya berusaha untuk menghentikan laju motornya Heru. Dengan cekatan Heru menghentikan laju motornya dengan mengeremnya dan berhenti di depan cewek yang menghentikan laju motornya.
Cewek tersebut berkata "Tolong antarkan aku ke studio Tv?"
"Tapi aku bukan tukang ojek," kata Heru.
"Pakaian Mas kan pakaian tukang ojek," kata Tasya.
Heru mau menjelaskan dengan pakaian yang di gunakannya sama persis dengan ojek online, tapi tidak jadi gitu dan memperbolehkan tuh cewek duduk di belakang. Heru pun membawa motor dengan baik menuju tujuannya cewek yang di boncengnya. Sampai di studio Tv. Tasya itu pun turun di dari motor dan mengeluarkan uang dari dompetnya, ya di berikan ke Heru.
"Ongkos ojeknya Mas," kata Tasya.
"Tidak usah...Mbak!" kata Heru menolak.
Tasya membuka masker yang menutupi setengah wajahnya karena mengikuti anjuran Kesehatan selama masa pandemi Covid - 19.
"Ini ongkos ojeknya. Ambillah Mas!" kata Tasya.
Heru melihat wajah tuh cewek jadi teringat dengan artis dan berkata "Tasya Rosmala."
"Iya," kata Tasya yang mengakui namanya Tasya Rosmala.
"Artis kan!" kata Heru.
"Iya," kata Tasya Rosmala.
"Foto bareng sama aku. Penggemar gitu. Urusan ongkos ojek lupakan niat nolong aja!" kata Heru.
"Boleh," kata Tasya Rosmala.
Heru melepaskan helm dan masker dan foto bareng pake Hp-nya Heru. Setelah foto dengan artis, ya hasilnya di simpan lah.
"Terima kasih, ya Mbak Tasya Rosmala atas foto barengnya," kata Heru.
"Ya. Aku pun terima kasih sudah di antarkan sampai ke studio Tv," kata Tasya Rosmala.
"Ya sama-sama," kata Heru.
Tasya Rosmala pun berjalan masuk studio Tv. Heru pun baru sadar dengan omongannya "Aku ini lebih tua dari Tasya Rosmala kenapa aku panggil dia, Mbak ya? Oooo iya menghormati orang belum di kenal kalau ketemu di jalan."
Heru pun memakai maskernya dengan baik dan Helm. Segera Heru membawa motor dengan baik menuju rumah. Singkat waktu sampai di rumah. Heru memarkirkan motor di depan rumah dan segera duduk di teras. Toing sedang duduk di teras rumah, ya sambil minum kopi.
"Hari ini hari menyenangkan," kata Heru.
Toing menaruh gelas kopi di meja.
"Menyenangkan, kaya dapet undian hadiah saja," kata Toing.
"Ini lebih dari hadiah, Toing. Aku ketemu dengan artis di jalan," kata Heru.
"Bertemu dengan artis di jalan. Cowok apa cewek?" kata Toing.
"Ceweklah. Pokoknya cantik gitu. Aku tunjukkin foto bareng dengan artis," kata Heru.sambil menunjukkan foto bareng dengan artis di Hp-nya.
"Tasya Rosmala," kata Toing.
"Iya. Tasya Rosmala. Toing iri kan, aku bisa foto bareng dengan artis cantik Tasya Rosmala," kata Heru.
"Iya, aku iri. Niiie Hp-nya," kata Toing.
"Namanya juga rezeki, ya tidak kemana-mana kan," kata Heru.
"Memang rezekinya Heru," kata Toing.
"Kalau begitu aku berbenah diri dulu ah!" kata Heru.
"Iya sana!" kata Toing.
Toing menggambil gelas kopi di meja dan meminumnya dengan baik. Heru, ya kebelakang berbenah diri. Setelah berbenah diri, ya Heru membuat kopi di dapur. Kopi pun jadi dan di bawa ke teras depan. Heru pun duduk, ya sambil minum kopinya.
"Emmm enak kopi ini," kata Heru.
Toing sedang bicara dengan seorang cewek di pinggir jalan di depan rumah. Urusan obrolan begitu singkat banget, ya Toing kembali duduk di teras depan bersama Heru. Memang Heru tahu siapa yang di ajak Toing bicara di pinggir jalan di depan rumah, ya Putri. Heru menaruh gelas kopi di meja.
"Toing ngobrolin apa dengan Putri?" kata Heru.
"Cemburu, ya aku ngobrol dengan Putri," kata Toing niatnya becanda.
"Cemburu apa? Jadian belum. Teman dekat iya. Aku terlalu sibuk kerja tahu," kata Heru.
"Iya deh aku mengerti. Cuma becandaan doang Heru!," kata Toing.
"Iya tahu juga, kalau Toing cuma niat becanda saja. Jadi apa yang di obrolin Toing dengan Putri?" kata Heru.
"Mau tau banget ya, Heru!" kata Toing.
"Iya mau tahu banget!" kata Heru.
"Ya, yang aku bicarakan tentang Tasya," kata Toing niatnya becanda.
"Tasya, artis. Aneh banget yang di obrolin itu," kata Heru.
"Ya gak mungkin lah Heru aku ngobrolin Tasya. Cuma becanda Heru," kata Toing.
"Emmmm....kena lagi becandaannya Toing," kata Heru.
"Aku dan Putri cuma ngobrol urusan kerjaan saja," kata Toing.
"Kerjaan toh. Aku kirain ada obrolan yang special paket telor gitu?!" kata Heru.
"Ya, kalau mau Heru begitu sih. Aku ambil Putri saja!" kata Toing.
"Serius apa becanda?!" kata Heru.
"Maunya Heru!" kata Toing.
"Serius boleh, ya becanda juga boleh!" kata Heru.
"Rival dong mendapatkan cinta Putri," kata Toing.
"Terang-terangan mendapatkan cinta cewek kan lebih baik dari pada sembunyi-sembunyi kan," kata Heru.
"Boleh-boleh. Tapi sayang aku tidak tertarik mendapatkan cintanya Putri," kata Toing.
"Aku paham," kata Heru.
"Lebih baik nonton Tv ah!" kata Toing.
"Idem," kata Heru.
Heru dan Toing membawa gelas kopinya ke ruang tamu. Gelas kopi di taruh di meja oleh Toing dan Heru. Toing mengambil remot di meja dan menghidupkan Tv dan memilih chenel Tv yang acaranya bagus gitu, musik. Muncul Tasya Rosmala di Tv, ya mengisi acara di Tv seperti biasanya menyanyi.
"Tasya," kata Heru.
"Tasya, yang kita obrolin," kata Toing.
"Iya," kata Heru.
"Cantik dan pinter menyanyi," pujian Toing.
"Namanya juga artis, ya cantik dan pinter menyanyikan," kata Heru.
"Iya...ya...ya," kata Toing.
Toing dan Heru, ya menonton Tv dengan baik banget karena memang acara Tv bagus banget gitu.

0 komentar:
Post a Comment