I STIL LOVE YOU AFTER A YEAR

Posted By Cerpen universal on Saturday, September 12, 2020 | September 12, 2020

I STIL LOVE YOU AFTER A YEAR

My call name is umi, yah sebagian besar teman-temanku memanggilku demikian, dan sekarang aku berada di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan semester 3, di salah satu universitas di Sulawesi. Menginjakkan kaki di bangku kuliah bukanlah hal yang mudah, harus siap mental buat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, teman baru dan tentunya pelajaran yang levelnya berbeda apalagi dengan penampilanku yang sedikit berbeda dengan yang lain, mmm…. aku muslimah student, mungkin karena aku tamatan pesantren, terkadang gak PD tapi aku bangga karena sisi lain ini akan menjadi identitasku lagian ini sesuatu yang positif.

Seminggu pertama berlalu tenpa kurasa aku telah memiliki beberapa orang sahabat Ms. R dan Ms. U, Tapi aku pun tidak lupa dengan MR Wahyudi, dia adalah ketua tingkat di kelasku, tidak tampan tapi bagiku senyumnya jauh lebih suka kupandang jika dibandingkan dengaan siapapun, heheh…

Suatu ketika kami semakin dekat dan akhirnya kami memulai hubungan spesial itu. mungkin aku yang terlalu over jealous, tapi bukankah wajar jika aku cemburu dengan kedekatannya dengan wanita lain, dan dia hanya menegaskan “dia tak lebih dari sahabat buatku” yah mungkin masih bisa aku terima meskipun tidak dengan mataku, rasanya sakit, bahkan kelopak matapun tak mampu menahan derasnya kesedihan hingga kubiarkan dia tumpah membasahi pipiku.

Satu minggu hubungan kami berjalan baik, dia sangat perhatian, baik, sopan dan cerdas, tapi itu tidak berlangsung untuk waktu berikutnya, hari itu hari minggu dia memintaku menemaniya untuk mengerjakan tugas dan tentu saja aku iya kan tapi aku tak pernah menyadari bahwa itu hari terakhir hubungan kami, padahal semua berjalan biasa-biasa saja.

“aku tak bisa mwmbohongi perasaan ini, dari awal aku hanya menganggapmu teman” ungkapannya di telepon, “jadi, apa maksud semuanya selama ini” jawabku sambil berurai air mata, kemudian dia hanya terdiam, “tidak bisakah semuanya dipertahankan? atau setidaknya katakan apa salahku?” kataku sambit terisak.

Aku tak pernah menyangka semuanya akan berakhir secepat ini dan yang paling menyakitkan hingga saat ini aku tak pernah tau alasan dia memutuskanku, tapi yang jelas sebulan setelah berakhirnya hubungan kami dia jadian dengaan sahabatnya yang dahulu selalu kucemburui, “oh tuhan, betapa sakitnya, bagaimana mungkin aku sanggup melihatnya bersama yang lain, berpisah dengannya pun aku tak sanggup” desahku dalam hati sambil menahan sesak yang semakin memuncak di hatiku, “mereka teman kelasku tuhan, apa yang harus kulakukan, tega nian mereka mengkhianatiku sedangkan mereka tau persis bagaimana perasaanku” tapi sudahlah, kupikir semuanya akan kembaali normal tapi sayangnya tidak, sekarang sudah setahun lebih akhir hubungan itu tapi aku masih belum bisa melupakannya.
Blog, Updated at: September 12, 2020

0 komentar:

Post a Comment