HATI SELALU MEMILIH (HATI DALAM HATI)

Posted By Cerpen universal on Monday, September 7, 2020 | September 07, 2020

HATI SELALU MEMILIH (HATI DALAM HATI)

Sang surya masih berjalan perlahan dari ufuk timur, terlihat kendaraan beroda empat melaju pelan menuju kerinduan yang terobati, tak lama kemudian gadis yang menjelma dewasa muncul dari dalam mobil. Ia adalah Ovi yang tengah berlibur di kota kelahirannya.

Beberapa hari kemudian, Ovi duduk di sebuah kursi taman yang menjadi tempat ia berpisah dengan sang first love untuk menuntut ilmu di London. Tiba-tiba tanpa sengaja Ovi menabrak seseorang yang wajahnya tak asing lagi untuknya, ia adalah Rey seseorang yang selalu membayangi Ovi meskipun dua tahun telah berlalu.

“Ovi”

“Rey, kamu?”

Perbincangan hangat pun dimulai dan mereka kembali mengenang masa-masa kedekatan mereka. Ovi kembali merasakan piano rusak dalam hatinya, kedekatan pun terus terjalin hingga masa liburan mereka hampir usai akan tetapi, Ovi harus kembali menelan pil pahit. 

“Rey, aku boleh tanya sesuatu?”

“Boleh, bertanyalah dan aku yang akan menjawab”

“Apa kamu sudah menemukan pengganti Tini?”

“Ya, aku menemukannya, dia adalah Intan dan kebetulan dia menetap di London”

Hati Ovi kembali merintih pilu mendengar ucapan Rey yang menusuk di ruang hatinya.

Liburan telah usai, ia harus kembali ke Hongkong dan hanya meninggalkan sepucuk surat untuk Rey lewat kantor pos. Seiring berjalannya waktu hatinya mulai pulih, rasa sakitnya pun memudar. Namun, tiba-tiba Rey muncul dan membuat Ovi terus menghindar dan berlari kencang tetapi, Rey berhasil menghadang Ovi dan memegang erat tangat sahabat lamanya

“Ovi, kamu cantik dan pintar akan banyak yang mengidolakanmu, rasanya aku bahagia saat tahu kamu menyukaiku tetapi, aku hanya ingin kita bersahabat, lupakan perasaan itu dan buka pintu yang terkunci itu”

Ovi hanya diam hingga Rey pergi dari hadapannya. Namun, tak, lama kemudian ia mulai berkata…
“Rey, kamu benar makasih atas semua perkataan itu akan kubuka pintu itu”

Sejak saat itu Ovi mulai membuka pintu hatinya dan perlahan melupakan perasaan yang menyiksa meskipun sulit untuknya dan terus menunggu hingga hati baru datang. 
Blog, Updated at: September 07, 2020

0 komentar:

Post a Comment