PENYESALAN

Posted By Cerpen universal on Friday, June 5, 2020 | June 05, 2020

PENYESALAN

Lili selalu memperhatikan Heru saat dirinya memulai hari-harinya membuka warung di depan rumah. Heru yang duduk di boncengan  sepedah, ya terus berlalu begitu saja ketika melintas di depan warung Lili bersama Toing yang menggoes sepedah. Lili pun punya rasa harapan di hatinya untuk bersama dengan Heru dan juga inginnya Heru duluan menyatakan cinta, walau terkadang Heru datang hanya membeli sesuatu di warung Lili tetap Heru tidak merespon gerak-gerik Lili yang menyukai Heru. 

Heru pun baru menyadari keberadaan Lili setelah dirinya putus dari Jesika dan ingin menyatakan cinta pada Lili, tapi semuanya terlambat sudah. Lili memberikan surat undangan pernikahan pada Heru, ya Lili sendiri yang mengantarkannya ke kos-kosan. Heru langsung sadar dengan keterlambatannya menyadari cinta yang lain dan mengucap "Menyesal aku tidak pernah menggrubis Lili, pada hal Lili ingin aku jadi kekasihnya. Ini semua karena cinta ku pada Jesika ternyata Jesika mengkhianatin cinta aku". 

Heru pun murung di teras kos-kosan. Toing melihat Heru yang murung karena cinta, ya menghampirinya dan duduk bersama. 

"Heru...masih banyak cinta di dunia ini tapi kamu tidak menyadarinya." 

"Iya, Toing. Masih banyak cinta di dunia ini yang tidak aku tidak sadari. Salah satunya Lili. Aku Menyesal."

"Menyesal selalu datangnya belakangan, Heru." 

"Iya, menyesal selalu datang belakangan Toing. Andai menyesal dulu sih aku sudah bersama Lili, Toing. Ternyata aku bodoh tidak menyadari cinta Lili, ini semua karena cinta ku pada Jesika adalah sebuah kesalahan ku." 

"Anggap semua itu jadi pelajaran buat mu Heru. Ikhlasin aja semuanya agar hidup mu tenang, Heru." 

"Iya, aku Ikhlasin aja!!!" 

Toing pun meninggalkan Heru di teras kos-kosan karena lagi sibuk ngurusin cucian di belakang. Heru pun sadar dirinya bodoh karena cinta dan jatuh pada keburukan yaitu minum-minuman keras dan juga memakai obat terlarang demi menghilangkan rasa sakit di putusin Jesika. Heru pun berterima kasih pada Toing dan Abang Erwin yang menyadarkan dirinya dari keburukan tersebut. 

"Aku bisa keluar dari keburukan karena ada orang-orang yang sayang pada ku," celoteh Heru. 

Heru pun masuk ke kos-kosan dan melupakan penyesalan dirinya tentang cinta yang tidak ia sadarinya. Heru pun mulai belajar dan belajar di dalam kos-kosan untuk mengubah nasifnya. Waktu berjalan sesuai dengan rencana manusia yang mencari kebahagian di dunia ini. 

Lili di pelaminan bersama Erik, ya suami Lili. Acara pernikahan Lili dan Erik sangat meriah banget. Heru dan Toing, ya dateng di pernikahan Lili. Sempat sih Heru dan Toing, foto bersama Lili dan Erik. Rasa ikhlas Heru menunjukkan kebenaran pada dirinya, terasa tenang banget. Lili pun merasa dirinya tenang banget setelah mengerti cinta yang di harapan hanya sebatas teman dan cinta bersama dirinya, ya Erik jadi suami Lili...ternyata cinta yang sebenarnya. Lili juga tidak menyadari cinta Erik hanya sekedar teman dan pelanggan di warung Lili. Ketegasan Erik dalam mengambil keputusan untuk menikahi Lili adalah keputusan yang sebenarnya. 

Lili dan Erik bahagia dalam menjalankan cinta sebenarnya, pernikahan. Heru dan Toing, ya merasakan kebahagian Lili dan Erik di pesta pernikahan. Heru dan Toing, ya selesai sudah menghadiri pernikahan Lili dan Erik. Tak sengaja Heru berpapasan dengan Santi, ya berlalu saja. Heru dan Toing kembali kos-kosan untuk menikmati keadaan mereka berdua yang masih jomlo gitu. 
Blog, Updated at: June 05, 2020

0 komentar:

Post a Comment