SALAH LIHAT
Heru berjalan di gang kecil menuju rumah. Terlihat dari jauh oleh mata Heru, ya putih-putih di pohon nangka di rumah tua yang tidak di huni lagi. Di kucek-kucek mata Heru untuk membuktikan penglihatannya dan berkata "Karung toh untuk menutup buah".
Heru pun aman dirinya dari rasa takut dan jojong. Saat mulai dekat dengan pohon nangka tersebut...lewat sesuatu yang putih dan membuat Heru terkejut dan berkata "Astagfirullahaladzim".
Bulu kuduk udah naik, ya mau kabur sih tapi lagi-lagi hanya karung di taruh di pohon jambu.
"Alhamdulillah," kata Heru bersyukur dirinya tenang lagi.
Heru pun berjalan lagi menuju rumahnya. Terdengar suara dari belakang memanggil Heru "Nak".
Heru pun mulai ketakutan lagi dan membaik badan.
"Setan," kata Heru.
Heru pun lari ngebecir karena rasa takutnya melihat hantu.
"Loe kabur, aku di kirain setan. Aku pake kumenah...baru pulang dari mesjid. Padahal aku mau mulangin dompet tuh anak muda yang lari karena ketakutan," kata Ibu Iyem.
Ibu Iyem pun, ya bergerak masuk ke rumahnya.


0 komentar:
Post a Comment