PENGHUNI SEKOLAH SAAT MALAM
Aku bekerja di sebuah sekolahan swasta yang menerapkan pengajaran religius lebih tepatnya sekolah agama. Sekolah ini terfavorit di kotaku karena mayoritas orang kaya yang sekolah di sini. Aku bekerja sebagai keamanan atau satpam jadi otomatis kerjanya bergilir atau shif. Saat Aku melakukan interview kerja aku ditanya oleh pimpinan di sekolah itu, “apakah kamu tidak takut dengan setan atau hantu?” Begitu katanya ku menjawab manusia harus takut kepada Tuhannya bukan pada setan. Pertanyaan yang aneh menurutku pada waktu itu dan akhirnya aku diterima bekerja.
Sekolah itu berdiri di tengah area persawahan di timurnya bersebelahan dengan makam umum warga lalu di selatan berbatasan dengan sungai besar dan rimbunan bambu. Sungguh tempat yang hening dan senyap ketika malam hari. Saat itu aku kebagian shif sore jam 3 sore sampai jam 11 malam. Aku merasakan ada yang berbeda dengan malam ini tak seperti malam-malam sebelumnya. Seperti biasa setelah semua pulang aku mulai mengunci pintu dan menyalakan lampu karena hari udah sore tapi saat mengunci kelas 3-A di lantai 3 terdengar sayup suara orang menangis sedih lalu aku pun mencari apa masih ada guru yang belum pulang ku lihatlah perempuan duduk di meja guru dan kepalanya tertunduk dengan tangan dilipat di atas meja.
Karena penasaran aku dekati dan menegurnya, “Kok belum pulang Bu?” Tanyaku dia diam aja lalu dia menangis lirih ku tanya lagi kok nangis kenapa? Dia pun terdiam. “Bu udah mau magrib kok gak pulang aja,” kataku. Tiba-tiba dia berdiri dari kursinya tanpa melihatku dia berjalan menembus tembok di sebelah meja tersebut aku yang kaget setengah mati lari ke luar kelas turun ke lantai bawah.
Sampai di bawah aku langsung menuju pos satpam sambil ngos-ngosan karena lari aku minum dan dari jauh ku dengar lirih perempuan ketawa sama persis seperti suara kuntilanak di televisi. Lalu aku bergegas naik motorku langsung pulang. Itulah sebagian cerita pengalamanku di sekolahan itu masih banyak yang ingin aku ungkapkan kepada kalian sampai saat ini aku masih bekerja di sana dan sekarang sudah menjadi hal biasa keadaan seperti itu sering terjadi.


0 komentar:
Post a Comment