MIMPI ITU

Posted By Cerpen universal on Monday, May 11, 2020 | May 11, 2020

MIMPI ITU

“Aaaaaaaaaa…” ini untuk kesekian kalinya aku bermimpi, entahlah sudah berapa kali mimpi yang sama terus menerorku.

Aku sendiri bingung apa arti dari mimpi ini yang terasa seperti kenyataan. Tapi biarlah, aku nggak harus memikirkan hal tersebut dan bersiap-siap ke sekolah.

“Masyaaaaaa!” suara yang sudah kukenal, siapa lagi kalau buka Aisyah yang setiap paginya selalu menjemputku. “yaa, aku di kamar. Sebentar lagi turun”

Tak berapa lama kemudian aku pun menyusul Aisyah dan segera berpamitan.

“syah, kyaknya hari ini aku belum mau ke sekolah” ujarku ketika berada di depan bangunan tua tersebut. “hmmmm, kenapa? Atau kau sudah bertekad untuk menyelidiki mimpi itu?” ucap Aisyah yang memang mengetahui rencanaku. Aku hanya mengangguk dan segera memasuki bangunan tua meninggalkan Aisyah sendiri.

Setelah kubuka pintu utama bangunan tersebut, terasa hawa dingin menusuk tubuh ini. Ketika baru beberapa langkah, terasa ada yang memegang bahuku.

“heyy kau tidak perlu takut, aku yang memegang bahumu, Aisyah. Balikkan badanmu itu” saat kubalikkan ternyata betul itu Aisyah, kayaknya Aisyah ingin menemaniku dan kubiarkan hal tersebut.

Tak terasa hari semakin gelap, tapi sampai saat ini kami belum menemukan sesuatu yang aneh. Aku pun mengajak Aisyah untuk pulang. Namun, tiba tiba pintu utama itu tertutup dengan sendirinya, aku tersentak kaget apalagi Aisyah tidak berada di sampingku.

“Aisyaaaaaah, kau di mana”

Tapi bukannya aku menemukan jawaban Aisyah, yang kudapat hanya suara perempuan yang menyanyi dari arah belakang. Aku mencari asal suara itu dan saat ketemukan ternyata di belakang bangunan ini begitu banyak mayat yang berserakan dengan darah yang berceceran. Aku hampir berteriak, untungnya aku bisa menahan diri. Ketika kubalikkan badan tak sengaja aku berhadapan dengan seorang perempuan yang sangat menyeramkan dengan bola mata yang hampir keluar, serta muka yang sangat hancur. “Aaaaaaaaaa” aku segera lari menghindari wanita itu dan segera menuju pintu utama yang telah terbuka.

Saat aku berhasil ke luar dari bangunan itu, aku lupa kalau Aisyah masih berada di dalam. Aku pun kembali ke bangunan tua itu, tapi pintu tersebut tidak bisa dibuka, semua pintu sudah kucoba bahkan jendela pun tetap tidak bisa dibuka.

“masyaaaa, toloooong akuu” suara memelas yang ku dengar dari dalam bangunan, dan sepertinya itu Aisyah. Aku menyerah tidak bisa berbuat apa-apa tapi.. Sebenarnya di mana keberadaan Aisyah? Apa yang terjadi?

Mimpi itu, ya mimpi itu menjadi kenyataan. Ternyata mimpi ini sebagai peringatan, harusnya aku tak boleh pergi ke sini. Aku telah menyebabkan Aisyah hilang entah ke mana. Dan sebenarnya apa misteri bangunan ini? Entahlah…
Blog, Updated at: May 11, 2020

0 komentar:

Post a Comment