JALAN CINTA BILY

Posted By Cerpen universal on Wednesday, May 27, 2020 | May 27, 2020

JALAN CINTA BILY

Bily tetap terdiam di ruang tamu sambil melihat keadaan luar dari pintu yang terbuka. Selembar foto mantan kekasih di pegang Bily. 

"Susan," kata Bily.

Bily pun melempar sembar foto itu ke kotak sampah. Masuk ke dalam kotak sampah selembar foto tersebut. 

"Golll, hebat...aku," kata Bily yang membanggakan dirinya.

Bily pun mengambil Hp di mejanya. Dilihat foto-foto kebersamaan Bily dengan teman-teman. Sampai satu foto cewek yang membuat Bily berkesan.

"Amanda. Cantik ini cewek. Enak di ajak ngobrol. Sebenarnya aku inginnya sih menyatakan cinta, tapi...aku. Sudahlah tidak jadi," kata Bily.

Bily pun tidak lagi melihat foto-foto teman-temannya di Hp dan Hp di taruh di meja. Bily ingin menjual rumah peninggalan Abang Yoga, almarhum karena alasan biaya hidup lagi sulit yang ini dan itu. Bily pun bicara dengan Ayah, tetapi Ayah menanggapi Bily biasa aja karena Ayah masih mampu membiayai keadaan keluarga walau keadaan sesulit apa pun? Bily mengikuti maunya Ayah, jadinya diam  Bily di pinggir kolam renang sambil main air.

Teringat Bily dengan Abang Rafi yang sudah punya pasangan, istri. Bily sering berenang bersama dengan Abang Rafi dan ngobrol tentang cewek, itu sebelum Abang Rafi menikah. 

"Ternyata jomlo itu asik. Tapi kalau sendirian ya kesepian gitu, jadi...rasanya enak sih ngobrol dengan pasangan. Abang Rafi sudah menikah, enaklah tukar pikiran dengan pasangannya. Apa aku nyata cinta sama Amanda aja ya!" kata Bily.

Bily dilema dengan keadaannya. 

"Nyatain aja ah suka ku sama Amanda," kata Bily.

Bily pun berbenah diri, ya untuk ke rumah Amanda. Dengan penampilan biasanya Bily ke rumah Amanda, ya pake mobil dong...orang kaya tetap aja naluri keadaan gak punya masih ada, karena dari awalnya Bily orang gak Punya. Bily jadi kaya, ya berkat usaha dan kerja keras dan paling kaya duluan sih Abang Yoga, tapi sudah almarhum.

Bily sampai di rumah Amanda. Tapi ternyata Bily melihat Amanda sedang dengan cowok, ya ngobrol di teras rumah. 

"Jadi Amanda ada yang menyukai, selain aku. Rival mendapatkan cinta Amanda," kata Bily.

Bily pun berpikir di dalam mobil. 

"Menemui Amanda atau enggak ya?!" kata Bily yang bingung.

Bily pun memutuskan tidak jadi untuk menyatakan cintanya ke Amanda. Bily membawa mobilnya, ya ke rumah Abang Rafi untuk sekedar ngobrol. Tiba-tiba Hp berbunyi, ya segera Bily melihat siapa yang menghubungiku dirinya. 

"Amanda. Ini cewek menghubungiku aku. Iya atau tidak..ya," kata Bily.

Bily masih berpikir karena kondisi ya lagi nyupir, ya meminggirkan mobil di tepi jalan tujuannya ya agar aman kalau nyupir sambil telepon-teleponan konsentrasi terbagi dua. Bily pun berkata "Halo, Amanda".

"Bang Bily," kata Amanda.

"Iya, ada apa Amanda menghubungiku Abang Bily?"

"Abang Bily, enggak sibuk kan?"

"Enggak," kata Bily dengan jujur banget.

"Bang Bily bisa ke rumah Amanda, ya Amanda bikin makan banyak nie. Uji coba sih. Mau nyobain masakan Amanda!"

"Mau," kata 

"Amanda tunggu di rumah ya!"

"Iya," ujar Bily.

Telponan pun selesai. Bily, ya segera ke rumah Amanda dengan membawa mobil dengan baik. Sampai di rumah Amanda. Bily di sambut oleh Amanda, ya segera masuk ke dalam rumah dan ke ruang makan. Bily pun menikmati makan yang di sajikan Amanda.

Dalam hati Bily berkata "Apa aku nyatain cinta sama Amanda...sekarang ya!"

Bily, ya masih bimbang aja tetap saja menikmati makan buatan Amanda. Amanda, ya punya rasa dengan Bily, tapi itu masih di perhitungkan karena lebih baik teman dari pada kekasih. Usai makan. Bily, ya memantapkan diri untuk menyatakan cinta pada Amanda. 

"Amanda, aku ingin Amanda jadi kekasih Abang. Jadi Amanda mau menerima Abang!" 

Amanda jadi bimbang karena komitmen dalam dirinya, teman lebih baik dari kekasih. Bily, ya menunggu jawaban Amanda. Sekuat apa benteng cewek jomblo tetap rapuh dengan keadaan juga?! Amanda pun menerima Bily jadi kekasih. Bily pun senang dirinya di terima Amanda, jadi tidak jomblo lagi. 

Bily dan Amanda ngobrol dengan asik di ruang tamu dengan cerita seandai ini dan itu untuk menghidupkan suasana cerita lagi dua-duan gitu. Sampai waktunya, ya Bily pun pulang ke rumah dan segera meminta maaf kepada Ayah karena berkeinginan menjual rumah almarhum Abang Yoga. Ayah pun memaafkan Bily. Ya Bily, yang masih senang karena jadian sama Amanda...jadi nonton Tv lah di ruang tengah untuk melihat keadaan sekitar lewat pemberitaan ini dan itu. 
Blog, Updated at: May 27, 2020

0 komentar:

Post a Comment