ANDAI IA JADI MILIKKU

Posted By Cerpen universal on Sunday, May 10, 2020 | May 10, 2020

ANDAI IA JADI MILIKKU

Rangga baru pulang sekolah, ya sore sih maklum anak SMA kelas 3 gitu. Dengan santai Rangga berjalan menuju rumahnya, ya lumayan jauh sih tetapi tetap di bawa pelan-pelan sampai di rumah.

Seorang gadis cantik gitu, terlihat pandangan Rangga. Wajah gadis yang di lihat Rangga, mirip artis korea.

"Apa tidak salah lihat, atau aku mimpi?" hati Rangga berkata.

Semakin lama semakin dekat, ya berpapasan gitu. Rangga mencium bau harum dari farfum yang gadis berpapasan dengannya.

"Gadis ini cantik dan wangi lagi, tipe ideal buat aku," kata hati Rangga.

Gadis makin lama makin menjauh dari pandangan Rangga dan malang menghilang di kerumunan orang, seperti trik sulap gitu.

"Andai dia bisa jadi pacar aku," celoteh Rangga dengan suara samar.

Rangga melanjutkan jalannya sampai di rumah, ya cepet nyampelah karena ikut nebeng nauk motornya Paman John. Sampai di depan rumah, ya Rangga turun dari motor Paman John dan berkata "Terima kasih Paman atas tumpangannya".

"Iya," jawab Paman John.

Paman John yang membawa motornya dengan baik. Rangga masuk rumahnya, ya melihat Paman Selamet yang asik baca buku di sofa ruang tamu.

"Sore Paman," sapa Rangga.

"Rangga udah pulang toh," Paman Selamet.

"Rangga masuk kamar dulu, ya Paman," kata Rangga.

"Iya," saut Paman Selamet.

Paman Selamet melanjutkan baca bukunya. Rangga beres-beres dirinya setelah itu baru deh tiduran di kasur.

"Gadis itu yang berpapasan di jalan, andai saja bisa berkenalan. Ah sudahlah gak usah di pikirkan," kata Rangga.

Waktu pun berganti malam. Roy dateng bertamu kerumah Rangga, ya ngajak main gitu....cuma nongkrong aja di tempat yang rame tempat anak muda mudi ngumpul. Rangga menerima ajakan Roy, ya berangkat ke sebuah taman gitu

Blog, Updated at: May 10, 2020

0 komentar:

Post a Comment