MISKIN YANG SEBENARNYA TAJIR

Posted By Cerpen universal on Monday, March 16, 2020 | March 16, 2020

MISKIN YANG SEBENARNYA TAJIR

Lisa sudah cantik banget, kaya penampilan anak cewek zaman sekarang. Lisa pun keluar dari rumah, ya sang Ibu baru pulang dari pasar.

"Anak gadis Ibu, cantik begini mau kemana?" tanya Ibu.

"Lisa, ada urusan penting," kata Lisa menyembunyikan sebenarnya.

"Sebelum pergi, nyapu halaman dulu!" perintah Ibu.

"Ibu. Udah cantik begini...harus nyapu halaman sih," kata Lisa yang mengeluh.

"Pilih di kerjakan atau gak Ibu...kasih uang jajan," kata Ibu yang tegas. 

"Iya, Lisa kerja...kan," kata Lisa.

Ibu pun masuk ke rumah, ya Lisa mengambil sapu dan pengki dan segera menyapu halaman. Mobil mewah berhenti di pinggir rumah Lisa. Lisa melihat mobil tersebut, ya di dalam adalah cowok yang ingin jadian sama Lisa. Bimo pun turun dari mobilnya. Lisa menyingkirkan sapu dan pengkik gitu aja, ya segera menghampiri Bimo.

"Bimo," kata Lisa.

"Lisa, hari..ini kamu cantik banget," pujian Bimo untuk menyenangka Lisa yang di targetkan harus jadi pacar.

"Terima kasih atas pujiannya," saut Lisa.

"Ayo, kita berangkat!" ajakan Bimo.

"Iya, ayo!" saut Lisa.

Lisa pun masuk mobil, ya begitu juga Bimo dan segera di bawa dengan baik...menuju tempat yang baik menurut Bimo. Lisa seneng Bimo, karena bawa mobil mewah gitu dan juga akan makan di tempat mewah berdasarkan pikiran Lisa. Sampai di tempat makan gitu. Lisa terkejut banget Bimo...ngajak makan di pinggir jalan.

"Apa gak salah makan di sini?! Aku sudah dandan cantik," kata Lisa.

"Makan di sini enak kok. Ya memang di pinggir jalan," kata Bimo yang ngeles aja padahal mampunya ngajak makan Lisa di pinggir jalan.

Lisa pun menerima ajakan Bimo makan di pinggir jalan, ya mie ayam juga.

***
Rian, keluar dari kampus....langsung ke parkiran. Ningsih teman Rian, ya menghampiri gitu.

"Rian, kemana mobil mu...ke kampus pake motor tua...butut lagi?" kata Ningsih.

"Mobil aku di pinjem temen untuk gebet cewek. Alasannya sih dua satu tahun jomblo gitu. kalau pake motor tua ini....karena aku suka," kata Rian.

"Aku...ingin tahu. Teman kamu itu yang minjem mobil kamu untuk gebet cewek. Dasar cowok gak bermodal," kata Ningsih.

"Jangan ngomong gitu. Teman masa kecil...aku tahu," kata Rian.

"Sudahlah...ada urusan," kata Ningsih mengakhiri pembicaraan.

Ningsih pun meninggalkan Rian. Sedangkan Rian membawa motor tuanya, ya ke rumahnya. 

***
Bimo pun selesai juga kencannya dengan Lisa, ya segera menuju rumah Rian setelah mengantarkan Lisa ke rumahnya. Selang berapa saat sih....sampe juga di rumah Rian, ya Bimo mobil di parkir di halaman depan rumah. Bimo pun memunggu Rian...lama di depan rumah. Eee Bapak Rian pulang dari urusan kerjaan, ya bawa mobil sih di parkir di depan rumah. Bapak Rian keluar dari mobil, ya segera masuk rumahnya dan bertemu dengan Bimo. 

"Rian ke kampus pake motor tua, bukannya mobil," kata Bapaknya Rian.

"Iya, Pak," kata Bimo yang bicara apa adanya.

"Dikasih kemewahan, masih juga bawa motor tua itu," kata Bapaknya Rian.

Bimo hanya bisa diam saja mendengar omongan Bapaknya Rian. Ya Bapaknya Rian masuk rumah. Rian pun dateng juga, ya markirin motor dulu di halaman depan baru deh masuk rumah. Saat bertemu dengan Bimo di depan rumah, ya Bimo memberikan kunci ke Rian. 

"Terima kasih atas bantuannya. Kencan aku sukses. Tapi masalahnya Bapak mu....Rian...marah," kata Bimo.

"Ah...biasa itu mah," kata Rian.

"Kalau begitu...aku pulang dulu," kata Bimo.

"Iya," saut Rian.

Bimo, ya meninggalkan rumah Rian dengan berjalan kaki ke rumahnya. Rian masuk rumahnya. Waktu, malam gitu. Rian dan Bapaknya makan malam gitu, ya ngobrol sih masalah motor tua yang di bawa Rian ke kampus. Rian pun tetap kekeh ingin bawa motor tua ke kampus. Ya Bapaknya gak bisa ngomong apa-apa sih...mengikuti...anak satu-satunya. Urusan beres dan makan malam juga beres. Ya Riannya pun ada urusan dengan gebetannya jadi ke rumahnya dengan bawa motor butut. Bapaknya Rian, ya istirahatlah.

Selang berapa saat sampe di rumah Lisa. Bertamulah Rian. Lisa pun keluar dari rumahnya, ya ngobrol di teras depan rumah....duduk di bangku. Sebenarnya Lisa...ogah di apelin Rian, karena miskin. Rian, ya niatnya sih....di usahakan  Lisa jadi pacar gitu. Lisanya males menghadapi Rian lama-lama, jadinya masuk ke dalam rumah sampe-sampe pintu pun di tutup dan di kunci. Rian pun sabar sih dan ingin ngobrol yang lama dengan Lisa, cewek yang di sukainya. Maka itu Rian berusaha untuk ngobrol lagi dengan Lisa, tetap gak di gubris. Jadi Rian pulang lah.

Lisa puj istirahat di kamarnya, gak peduli dengan Rian. Padahal Lisa berpikir panjang di dalam kamarnya.

"Rian...kamu ganteng, tapi miskin. Hidup zaman sekarang ini....bukan cinta saja tapi harta...untuk menjalankan hidup," celoteh Lisa.

Lisa pun istirahat gitu di kamarnya dengan tenang.

***
Esoknya harinya, ya biasa sih Rian ke kampus dengan motor tuanya. Mobilnya Rian, ya di pinjem Bimo untuk urusan pacaran dengan Lisa. Bimo pun sampai di rumah Lisa, ya biasalah kencan gitu.....makan di tempat yang enak gitu...kafe. Lisa pun percaya bahwa Bimo itu anak orang kaya. Bimo pun berhasil rencananya untuk menyakini Lisa. 

***
Ningsih melihat keadaan Rian yang bawa motor tuanya.

"Lagi-lagi pake motor tua ke kampus. Mana mobil mu Rian?," kata Ningsih.

"Biasalah...di pinjem temen untuk dapetin cewek yang di sukai," kata Rian.

"Baik bener kamu Rian...ngasih pinjem mobilmu..ke temen mu gak modal itu," kata Ningsih.

"Sudahlah. Aku cuma nolongnya aja. Dia seneng aku juga seneng," kata Rian.

"Aku ada urusan," kata Ningsih mengakhiri obrolan.

"Iya," kata Rian.

Rian pun kuliah gitu seperti biasanya.

***
Bimo pun urusannya dengan Lisa, sukses besar gitu. Jadi di anterlah Lisa pulang ke rumahnya, ya Bimo segera ke tempat kerjaannya sambil nunggu Rian. Ya Rian selesai juga urusan kuliahnya, jadi segera ke tempat kerjaan Bimo, ya kebetulan satu arah jadi di anterin Ningsih yang nebeng gitu naik motor Rian ke tempat Lisa.

Selang berapa saat sampai di rumah Lisa, Rian dan Ningsih.

"Inikan rumahnya Lisa," kata Rian.

"Ini rumahnya Lisa. Teman aku. Jangan-jangan Rian suka sama Lisa...ya," kata Ningsih.

"Iya, sih. Tapi susah meluluhkan hati Lisa," kata Rian.

"Oh begitu, aku masuk dulu," kata Ningsih.

"Iya, aku juga keperluan," kata Rian.

Rian pun membawa motor tuanya ke tempat kerjaan Bimo. Ningsih, ya bertamu ke rumah Lisa. Biasa sih langsung ngobrol asik Lisa dan Nungsih. Sampai-sampai Ningsih terkejut bahwa Lisa sudah punya cowok yang kaya gitu. Padahal Ningsih bercerita tentang Rian di samarkan untuk membantu hubungan Rian sama Lisa, karena yang sebenarnya Ningsih tahu....bahwa Lisa itu matre...tujuan hidup bukan makan cinta di zaman sekarang ini.

Obrolan antara Lisa dan Ningsih pun terus asik tidak seputar tentang cowok yang jadian sama Lisa.

***
Rian yang sampai di tempat kerjaan Bimo, yang hanya juru parkir di depat mini market. Biasa sih minjem mobil lagi Bimo urusannya pacaran gitu. Ya Rian pun memberikan mobilnya untuk di gunakan Rian pacaran gitu. Urusan Rian selesai dengan Bimo, ya balik pulang ke rumah. Bimo masih kerjalah sebagai juru parkir. Lisa dan Ningsih dateng ke mini market untuk belanja di tempat tersebut. Bimo yang melihat Lisa, ya berubah jadi anak orang kays gitu dengan ganti pakaian di mobil yang ia pinjem ke Rian. Bimo yang berpenampilan keren abis, kaya anak orang kaya gitu....segera masuk ke mini market untuk menemui Lisa dengan temannya. Bimo yang sok kaya membayarin belanjaan Lisa. Ya Lisa senenglah Bimo yang loyal dan juga Ningsih percaya kalau Bimo....kaya. Saat bayar di kasir, Bimonya gak ada uang jadi ngutang sama kasirnya...karena kenalanya di kasih gitu.

Bimo yang urusan selesai dengan kasir mini market. Segera Bimo nganter Lisa dan Ningsih, ya ke rumah Lisa dengan mobilnya Rian. Ningsih melihat mobilnya Bimo, merasa kenal dengan mobil yang di pake Bimo adalah milik Rian. Ningsih, ya diam aja demi Lisa yang seneng sama Bimo.

Sampai di rumah Lisa. Ya Bimo segera balik ke tempat kerjaannya jadi juru parkir. Ningsih pun nginep di rumahnya Lisa.

***
Esoknya. Bimo menjemput Lisa untuk main ke rumahnya Bimo, ya padahal itu rumahnya Rian, untuk alasan kebohongan Bimo di lanjutin gitu tujuannya Bimo anak orang kaya. Lisa pun seneng di rumah Bimo yang gede banget kaya istana. Rian memang ke kampus, tapi balik lagi ke rumahnya ada hal yang mau diambil gitu. Jadi Lisa bertemu dengan Rian gak sengaja di dalam rumah. Bimo, ya tetap menutupi kebohongannya di hadapan Lisa dan Rian. Padahal Riannya enek banget di rendahkan Lisa "Miskin". Rian pun bersabar menghadapi cewek yang di sukainya ternyata di sukai Bimo, teman baik Rian dari kecil. Ningsih bertamu ke rumah Rian gitu, karena ingin meminjem buku. Bertemulah Ningsih dengan Bimo dan Lisa di rumahnya Rian dan menjelaskan pada Lisa "Rumah ini milik Rian, Bapaknya orang kaya". Rian hanya diam aja. Bimo bingung menghadapi Lisa dan meminta kejelasan sama Bimo tentang omongannya Nungsih, teman baiknya Lisa.

Bimo, ya mengakui dirinya miskin dan segala hal dari mobil dan rumah...punya Rian. Lisa kecewa dengan Bimo yang telah membohongi dirinya, ya sebenarnya Lisa mau menampar Bimo tapi Lisa sadar bahwa dirinya memang matre demi masa depan yang baik. Lisa bersama Ningsih meninggalkan rumah Rian. Bimo menerima keadan dirinya yang gagal mendapatkan Lisa di jadiin istrinya. Rian cuma diam saja dan melihat Bimo yang patah hati gitu.

***
Seminggu telah berlalu. Bimo yang sadar menjalankan hidupnya seperti biasanya sebagai juru parkir. Rian kembali menggunakan mobilnya seperti biasa ke kampus. Ningsih pun selalu jadi teman baik Lisa dan ingin menjodohkan Lisa dengan Rian. Lisa pun membuka hatinya demi cowok baik yang akan di kenalin Ningsih. Pertemuaanlah Ningsih, Lisa dan Rian di taman tapi Rian tidak dateng sendiri, ya di temenin Bimo, teman Rian masa kecil gitu.

Rian dan Lisa jadian gitu, karena Lisa sebenarnya suka sama Rian dari dulu dan menutup hatinya karena keinginannya mendapatkan cowok kaya raya gitu bukan sekedar makan cinta tok. Sedangkan Rian suka sama Lisa karena anaknya baik pernah nolong Rian....saat Rian teledor nelpon di pinggir jalan dan hampir di tabrak mobil, jadi cinta Rian ke Lisa adalah cinta balas budi. 

Ya....hubungan Rian dan Lisa di restui oleh Bapaknya, ya segera di lamarlah ke orang tua Lisa. Di terimalah oleh orang tuanya Lisa...lamaran Rian. Pernikahan pun di langsungkan dengan baik. Bimo masih jomlo gitu. Rian pun menjodohkan Bimo dengan Ningsih teman baik Rian, tapi Ningsihnya gak mau karena Bimo tukang bohong.
Blog, Updated at: March 16, 2020

0 komentar:

Post a Comment