LADYBUG

Posted By Cerpen universal on Saturday, January 18, 2020 | January 18, 2020

LADYBUG

Diana seperti biasa pergi ke sekolah untuk mendapat pendidikan baik untuk masa depan yang baik. Sebenarnya Diana adalah gadis yang agak sedikit beda dengan anak-anak yang lain, tipe pemalu dan kutu buku. Saat jam istirahat. Diana seperti biasa duduk di kelas sambil membaca buku, ya sambil melihat lingkungan sekolah dari jendela kaca sekolah.

"Hidup kota Paris, agak beda dengan hidup di Indonesia. Aku harus banyak beradaptasi dengan lingkungan, ya pergaulannya pun sedikit berbeda," celoteh Diana dengan suara samar.

Mariena sedang bicara dengan makluk kecil yang melayang di udara berwarna pink, Diana melihatnya di balik jendela kaca sedangkan Marinette bersembunyi di balik pohon gitu. Marinette meninggalkan tempat tersebut dengan berlari. Diana merasa ganjil melihatnya, ya langsung menutup bukunya dan keluar dari kelas untuk mencari tahu apa yang di lakukan Marinette.

Diana terus membuntutin Marinette dengan diam-diam. Sampai di satu tempat yang sepi, ya di belakang gedung gitu. Marinette berubah menjadi pahlawan bertopeng.

"Marinette, adalah Ladybug," kata Diana yang terkejut.

Marinette yang berubah jadi Ladybug menggunakan yoyonya yang di lemparkan ke sebuah gedung gitu, sontak melesat gitu ke atap gedung.

"Kaya, Spiderman pake jaring laba-laba untuk naik gedung. Kayanya Batman, yang menggunakan alat kawat baja untuk naik ke gedung. Sama seperti Lupin Ranger, yang menggunakan alat untuk naik ke gedung pake kawat baja gitu," celoteh Diana.

Diana mau mengikuti Ladybug, tetapi sudah jauh. Ladybug di atas gedung bertemu dengan Cat Noir

"Hay...gadis cantik," sapa Cat Noir, niat akrab dan becanda gitu.

"Sebaiknya kita fokus dengan urusan kita menyelesaikan masalah yang di lancarkan Hawk Moth dengan mengirimkan kupu-kupu berenergi negatif mengubah seseorang jadi monster batu dan mengacaukan kota Paris," kata Ladybug.

"Siap.....Ladybug," kata Cat Noir.

Ladybug melemparkan yoyonya ke gedung untuk berpindah tempat. Cat Noir menggunakan tongkat logamnya yang bisa panjang gitu, ya digunakan untuk berpindah tempat dari satu gedung ke gedung yang lainnya.

Sampai di sebuah lapangan bola. Monster Batu mengamuk, yang masih di kendalikan oleh Hawk Mont. Ladybug dan Cat Noir sampai di lapangan sepak bola untuk menolong orang-orang dari serangan Monster Batu yang mengamuk gitu.

Keadaan sudah aman gitu. Pertarungan pun di mulai Ladybug dan Cat Noir bertarung dengan Monster Batu dengan sengit gitu.

***
Diana melihat liputan berita lewat Tv, dari sebuah toko yang menayangkan berita tentang pertarungan Ladybug dan Cat Noir bertarung melawan Monster Batu. Diana pun tahu lokasi keberadaan Ladybug. Sebenarnya Diana tidak mau menggunakan kemampuannya, terapi apa boleh buat menolong manusia dari kejahatan yang berulah. 

Diana pun di tempat yang aman di gang yang sepi gitu. Dengan buku sihir yang di bawanya, ya Diana membaca mantranya dan berubah menjadi penyihir tapi ada ciri hasnya ada batiknya jadi selendang gitu, namanya juga penyihir dari jawa lebih tepatnya kaya putri. Diana mengeluarkan dari tasnya sebuah daun gitu, lalu daun di sihir oleh Diana menjadi besar....baru deh dinaikin. Terbanglah Diana menuju lapangan sepak bola.

***
Cat Noir terus menyerang untuk mengalahkan Monster Batu di bantu Ladybug. Ya Monster Batu yang kuat, tidak bergeming di serang kombo dari Ladybug dan Cat Noir. Tapi Ladybug menggunakan kekuatannya dari jimat keberuntungan untuk mengalahkan Monster Batu. Sedangkan Cat Noir menggunakan cakar penghancurnya. Usaha keduanya berhasil gitu, mengalahkan Monster Batu, sampai kupu-kupu berenergi negatif  keluar dari orang yang di rasukin agar jadi jahat dan di kendalikan Hawk Moth, ya kupu-kupu di tangkap Ladybug untuk di netralisir kekuataannya. Hawk membuat rencana cadangan yang luar biasa gilanya, ternyata kupu-kupu berenergi negatif tidak bisa di netralisir gitu, tapi berubah menjadi menjadi besar dan kembali merasukin orang yang tadi berubah menjadi Monster Batu.

Ladybug dan Cat Noir kebingungan menghadapi keadaan mereka berdua, yang harus mengalahkan Monster Batu yang menjadi lebih besar lagi, raksasa gitu. Diana pun sampai di lapangan sepak bola, ya melihat Ladybug dan Catnoir dalam masalah yang besar banget gitu.

Diana yang melayang di udara pake daun yang besar sebagai alat terbangnya, dengan sihirnya menghentikan pergerakan dari Monster Batu Raksasa.

"Siapa dia yang menolong kita," kata Ladybug

"Aku tidak tahu, tapi dari penampilannya sih seorang penyihir," kata Cat Noir.

Diana pun mengubah Monster Batu Raksasa kembali menjadi kecil dan menjadi manusia lagi. Ya Diana turun dari udara. Ladybug dan Cat Noir mendekati Diana, ya berpenampilan kaya penyihir sih, tapi kaya putri.

"Terima kasih atas bantuannya," kata Ladybug.

"Aku berterima kasih juga, atas bantuannya tapi kamu siapa?" kata Cat Noir.

"Aku...penyihir, sebut saja Srikandi," kata Diana yang menyamarkan identitasnya.

"Srikandi, kayanya bukan dari sini. Maksudnya kota Paris," kata Cat Noir.

"Aku dari Jawa, tepatnya Indonesia," kata Diana atau Srikandi.

"Indonesia, aku tahu itu," kata Cat Noir.

"Aku juga," saut Ladybug.

"Baiklah aku akan menuntaskan ini semuanya," kata Diana atau Srikandi.

Dengan sihirnya pembalikan waktu yang di gunakan Diana. Semuanya tadinya hancur berantakan di hancurkan oleh Monster Batu kembali semula gitu. Semua orang tidak ingat apapun gitu karena ingatan tidak ada tentang kejadian kehancuran tersebut, ya kekuatan kupu-kupu negatif, yang di lancarkan Hawk Moth di hapuskan untuk menciptakan keadaan suasana menjadi damai.

Diana menutup bukunya, yang sedang baca buku di kelasnya.

"Semuanya telah kembali semula dengan normal," kata Diana.

Guru pun masuk kelas untuk memberikan pelajaran. Marinette yang identitasnya Ladybug belajar bersama Diana di dalam kelas bersama teman-teman yang lain.

Blog, Updated at: January 18, 2020

0 komentar:

Post a Comment