SAMUDRA CINTA
Samudra tersungkur di ring tinju, karena tinjuan dari Dargo. Wasit mulai menghitung. Samudra pun bangkit dari keadaannya. Dargo menyerang Samudra dengan tinjuan yang mematikan. Konsentrasinya Samudra penuh banget, jadi bisa menghindari serangan Dargo. Dan mulailah Samudra meninju dengan cepat kemuka Dargo.
Serangan itu membuat Dargo mundur satu langkah dan Samudra terus memberikan tinjuan lagi ke Dargo lagi dan akhirnya tumbanglah Dargo di ring tinju. Wasit menghitungnya. Sampai ke hitungan ke 10. Dargo tidak bisa bangkit lagi, jadi nyatakan kalah.
Samudra menang dalam pertandingan tinju dan memenangkan uang 20 juta. Sorak sorai menyelukan nama Samudra yang berhasil memenangkan pertandingan tinju.
Usai sudah semuanya di pertandingan tinju. Samudra segera ke rumah sakit untuk membayar oprasi Ibunya, yang memang sakit keras karena penyakit yang diidapnya. Dokter pun berusah oprasi yang di janjikan untuk keselamatan untuk Ibu Samudra.
Dokter berhasil melaksanakan oprasi tersebut. Samudra pun senang karena usahanya berhasil. Samudra selalu berdoa untuk kesembuhan Ibu tercinta. Samudra pun teringat janjinya dengan Vina, jadi bergegas untuk ke rumahnya...walau sebenarnya sudah larut malam.
Sampai di rumah Vina. Samudra pun mengetuk pintu jendelanya Vina. Ya pada saat itu memang Vina sedang tidur sih, karena mendengar suata Samudra bangun dan membuka hordeng kaca kamar.
"Samudra," kata Vina yang terkejut melihat Samudra.
Vina pun membuka jendela kamarnya.
"Ada apa Samudra malem-malem ke sini!" kata Vina yang agak jengkel sih karena di apelin larut malem gitu.
"Kangen," kata Samudra.
"Kangen, besok aja kangennya. Udah malem. Udah pulang sana!" kata Vina bener-bener kesal.
"Beneran nih di suruh pulang!" kata Samudra.
"Iya," kata Vina yang ketus banget.
Samudra pun pergi dari rumah Vina. Jendela pun di tutup dan sekalian hordeng pun di rapihnya. Vina kembali tidur. Selang berapa saat Samudra sampai di rumahnya untuk istirahat, tidur lah.
Esok harinya. Samudra pun pergi ke kampus dengan menggunakan motor kesayangannya.
***
Cinta adik tiri Vina memang kuliah sih, ya sedang dengan cowok keren banget di kampus, kaya lagi....Aril namanya. Aril sebenarnya suka sama Cinta saat pertama. Rasa itu terus tumbuh sampai 2 semester di diri Aril, maka itu Aril mulai hari ini menyatakan cinta pada Cinta. Ya di terima sih sama Cinta. Vina melihat Cinta yang menjalin hubungan dengan Aril gitu, agak kesal sih Vina karena Aril, cowok yang di sukai Vina karena tajir dan ganteng dari ada Samudra ganteng sih, tapi kere.
Vina pun mulai menyusun rencana untuk memisahkan Cinta dengan Aril.
***
Samudra pun sampai di kampus, ya segera mencari Vina. Saat ketemu Vina, ya Samudra malah di cuwek kin karena kesal melihat hubungan Cinta dan Aril. Padahal Samudra terus membujuk Vina agak tidak kesal padanya.
Ya pada akhirnya Vina pun menjalin hubungan dengan Samudra seperti biasanya, ya sekedar ngobrol alias kangen-kangenan gitu. Pendidikan pun kampus mulai di jalankan, karena Mahasiswa/i sudah ada di dalam ruangan. Pak Dosen memberikan ilmunya kepada Mahasiswa/i-nya dengan baik.
***
Usai dari perkuliahan. Seperti biasa Samudra ke rumah sakit untuk menjenguk Ibunya yang masih proses penyembuhan. Cinta pun pergi ke suatu tempat untuk mengantarkan pesanan gitu. Vina mengikuti adik tirinya itu ke suatu tempat. Terkejutlah Vina melihat ulahnya Cinta yang masuk ke dalam rumah yang dianggap semua orang tempat kumpulnya orang gak bener, pelacur gitu.
Vina pun mengambil foto Cinta masuk ke dalam rumah tersebut, untuk bukti menjatuhkan Cinta dan Aril bisa di dapatkan Vina. Setelah dari tempat tersebut, segera Vina pulang ke rumah. Cinta pun mendapatkan bayaran dari Melly dari barang yang ia antarkan.
"Bisa bayaran kuliah," kata Cinta.
"Semoga sukses mencapai masa depan mu Cinta," kata Melly.
"Kalau begitu aku permisi dulu ya, Mbak Melly," kata Cinta.
"Ya, silakan," kata Melly.
Cinta pulang menuju rumahnya. Saat nunggu mobil angkot. Eeee Samudra lewat situ.
"Ayo naik, Cinta....aku antar pulang. Sekalian aku ngapelin Vina," kata Samudra.
"Iya," kata Cinta.
Cinta pun naik motornya Samudra dan segeralah Samudra membawa motornya sampai rumahnya Cinta.
***
Sampai di rumah. Cinta segera masuk rumah dan beres-beres rumah, ya biasa sih anak tiri....pasti di marahin Ibu Lila, padahal bener aja bisa salah apalagi salah gitu. Ya Cinta sih jadi anak baik jadi tidak melawan gitu, jadi diem...walau di marahin oleh Ibu Lila.
Samudra ya, temuan sih sama Vina.....biasa kangen-kangenan gitu. Tetap saja Vina kaya iya kaya enggak menghadapi Samudra. Pada akhirnya Samudra mutusin untuk tidak melanjutkan obrolan sama Vina, karena sikap Vina ya....kaya iya kaya gitu. Samudra pun langsung bergerak membawa motornya menuju rumah sakit untuk jaga Ibunya.
***
Aril pun dateng ke rumah Cinta, ya dengan mobil mewah gitu. Segeralah Aril keluar dari mobilnya. Saat mau mengetuk pintu rumah Cinta, untuk bertamu gitu. Eeee yang buka pintu malah Vina. Ya sekalian sih Vina memberikan foto yang ia dapatkan untuk membuktikan siapa Cinta itu gak bener. Ya Aril tidak percaya, jadi diabaikan Vina.
Cinta mau menemui Aril, tapi Ibu Lila ya.....mengawasi kerjanya Cinta. Aril pun sudah nunggu lama sih tetap Cinta tidak mau menemuinya. Jadi pulang gitu. Vina dari nemenin Aril, ya masuk kamarnya. Aril pun segera membawa mobil dengan agak kesal karena tidak bisa kangen kangen gitu.
***
Cinta pun kelelahan beresin rumah, ya jadinya segera istirahat di kamarnya. Esok paginya. Seperti biasa sih Cinta ke kampus ya jalan sendiri, beda Vina gitu bawa mobil sih, namanya anak kesayangan Ibu Lila. Sampai di kampus Aril bertemu dengan Cinta sih, jadi ngobrol bareng gitu....ya kangen kangenan. Vina melihat Aril dan Cinta, jadinya gedek gitu. Ya Vina memutuskan untuk ke kantin dan bertemu dengan Samudra, seperti biasa sih kangen kangenan gitu.
Sampai waktunya pendidikan di mulai di dalam ruangan dan Mahasiswa/ i sudah siap menerima ilmu yang di berikan Dosen.
***
Usai perkuliahan gitu. Ya biasa sih Cinta mengantarkan barang ke rumah yang rumornya tempat pelacuran gitu. Aril lewat situ dan melihat Cinta. Memang terkejut sih melihat tempat tersebut.
"Jadi bener di omongin Vina, kalau Cinta....gadis yang gak bener," kata Aril.
Aril pun segera meninggal tempat tersebut dengan membawa mobil dengan agak sedikit ngacok gitu. Cinta yang urusan sudah selesai, segera pulang gitu, ya biasa ke temu dengan Samudra jadinya pulang bareng.
***
Sampai di rumah. Aril telah menunggu Cinta di rumah. Aril yang kesal dengan ulah Cinta yang dianggap cewek gak bener jadi berkata Aril ke Cinta "Kita putus".
Cinta memang terkejut dengan kata putus itu, tapi Cinta meminta alasannya ke Aril, kenapa di putusin. Lebih terkejut lagi Cinta dengan kata Aril "Kamu gadis gang bener".
Aril pun meninggalkan rumah Cinta. Ya Cinta sakit hati dan meneteskan air mata. Cinta pun segera membereskan rumah seperti biasanya dan berusaha melupakan Aril....ya memutuskan putus gitu. Vina yang di apelin oleh Samudra, ya seperti biasa sih kesel sih. Hubungan pacarannya jadi gak nyaman gitu sih, walau di usahakan nyaman sih oleh Samudra. Ya pada akhirnya Vina pun bilang putus sama Samudra.
Kaget sih Samudra dengan omongan Vina dan meminta alasannya. Tetap saja Vina berkata "Putus". Ya Samudra sih menerima sih. Walau ingin melanjutkan hubungan, tetapi Vinanya langsung meninggalkan Samudra dan masuk ke kamarnya. Samudra pun memutuskan meninggalkan rumah Vina dan segera pergi ke rumah sakit.
***
Cinta selesai juga dengan urusannya membereskan rumah gitu dan segera istirahat di dalam kamar, ya tidur. Esok harinya. Cinta menjalankan aktivitasnya ke kampus. Saat di kampus. Kaget bukan main banget gitu, ternyata Aril jalan bareng dengan Vina. Cinta pun tanya sama Lisa dengan hubungan Aril dan Vina. Ya di beritahu sih oleh Lisa "Jadian".
Cinta tambah sokh gitu hubungan Aril dan Vina adalah pacaran. Samudra pun mengetahui juga hubungan Vina dengan Aril, tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena Vina memutuskan memang putus hubungan dengan Samudra.
Samudra berusaha ikhlas gitu dengan hubungan cintanya sama Vina kandas dan lebih baik menjalankan aktivitasnya di kampus.
Cinta pun ya memilih masa depannya dari pada memikirkan urusan cinta sesaat.
***
Tiga bulan telah berlalu. Samudra pun merasa lega, bahwa usaha dirinya berhasil untuk Ibunya tercinta. Samudra terus menjalankan pendidikan dengan baik di kampus. Ya karena sering bertemu Cinta gitu, kaya temen tapi ada rasa lain. Pada akhirnya Samudra memutuskan untuk menyatakan cintanya sama Cinta. Awalnya sih, Cinta tidak mau menjalin hubungan cinta cintaan gitu, tapi rasa itu ada jadinya ya.....menerima cintanya Samudra.
Samudra orang lebih pengertian dari Aril cinta pertamanya....
Cinta gitu. Maka hubungan Cinta dan Samudra terus berjalan dengan baik sampai dua tahun gitu, walau memang ada gonjang ganjing yang merusak hubungan Cinta dan Samudra, tetap yang paling penting kedewasaan Samudra menghadapi masalah yang membuat Cinta tambah sayang sama Samudra.
Vina dan Aril pun kandas hubungannya, karena ketahuan bahwa orang tua Aril bangrut, ya jadi miskin gitu. Vina masih punya rasa dengan Samudra tapi malu dengan keputusannya dulu menyatakan putus. Ya jadinya Vina jomblo gitu. Samudra dan Cinta terus menjalin hubungannya dengan baik sampai keduanya lulus di perkuliahan dan mendapatkan gelar sarjana. Ya segera kerja gitu. Tapi yang tidak ketahui oleh Cinta, ternyata Samudra anak orang kaya. Ayahnya Samudra pun memutuskan balikkan dengan Ibunya Samudra....gitu. Maka itu Samudra segera melamar Cinta untuk menyatakan cinta yang benar-benar sungguh gitu. Cinta menerimanya lamaran dari Samudra. Pesta pernikahan Samudra dan Cinta pun diadakan besar-besaran gitu.

0 komentar:
Post a Comment