KISAH GALANG

Posted By Cerpen universal on Sunday, November 10, 2019 | November 10, 2019

KISAH GALANG

Lisa harus merelakan kepergian Galang. Kecelakaan itu terjadi di depan matanya sendiri. Mobil jazz yang dikendarai Galang tiba-tiba hilang kendali dan menabrak pembatas jalan. 7 hari setelah kepergian Galang, Lisa berziarah ke makam Galang. Ditemani Yeni, adik Galang, mereka berdoa agar Galang mendapat tempat terindah di sisiNya. Hampir satu jam mereka di sana. Roy, anak tukang gali kubur di sana menghampiri Lisa.

“Lisa..," Lisa yang mendengarnya pun bingung. Roy lalu duduk di sampingnya. “Aku Galang.”

“Jangan gila kamu, Galang sudah meninggal!”

“Tapi aku.... Galang.”

“Bukan kau bukan Galang,” Lisa histeris dan meninggalkan tempat itu, tapi Yeni masih di sana. Ia penasaran dengan laki-laki yang mengaku kakaknya itu. Roy menceritakan yang sebenarnya pada Yeni bahwa ia adalah Galang, kakaknya. Tapi Yeni menanggapnya bergurau terlebih saat Roy mengatakan arwah Galang merasuki tubuhnya.

“Yeni, tunggu.. aku Galang, kakakmu, tolong percayalah..” Roy berusaha menahan kepergian Yeni.

“Kita bicara di tempat lain saja” Yeni mengajaknya pergi ke suatu tempat.

“Ini tempat pertama kali aku bertemu Lisa..” mendengar perkataan Roy, Yeni sangat terkejut. Apa mungkin yang di katakan Roy itu benar? Tak mungkin seseorang yang telah meninggal bisa hidup kembali dengan merasuki tubuh seseorang.

Untuk memastikannya, Yeni mengajukan satu pertanyaan yang hanya dapat di jawab oleh Galang.

“Siapa Lisa?” itu pertanyaan yang diajukan Yeni. Tanpa pikir panjang Roy menjawabnya dengan mantap.

“Waktu kecil dia teman baikku, lalu jadi sahabat baikku..” Yeni benar-benar tak bisa percaya apa yang ia dengar dari Roy. Ia bertanya kenapa kakaknya bisa seperti ini. Roy mengatakan sebelum kecelakaan maut itu terjadi, ia sempat menyatakan perasaanya pada Lisa, Lisa berjanji akan memberi jawaban di tempat pertama kali mereka bertemu. Dalam perjalanan menuju tempat itu, mobil yang dikendarainya tiba-tiba hilang kendali dan menabrak pembatas jalan, hingga akhirnya ia meninggal.

Di dunia lain, ia bertemu seorang malaikat bernama Mikail, Mikail mengetahui semua tentang Galang dan Lisa, Mikail memberikan sisa hidupnya yang hanya tinggal 3 hari untuk membantu Galang agar dapat menemui Lisa, dan mendengar jawaban darinya. Dengan begitu Galang akan tenang di alam sana.

“Aku tahu hari ini Lisa pasti akan mendatangi makamku. Apa sekarang kau percaya?”

“Cukup masuk akal kakak..”

“Sekarang waktu kita tidak banyak, kita harus menemui Lisa..”

Mereka mendatangi rumah Lisa dan melihat Lisa sendirian di taman. Yeni menyuruh Roy menemui Lisa sendiri. Roy  mencoba menjelaskan sedikit demi sedikit kepada Lisa meskipun dari awal Lisa tak mempercayainya.

“Waktuku hanya 2 hari lagi Lisa, entah kau mau percaya atau tidak, aku hanya ingin mendengar jawabanmu atas pertanyaanku, maksudku pertanyaan Galang..”

“Kalau aku mengatakannya, apa Galang bisa hidup kembali?”

“Tidak, tapi dia akan bahagia di sana,”

“Baiklah, 2 hari lagi aku akan memberitahumu, di tempat Galang mengalami kecelakaan..”

“Baiklah, tapi sekarang aku harus pergi.”

“Pergi untuk menemui Mikail?”

“Kenapa kau bisa mengetahuinya? Mikail adalah malaikat,”

“Aku bertemu dengannya di mimpiku semalam, ia sudah menceritakan semuanya padaku..”

Hari terasa begitu cepat. Tiba saatnya ia mendatangi tempat kecelakaan mautnya itu. Ia sudah di tunggu oleh Mikail. Mikail memberitahunya hal yang mengejutkan yang akan terjadi. Lisa akan mengalami hal yang sama dengan Galang.

“Apa maksudmu Mikail?”

“Sesuai takdir, hari ini Lisa akan pergi untuk selamanya.” Jawab Mikail tenang. “Dia tidak mengatakan apa saja yang aku beritahu padanya, bukan?”

“Ya aku mengerti kenapa dia memintaku datang ke sini” persis seperti apa yang dialaminya, Lisa mengalami kecelakaan di depan matanya sendiri. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya Lisa mengatakan ia juga mencintai Galang.

“Dengan begini, kau tak akan sendiri di sana..” Sesuai apa yang telah disepakati antara Galang dengan Mikail, arwah Galang meninggalkan tubuh Roy bersama dengan arwah Lisa. 7 hari setelah peristiwa itu, Yeni mendatangi makam Lisa. Ketika akan berlalu. ia kembali bertemu dengan Roy yang tengah membersihkan makam.

“Kakak..,” teriak Yeni dan ia segera menghampiri Roy.

“Kakak?”

“Maaf..,” Ia tersenyum dan meninggalkan tempat itu.

Blog, Updated at: November 10, 2019

0 komentar:

Post a Comment