RAHASIA RUMAH TUA

Posted By Cerpen universal on Thursday, October 3, 2019 | October 03, 2019

RAHASIA RUMAH TUA

Sepulang sekolah Doni selalu lewat rumah tua yang sangat menyeramkan di kompleks perumahan. Banyak cerita tentang rumah tua tersebut yang paling utama ada penampakan hantu di rumah tua. Rasa takut muncul Doni segera berlari untuk sampai di rumah. Ketemulah Bimbi yang hampir menyerempet Doni dengan sepedahnya.....untung segera di rem mendadak. 

"Kenapa....kamu ini Don?" tanya Bimbim.

"Aku.....takut setelah lewat rumah tua di daerah sana," penjelasan Doni.

"Kalau takut jangan lewat jalan lain!" saran Bimbim.

"Iya," kata Doni.

Bimbim pun mengajak Doni ikut naik sepedahnya tapi berdiri di belakang. Doni menerima ajakan dari Bimbim. Doni menginjak besi yang terpasang di sepedah dan tangan memegang bahunya Bimbim dan berkata "Ayo jalan". 

"Siap Bos....!!!!" saut Bimbim.

Bimbim pun mengayuh sepedahnya dengan baik sampai rumahnya Doni. Setelah itu Doni berterima kasih ke Bimbim karena sudah di antar sampai rumahnya. Bimbim pun seperti biasa yang di ucapkan "Sama-sama". Doni pun mengajak Bimbim untuk main ke rumahnya. Tapi karena banyak urusan lebih baik Bimbim segera pulang ke rumahnya. 

Doni pun segera masuk rumahnya dan langsung ke kamarnya. Dalam kamar Doni sambil berganti pakaian kepikiran tentang rumah tua tersebut yang membuat dirinya takut lewat depan rumah tua. Maka Doni mulai melatih dirinya agar tidak takut lagi dengan makan yang banyak, belatih bela diri dan banyak baca doa perlindungan.

Semingu Doni membimbing dirinya dari takut gak menjadi berani. Baru Doni membuat rencana berikutnya dengan bantuan Bimbim dan satu teman Blangkon untuk mengumpulkan data informasi yang baik dan buruknya tentang rumahnya.

Pengumpulan data Doni berbuah hasil tentang kejelasan tentang cerita rumah tua tersebut bahwa ada tragedi pembunuhan di rumah tua yang sampai sekarang tidak terungkap. Doni pun berniat untuk mengungkapnya misteri rumah tua tersebut bersama teman-teman.

Doni pun bersama teman-teman dengan diam-diam masuk ke dalam rumah tua dengan penuh ke hati-hatian. Bulu kuduk memang naik Doni dan teman-teman, tetap di beraniin. Sampai akhirnya Blangkon jatuh dari lantai dua saat  memijakan lantai yang rapuh saat berada di lantai dua bersama Doni dan Bimbim.

Untung saja jatuh enak tepat di kasur yang ampuk. Doni dan Bimbin sudah khawatir banget dengan keadaan Blangkon. Segera turun dari lantai dua menuju kamar di mana Blangkon berada. Ketiga pun belum menemukan sesuatu tentang kebenaran rumah tua. 

Suasana mulai mencekam sekali. Muncul roh-roh getayangan yang melingkari Doni dan teman-teman saat di ruang tengah. Lalu Roh pun turun dengan kecepatan yang sangat cepat dan kuat menabrak lantai yang di pijak Doni dan teman-teman.

Runtuhlah lantai dan membuat Doni dan teman-teman jatuh ke dalam lubang yang cukup dalam. Ketiganya untung selamat karena inisiatif yang cepat yang di lakukan Bimbim dengan melempar tali kepegangan tangga dan langsung memberikan tali ke Doni dan Blangkon dengan cepat untuk di pegangnya. Buru-buru ketiganya naik ke atas dengan menggunakan tali.

Dalam keadaan aman Doni, Bimbim dan Blangkon berpijak pada lantai yang tidak rapuh. Doni pun curiga dengan lubang yang di buat oleh roh gentanyan tersebut. Dengan menggunakan senterlah Doni ingin melihatnya dasar lubang tersebut. Ketiganya tercengang dengan tengkorak manusia. Roh pun berdiri melihat tengkorak dirinya dan juga melihat Doni dan kawan-kawan melihat dari atas. Ketiganya ketakutan sekali karena roh gentangan pun terbang menuju mereka.

Segera Doni dan kawan-kawan langkah seribu keluar dari rumah tua. Baru setelah itu melapor ke polisi ya....tetangganya Blangkon....Pak Teguh namanya.  Agar laporan Doni, Bimbim dan Blangkon di percaya sama polisi yang mereka kenal.

Pak Teguh mencoba untuk memeriksa rumah tua tersebut bersama timnya dari kepolisian. Setelah di periksa oleh Pak Teguh ternyata laporan Doni, Bimbim dan Blangkon....benar. Maka segeralah Pak Teguh memeriksa ulang berkas yang lama dan akhirnya berhasil menemukan penjahatnya setelah di dapat data-data baru di periksa dengan tengkorak manusia yang di temukan di bawah lantai rumah di ruang tengah seperti sumur yang cukup dangkal. Ternyata penjahatnya adalah teman kerja pemilik rumah tua dan adapun sumur yang dangkal tersebut sebenarnya ada ruang bawah tanah yang belum selesai di buat oleh pemilik rumah.

Semenjak misteri rumah tua terungkap oleh Doni dan teman-teman, maka lingkungan sekitar tidak merasa ngeri lagi setelah lewat rumah tua tersebut karena pemilik rumah yang baru atau hak warisnya meruntuhkan rumah tua dan di bangun rumah yang baru yang lebih minimalis. Jadi semua orang melihatnya ya....senang-senang saja.

Blog, Updated at: October 03, 2019

0 komentar:

Post a Comment