PASAR MALAM

Posted By Cerpen universal on Friday, October 18, 2019 | October 18, 2019

PASAR MALAM

Bilu seperti biasa sepulang sekolah langsung ke rumah untuk bergantian pakaian untuk mendatengi pasar malam bersama Tutung dan Bibe. Ya...seperti biasa minta uang sama Ibunya, Bilu untuk jajan di pasar malam. Ibu mau memberi uang jajan tambahan asalkan Bilu mengantarkan barang yang Ibu di dalam kardus di antar ke rumah Paman Sahit. Bilu segera menjalankan tugasnya, kebetulan Tutung dan Bibe dateng ke rumah karena mau ke pasar malam barengan.

Ya karena Bilu ada kerjaan, mau di tinggal sih sama teman-temannya. Tapi karena temannya baik di tolonglah Bilu.....ngangkut barang yang di bawa pake motor ke rumah Paman Sahit. Sampai di rumah Paman Sahit barang di antarkan dari rumah Bilu dengan selamat tidak ada yang rusak. Biasa Paman Sahit orangnya gak pelit gak ngasih apapun, termasuk air putih. Tapi kali ini Blu, Tutung, Bibe di beri uang jajan sama Paman Sahit. Ketiganya mengucapkan "Terima kasih" sama Paman Sahit atas kebaikannya.

Ya...Paman Sahit jawab "Iya". Baru deh Bilu dan kawan-kawan balik ke rumah untuk melapor ke Ibunya Bilu. Sang Ibu pun senang dengan perjanjian di kasihlah....uang jajajn tambahan Bilu. Baru deh berangkat Bilu ke pasar malam menggunakan sepedah agar enak kelilingnya di pasar malem. Bilu bertemu dengan Fatimah sedang main lompat tali bersama teman cewek lainnya. Sedikit iseng....Bilu memengang rambut Fatimah yang panjang, alias di elus.

"Bilu..," teriak Fatimah. 

Bilu langsung mengayuh sepedahnya dengan cepat bersama teman-teman. Sampai di pasar malam Bilu dan kawan-kawan bersenang-senang melihat keindahan dari pasar malam dan juga memang pasar malam tambah rame di kunjungi oleh warga sekitar yang ingin berbelanja dan menyewa permainan yang adanya cuma di pasar malem. Seperti biasanya Bilu dan kawan-kawan....jajan ini dan itu itu karena pasar malem jualannya murah dan meriah banget. Saat asik makan somay Bilu bertemu dengan Fatimah yang marah lalu di siramlah kepala Bilu dengan air botol minum yang di bawa Fatimah.

"Basah..tahu," kata Bilu yang kesal.

"Satu...sama," kata Fatimah.

"Eeeee," Bilu yang menahan kekesalannya sama Fatimah.

Fatimah pergi bersama teman-teman menikmati malam.

"Bilu....jangan ganggu Fatimah...lagi, nanti di bales loe," nasehat Tutung.

"Diam...jangan ikut campur urusan saya," kata Bilu.

"Jangan ikut campur urusan Bilu yang suka sama Fatimah cuma ingin menyatakan sukanya ya di isengin. Cari perhatian," kata Bibe.

"Kalau begitu sih cari perkara," kata Tutung.

"Cinta gak bisa ngomong cinta," kata Bibe.

Bilu menunduk malu.

Udah yuk jalan lagi. Menikmati pasar malem ini," kata Bilu.

"Ok," jawab Tutung dan Bibe bersamaan.

Bilu pun jalan-jalan menikmati keramaian bersama teman-temannya. Saat itu melihat Fatimah yang asik ngobrol bersama teman-temannya melihat Bilu langsung buang muka. Waktu berjalan dengan cepat sekali. Bilu dan teman-teman pulang melewati daerah yang cukup sepi dan angker. Tutung melihat sekelebat yang melayang di udara, langsung ketakutan. Tutung dan berteriak "Setan".

Sepedah di kayuh dengan cepat. Bibe ikutan mengayuh sepedah dengan cepat karena takut bertemu dengan hantu. Ya Bilu ikut kayuh dengan cepat sepedahnya sampai menuju rumahnya. Akhirnya ketiganya berpisah, saat di persimpangan jalan. Bilu mengayuh sepedahnya dengan tenang. Melihat Fatimah baru pulang dari pasar malam dan turun dari motor temannya.

Saat mau masuk ke rumah Fatimah menginjak kulit pisang dan mau jatuh. Bilu dengan cepat mengayuh sepedahnya dan berhenti di belakang Fatimah dan menopang tubuh Fatimah agat tidak jatuh.

"Kalau melangkah hati-hati!" kata Bilu.

"Jangan sok asik deh megang-megang," kata Fatimah.

"Iya. Saya lepas. Cuma nolong aja," kata Bilu.

"Terima kasih atas bantuannya," kata Fatimah.

"Sama-sama," jawab Bilu.

Fatimah mau masuk ke rumahnya. Bilu langsung memengang tangan Fatimah.

"Tunggu dulu," kata Bilu.

"Jangan pegang-pegang," kata Fatimah.

"Iya. Maaf deh," kata Bilu.

"Mau, apa?' tanya Fatimah.

"Saya ingin minta maaf sama kamu ya keisengan saya," kata Bilu.

"Ya, saya maafkan. Saya mau masuk rumah," kata Fatimah.

"Ok..beres," kata Bilu.

Fatimah pun bergerak menuju rumahnya.

"Fatimah," teriak Bilu lagi.

"Apa...lagi?" kata Fatimah dengan kesel.

"I love you," kata Bilu.

"Bilu.....belum waktunya.....mengucapkan kata itu pada saya," kata Fatimah yang kesel banget.

Fatimah yang geram ulah Bilu di cari batu dan ingin menimpuk Bilu. Segeralah Bilu kabur dengan mengayuh cepat sepedahnya. Karena Bilu sudah jauh ya sudah batu yang di pegang Fatimah di lempar ke sebuah pohon. Sampe menjatuhkan nangka yang matang.

"Buuuk," suara jatuh nangka ke tanah.

"Apa itu ya. Ah bodok amat," kata Fatimah.

Fatimah bergerak masuk  ke rumahnya. Sedang Bilu sampai di rumah segera beres-beres diri baru deh tidur yang nyenyak karena capek main ke pasar malam.
Blog, Updated at: October 18, 2019

1 komentar:

  1. Hallo Semuanya, mau menikmati Jackpot tanpa batas ??? Mau Bonus new membernya ???
    Mau Kejutan specialnya ????
    join now sekarang di edensukses,club karena hanya di sini kamu bisa nikmati yang namanya
    kepuasan bermain Poker Online.

    Permainan Game judi online yaitu POKER , DOMINO , CEME , CEME KELILING , CAPSA , SUPER10 , OMAHAEDEN POKER HADIR MEMUDAH UNTUK BISA MENANG DAN GAMPANG MENDAPAT KAN JP..
    Promo edensukses,club diantaranya :
    ~ Minimal Deposit 15.000
    ~ Welcom Bonus New Member Rp. 10,000,-
    ~ Bonus Rollingan full 0,5% untuk semua permainan
    ~ Bonus referral 10%
    ~ Bonus Special Kejutan Yang Bisa Kamu Dapat Dari Turnover kamu

    Dan Setiap Bulannya akan UpDate Bonus Menarik lainnya
    edensukses,clubBekerja sama dengan Bank :
    ~ BCA
    ~ BNI
    ~ BRI
    ~ MANDIRI
    Jadi Mau Tunggu Apa Lagi Join Sekarang Dan Dapatkan Semua Bonusnya Hanya Di edenpoker,bet
    Email This
    Share to Twitter
    Share to Facebook
    UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN HUBUNGI ::

    📱 WA : +855 6173 0984
    📱 LINE : EDENPOKER
    🌐 Website :edensukses,club
    edensukses,online
    edensukses,site

    ANDA MENANG KAMI SENANG BOSKU !!

    ReplyDelete