PERAHU KERTAS

Posted By Cerpen universal on Friday, July 19, 2019 | July 19, 2019

PERAHU KERTAS

Budi teringat masa kecilnya bermain perahu kertas bersama Lisa saat masih duduk SD kelas 3. Sekarang ini Budi sudah beranjak dewasa banget alias mateng dari bentuk tubuh dan cara berpikir. Saat itulah Budi melihat Lisa....sangat anggun sekali saat bertemu tak sengaja di acara pernikahan sahabatnya Budi....si Andre. 


Walau bisa bicara dengan Lisa saat resepsi pernikahan.

Rasa di dalam hati Budi ingin bertemu dengan Lisa lagi. Maka itu Budi mencoba bertamu ke rumah Lisa, tapi Budi bingung alasannya.....ya jadi biarkan perasaan Budi yang ingin bertemu Lisa.

***
Lisa sibuk dengan urusan kerjaannya yang buka salon kecantikan. Lumayan langganannya Ibu-Ibu....sampai teman Lisa pun jadi sering ke salonnya Lisa.


..biasa Mira dan Lidya sekalian rumpi ini dan itu.
Saat itu Budi di mintai Ibu Diana ya....Ibunya Budi untuk menemani ke salon. Budi gak mau nemenin Ibunya....ke salon takut di omongin orang "Laki-laki...tulen mainnya ke salon."

Sang Ibu.....memaklumi omongan Budi yang menjaga dari omongan orang lain yang ini dan itu ....gak jelas. Ketika sang Ibu bilang mau ke salonnya Lisa. Budi antusias ingin mengantarkan Ibunya.

Selang berapa saat sampai di salon Lisa. Harapan di dalam hati Budi bisa ngobrol sama Lisa. Kenyataannya Budi hanya bisa nunggu....Ibu selesai nyalon sambil baca koran.

Lisanya sibuk memberikan servis terbaik ke Ibunya Budi dengan baik karena sudah jadi langganan. Lama-lama menunggu Budi ketiduran. Ibu selesai nyalon....Budi di bangunkan.

"Nak...bangun."

"Iya...Bu."

Budi bangun dari tidurnya melihat Ibunya dan Lisa di hadapannya...jadi salah tingkahlah Budi. Sedangkan Lisa hanya tertawa kecil dan tersenyum melihat ulah Budi.
Sang Ibu ingin memperkenalkan Lisa pada Budi siapa tahu lupa? Budi berkata "Lisa...teman sepermain saya...masih kecil."

"Jadi...kamu masih ingat toh Budi.

"Saya juga....masih inget kok," saut Lisa.

"Jadi kalian....masih inget dua-duanya. Padahal dulunya kalian dari kecil mau di jodohkan....apa..kalian inget?"

Budi malu mendengarkan omongan Ibunya. Sedangkan Lisa malu juga....tapi mencoba tidak melihat Budi...yang agak buang muka juga.

"Jadi...kalian berdua tidak menjawab berarti kalian tidak ingat. Orang Ibu...hanya becanda kok dengan Ibunya Lisa saat itu."

Budi dan Lisa karena hanya becandaan orang tua. Jadi Budi permisi ke Lisa. Ya...Ibu ikut aja maunya Budi....padahal masih ingin ngobrol sama Lisa.
Budi mengantarkan Ibunya pulang ke rumah...eeee malah minta untuk nemenin belanja ke Mall. Ya...sebagai anak ikut aja maunya...Ibunya.

***
Sampai Mall. Ibu seperti ke toko ini dan itu...untuk membeli ini dan itu. Tak sengaja melihat seorang Lisa yang sedang ngobrol dengan seorang cowok di resto. Budi ingin tahu...siapa cowok yang mendekati Lisa? Jadi Budi mengintai Lisa dengan cara ya...ikutan makan dan minum di resto.
Ya...Ibu Budi..ikut aja mau anaknya. Sambil ngobrol sama Ibu ini dan itu. Ternyata Lisa melihat ...Budi bersama Ibunya.

"Kenapa ada Budi di sini," kata hati Lisa bicara.

Lisa pun berusaha mengakhiri pembicaraan dengan teman ngobrolnya dengan alasan masih ada kerjaan yang lain. Lisa pun meninggalkan Mall dengan mobil pribadinya...sendiri.
Budi menyelesaikan makan dan minumnya bersama Ibunya di resto ...ya pulang ke rumah.
Di rumah sang Ibu nanya ke Budi tentang hubungannya dengan Lisa? Budi pun berkata jujur "Sekedar masih teman saja."

"Teman..gak..lebih gitu."

"Kok gitu..ngomongnya..Ibu."

"Kalau...rasa lebihkan....Ibu bisa melamarkan Lisa untuk kamu...toh..Ibunya sepakat mau di jodohkan ke kamu."

Budi kaget dengan omongan Ibunya ya...jawab sepontan banget "Mau banget."

"Kalau..begitu Ibu...urus lamaran kamu ke Lisa...lewat Ibunya."

"Iya...Ibu."

Budi yang seneng banget lebih baik ke kamarnya main game ps 4 di kamarnya.

***
Lisa baru pulang ke rumah. Ibu Lia ya...Ibunya Lisa bertanya ke Lisa tentang Budi? Lisa agak terkejut dengan omongan Ibunya.

"Kenapa Ibu...nanya..tentang Budi..kaya..gak ada orang yang lain aja."

"Kok...ngomongnya...gitu. Kaya menutupi sesuatu?"

Lisa pun gak bisa berkelit di hadapan Ibunya.

"Ah...Ibu...cuma temen aja."
"Temen..nie. Jadi lebih baik Budi atau Rafi  teman dekat kamu sekarang?"

Lisa...kaget lagi di tanya hubungannya...dengan Rafi. Ya..Lisa berkata "Masih...sekedar hubungan pedekate aja."

"Resmi pacaran ataukah belum?" tanya Ibu.

"Ragu-ragu."

"Gimana kalau kamu Ibu sarankan di jodohkan dengan Budi?"

Lisa terkejut lagi ya....mau gak mau jawablah "Hari...ini...masih jodoh-jodohan?"

"Masihlah...demi...anak gadis Ibu satu-satunya paling cantik. Jadi kamu harus nurut apa mau Ibu!"

"Iya...Ibu," jawab Lisa yang gak bisa menentang.

Lisa masuk kamarnya. Di dalam kamar Lisa terasa bahagia di dalam dirinya mau di jodohkan sama Budi. Maka Lisa mengenang moment kebersamaan Lisa saat ngobrol di resepsi pernikahan temannya.

***
Esoknya harinya Budi bersama Ayah dan Ibunya berkunjung ke rumah Lisa sekedar silaturahmi untuk membicarakan sesuatu yang penting banget. Ya...di sambut baik oleh orang tua Lisa. Saat orang ngobrol dengan asik antara orang tua Lisa dan Budi.

Budi mencoba ngobrol dengan Lisa di ruang lain dengan berpura-pura mencicipi makan kecil buatan Lisa.

"Lisa...gimana ngomongnya...ya?"

"Ngomong...aja..kan gak ada yang larang!"

"Iya...sih. Saya cinta sama Lisa."

Lisa kaget dengan pernyataan Budi.

"Apa...saya gak salah denger?"

"Enggak...kok. Emang saya..cinta sama Lisa."

"Lisa juga," jawab Lisa dengan jujur.

"Jadian.....nie."

"Iya."

"Padahal...hari..ini....niatnya lamar....Lisa."

"Lisa...sudah tahu...dari..Ibu."

"Resmi...dong hubungan kita berdua."

"Iya."

***
Singkat waktu setelah pertemuan kedua orang tua....ya..terjadilah pernikahan antara Lisa dan Budi di buat semeriah mungkin. Untuk bulan madu...ya...Budi dan Lisa ke Bali. Kadang Budi teringat perahu kertas yang pernah di jalaninya di aliran sungai "Jalan cerita ku mulus sampai tujuan."

Budi da Lisa hidup bahagia dengan kisah cinta mereka berdua yang tidak begitu rumit.

***
Rafi....yang mengejar cintanya Lisa....merana banget apalagi saat di hari pernikahan Lisa....saat janur kuning melengkung. Hancur...banget hati Rafi....di kalahkan telak oleh Budi....yang sudah resmi jadi suaminya Lisa.  

Dalam hati Rafi tetap mencintai Lisa sampai membuat pernyataan "Ku tunggu janda mu....Lisa."
Blog, Updated at: July 19, 2019

2 komentar:

  1. VAZBET - Situs Slot Mesin Online

    Welcome Bonus 100%
    Syarat Mudah dan Tidak Ribet !
    - Maks. Bonus 1,000,000
    - Min. Depo Rp 100,000 untuk Claim Bonus 100%
    - Bonus Rollingan Setiap Minggu 0.8%
    - Bonus Deposit 3% - 10%

    Daftar yuk! ♥
    WA: +855 87879520
    WWW,VAZBETGAME,COM

    ReplyDelete
  2. Join yuk di EDEN POKER.
    Tunggu Apalagi Segera Daftar dan Depositkan Segera Di E D E N P O K E R . X Y Z
    - Minimal Deposit 15.000
    - Bonus New Member 10.000
    - Bonus Next Deposit 5%
    - Bonus Rollingan 0,5%
    - Bonus Refferal 10%
    Contact Person :
    WA : +855 7863 3569
    LINK : edenpoker.xyz

    ReplyDelete