DRAKULA

Posted By Cerpen universal on Tuesday, June 25, 2019 | June 25, 2019

DRAKULA

Malam yang cerah sekali. Beni sedang asik duduk santai di taman sambil minum dari botol yang di beli mini market. Dateng si Gugun dan langsung duduk bersama Beni.

"Bagi..minum dong. Mabok sendiri," kata Gugun.

"Ni.....," kata Beni memberikan botol yang di minumnya ke Gugun.

"Terima kasih saya minum ya," kata Gugun.

Gugun pun meminum air dalam botol tersebut.

"Eemmm...enak. Ini mah minuman biasa. Tidak memabukkan," kata Gugun.

"Kan...kamu yang bila minuman yang saya minum...memabukkan. Yang...mabuk kamu. Bukan saya...," kata Beni.

"Iya...deh...saya yang..salah. Jalan yuk.  Dari pada nyantai. Kan bentar lagi jam 12 malem. Drakula mulai keluar cari mangsa," kata Gugun.

"Ayo...Gugun."

Beni dan Gugun beranjak dari duduk dan berjalan menikmati malam. Minuman di botol habis di minum Gugun dan di lempar ke tong sampah dari jauh. Ternyata gak masuk.

Gugun berlari untuk memungut botol tersebut dan di masukkan dalam tong sampah. Drakula turun dari langit dan menangkap Gugun dan hendak mengisap darah korbannya.

Gugun berusaha melawan. Beni melihat temannya kesusahaan berlari untuk menolongnya dan sambil berkata "Belum jam 12 malam teng .... Drakula muncul mencari mangsa."

Beni mengeluarkan kayu runcing dari balik baju  jaketnya dan menyerang Drakula yang berusaha menghisap Gugun. Ternyata serangan Beni tidak di ketahui oleh Drakula. Sampai kayu runcing di tancapkan Beni dari belakang menembus sampai ke jantungnya Drakula.

"Heaa...," teriak Drakula.

Drakula melepaskan pegangannya ke Gugun dan berusa melepaskan kayu runcing yang tertancap di tubuhnya. Usaha Drakula berakhir dengan kematiannya. Sekejab Drakula musnah jadi debu dan kayu runcing tertancap pada tubuh Drakula jatuh ke tanah.

Beni segera mengambil kayu runcing itu dan di simpan di balik jaketnya.

"Gugun gak apa-apa?" tanya Beni.

"Gak apa-apa. Untung ada kamu saya selamat dari makluk buas penghisap darah yang baru kamu bunuh," kata Gugun.

"Ayo...pulang saja. Drakula makin merajalela di kota ini,"  kata Beni.

"Ayo..pulang. Dari pada mati," saut Gugun.

Beni dan Gugun bergegas pulang ke rumahnya. Sampai di rumah tepat jam 12 malam teng. Mulai Drakula keluar mencari mangsanya. Sedangkan Gugun dan Beni santai di dalam rumahnya karena Drakula gak bisa masuk ke rumah karena telah di buatkan penghalangnya dengan air suci yang telah di doakan dan di siramkan mengelilingi rumah dan di atas atap di pasang salip dan beri cahaya sinar ultraviolet buatan.

Setiap Drakula mendekati rumah Beni dan Gugun terbakar habis jadi debu. Beni dan Gugun tidur dengan nyaman di rumahnya sampai pagi hari yang cerah sekali.
Blog, Updated at: June 25, 2019

0 komentar:

Post a Comment