MENGOBATI LINA YANG TERLUKA

Posted By Cerpen universal on Saturday, August 18, 2018 | August 18, 2018

MENGOBATI LINA YANG TERLUKA

Dengan terburu-buru Akng datang kesebuah rumah. Terlihat Bul sedang membersihkan luka Lina di bahu kanannya. Sedangkan yang lainnya melihat bos Akng datang sontak bangun dari tempat duduknya.

“Gimana bos,” tanya Cul.

“Saya juga bingung, kalau begitu ayo,” kata Akng.

“Ayo kalau begitu,” kata Cul.

Segeralah mereka berlima meninggalkan tempat yang mereka singgahi. Sampai di luar tepatnya di  dekat mobil pribadi Akng. Terlihat dari kejauhan tiga penjahat berbaju hitam dengan mobil hitam. Kemudian mereka berlima mulai berusaha menghindari kejaran penjahat. Akng menyuruh Lina masuk mobil dan berangkat dengan tergesa-gesa. Sedangkan Bul,Yul, dan Cul segera naik taksi dan menyuruh pak sopirnya segera bereangkat meninggalkan area tersebut.

Tiga penjahat melihat mereka semua meninggalkan area tersebut. Kemudian tiga penjahat segera masuk kedalam  kedalam mobil dan mengejar mobil Akng. Dengan mengendarai mobil dengan menancap gas penuh Akng berusaha menghindari kejaran penjahat. Tiba-tiba berhenti mendadak karena melihat mobil penjahat menghadang di depan. Segera Lina mengambil kemudi, padahal Akng masih duduk di kursi mengemudi. Tidak peduli Akng di dudukin tetap saja Lina segera duduk dan mengemudikan mobil dengan menancapkan gasnya lalu memasukan giginya mundur lalu berbalik.  Lalu mobil pasang gigi maju dan di tancap gas dengan kuat oleh Lina. Mobil melaju denga cepat sambil mengawasi sekeliling. Sangking  mendadaknya Akng memegang suatu yang empuk. Lina marah dan memukulnya. Dengan konsentrasi yang tinggi Lina terus mengendarai mobilnya dengan baik. Tetap saja akibat Akng bereaksi karena didudukin oleh Lina.

“Jangan macam-macam,” kata Lina.

“Ya.........ya...,” jawab Akng yang bingung dengan posisinya.

Lina terus mengendarai mobilnya dengan baik. tiba-tiba mentok  jalan alias salah jalan. Lina segera mengganti gigi mundur dan segera menancap gas. Setelah itu berbalik mengganti gigi maju dengan segera gas di tancap oleh Lina. Dengan cepat mobil melaju.

“Disana......,” kata penjahat.

“Ya.....,” kata penjahat mengendarai mobil.

Sang penjahat melaju mobilnya mengejar mobil Akng dengan cepat. Lina yang terburu mengendarai mobilnya ternyata mentok lagi. Karena di hadang oleh sebuah mobil kontener.

“ hhaaaaa,” kata Lina dan Akng terkejut.

Lina langsung memasang gigi mundur dan berbalik maju ternyata sebuah jalan tangga menuju kebawah.

“ gak ada jalan lain,” kata Lina.

Dengan menancap gas Lina turun jalan bukit dengan cepat sekali. Tetapi posisi Akng terasa tidak mengenakan karena didudukin oleh Lina. Tetap saja Lina jojong mengendarai mobil dan memperhatikan jalan. Sedang mobil penjahat berhenti tepat di jalan tangga.

“ itu mereka turun,” kata panjahat.

“ ayo...,” kata penjahat lain.

Sang penjahat dengan mengendarai mobil melaju cepat mencari jalan lain. Lina berhasil turun dari bukit melewati jalan pintas dan turun di sebuah pedesaan. Akng membawa Lina  ke rumahnya. Dengan berlari Akng dan Lina  ke sebuah kebun.

“ ayah.....ibu,” teriak Akng.

Sontak mereka yang bekerja melihat Akng yang berteriak.

“ Akng.......pak,” kata Ibu.

“ oh iya Akng....,” kata Bapak.

“ Akng pulang.........,” kata saudara yang lainnya.

Segeralah mereka di kebun membenahi alat kerjanya dan meninggalkan kebun dan menyambut Akng dan Lina.
Blog, Updated at: August 18, 2018

0 komentar:

Post a Comment