KUCING ANGORA
Kucing Angora berjalan ke sebuah taman. Lalu melihat seekor Kupu-Kupu yang hinggap di sebuah bunga yang cantik. Dengan santai Kupu-Kupu mengisap sari bunga. Kucing Angora mencoba menangkap Kupu-Kupu yang cantik dengan menggunakan kaki depannya sebelah kanan. Kupu-Kupu langsung terbang ke udara.
"Hampir saja saya tertangkap oleh Kucing yang jahat itu," kata Kupu-Kupu.
"Hay..Kupu-Kupu jangan pergi," panggilan Kucing Angora.
Kupu-Kupu langsung terbang lebih tinggi dan meninggalkan Kucing Anggora. Tetap saja Kucing Angora mengejar Kupu-Kupu. Lalu perhatian Kucing Angora teralihkan dengan bau yang enak. Dengan cepat Kucing Angora berlari ke dalam rumah lewat pintu depan menuju tempat mangkok makannya di lantai. Terlihat oleh Kucing Angora seekor Tikus Curut sedang asik makan di dalam mangkok makanan.
"Enak bener...makan ini," kata Tikus Curut.
"Dasar pencuri... itu makanan...saya," kata Kucing Angora yang geram.
Tikus Curut langsung bergerak mendengar suara yang tidak asing. Terlihat di sebelah kiri Kucing Angora yang siap menerkam Tikus Curut.
"Bahaya..........lari...ah..," kata Tikus Curut sambil berlari.
Kucing Angora mengejar Tikus Curut dengan sekuat tenaga. Tikus Curut dengan lihainya menghindari serangan Kucing Angora sampai masuk ke dalam lubang dekat lemari.
"Saya selamat.........," kata Tikus Curut yang menghelakan nafasnya di balik dinding.
Kucing Angora berusaha terus mencari Tikus Curut yang bersembunyi di balik dinding. Lama ke lamaan Kucing Angora pun jenuh karena Tikus Curut tidak keluar dari persembunyiannya. Kucing Angora bergerak menuju tempat makannya. Tapi Kucing Angora pun sok melihat makannya di makan oleh Kucing jalanan.
"Enak..bener..makan..ini," kata Kucing jalanan.
"Hay...lagi-lagi kamu pencuri makanan," teriak Kucing Angora.
Kucing jalanan menoleh ke sebelah kanan. Terlihat Kucing Angora yang sedang mengeram.
"Lagi-lagi...kamu....," kata Kucing jalanan.
"Iya...pergi..gak...dari tempat makan saya!," perintah Kucing Angora.
"Oh...maksudnya....makan yang ada di dalam mangkok ini," kata Kucing jalanan.
"Iya...," saut Kucing Angora.
Kucing jalanan mengeser mangkok makan dengan menggunakan kaki kanannya ke arah Kucing Angora.
"Haaaaa.....habis..," kata Kucing Angora.
"Maaf...saya..laper......kamu..sih..meninggalkan makanmu begitu.....saja. Kali ini saya beruntung.......," kata Kucing jalanan.
"Dasar siallllll," kata Kucing Angora marah.
Kucing jalanan dengan segera berlari keluar rumah lewat pintu depan.
"Saya...tidak peduli dengan amarah..kamu," kata Kucing jalan sambil berlari.
Kucing Angora jadi lesu sekali sambil memandangin mangkok makan yang kosong.
"Hari..ini....saya....sialllllllllllllll," gerutu Kucing Angora.


0 komentar:
Post a Comment