CINTA DALAM LAMUNAN
Dengan keadaan pas-pasan akhirnya Hawiyun terlahir di dunia. Kesempurnaan sang penciptalah setiap do'a orang tua. Hawiyun kecil tumbuh dengan keceriaan tidak tahu perihnya orang tua menafkan hidupnya agar menjadi laki-laki tegar seperti ayahnya dan lembut dalam perbuatan seperti Ibunya. Hawiyun di bimbing oleh Ayah yang sabar mendidik agar mempunyai kepribadiaan yang luhur. Hawiyun tetap seorang anak kecil rewel seperti anak keci lainnya minta apa pun. Tetapi kesabaraan ibulah paling utama untuk pertumbuhan siskologisnya.
Waktu terus berlanjut Hawiyun yang tadinya bayi mulai bisa mengerti dengan keadaan. Belajar di suatu pendidikan SD. Tetap saja kelain genetik itu melanda Hawiyun yang tumbuh. Proses evolusi perubahan karakter Hawiyun terlihat jelas. Guru pun tahu kelainannya. Kadang menangis kadang menyepi jauh dari teman-temannya. Hawiyun awanya biasa dengan abnormalnya itu. Sampai di ledek atau di hancurkan pelan-pelan oleh anak-anak nakal yang membenci Hawiyun tentang abnormalnya.
Semua itu di lewatinya dengan diam dan berlalu. Sampai pada akhirnya orang tua tahu kekainan Hawiyun tetap di tutupi. Menganggap Hawiyun sempurna segala-segalanya. Dasar hidup harus yakin dan terus maju walaupun sakit. Dengan penuh kesabaran Hawiyun tumbuh dengan sistem otak yang tidak sempurna. Sifatnya berubah setiap kalau kambuh gak tahu arah mana yang harus di pilih. Hawiyun tetap seperti biasanya sampai selesai sekolah SD sampai ke SMP dan SMA.
********
Hawiyun tetap dengan keadaan. Karena banyak orang menggunjing kelakuaanya. Diam salah bicara pun salah. Sifat Hawiyun ini lain dari orang lain ini membuat ia sadar. Kesepiaanlah teman hidupnya. Berusaha di antara kaum yang baik dan paham agama. Hawiyun tetap pada posisi bimbang dengan keadaan kondisinya.
Seumur hidupnya di jalaninya dengan derita ketidak tahuan. Belajar sekuat tenaga pun tetap kalah dengan sakit. Katanya teman bisa mengobatinya atau keluarga. Ternyata tidak buat Hawiyun. Hanya kegilaan mainannya yang membuatnya hidup. Kesedihaan mendalam dari Hawiyun terpancar di mana di saat dewasa ingin mencintai seorang wanita terbaik untuk pelengkap hidupnya susah banget. Karena banyak halangan. Dari keluarga maupun keadaan sebenarnya.
Seperti meraih bulan di tangan gak sampai. Gadis itu kaya raya tapi bapaknya gak ada. Yang tahu hanya Hawiyun, tentang perasaan ini. Penderitaan ini pun di jalani. Pada akhirnya Hawiyun kalah dengan penyakitnya. Saat kambuh Hawiyun seperti orang gila. Mendengar suara aneh yang membuatnya menderita.
Hawiyun berusaha sembuh untuk bisa sejajar dengan anak normal. Belajar dengan ilmu seadaanya. Hawiyun berusaha sembuh. Walau bercerita dengan kerabat tidak ada yang percaya. Yang ada penderitaan aja dalam diri. Hanya bersedih tapi bingung. Hawiyun tidak peduli dengan apa pun lagi ?. Yang penting sembuh dari keadaan. Berusaha dalam keadaan sakit Hawiyun bertarung mati-matian racun kegilaan dalam otaknya.
Berteman dengan keadaan sakit. Hawiyun terus menulis semua rahasia penyakitnya dari kecil sampai dewasa. Tetap teguh sampai berubah menjadi normal. Agar suara yang bergema dalam otaknya menghilang. Dengan bekerja sambilan berjualan kadang lebih baik ikut orang agar dilindungi. Keadaan Hawiyun dari sakitnya berkepanjangan. Demi satu tujuan cinta sejati dengan anak depan rumah bernama Lisa.
Hawiyun telah memendam lama cintanya sampai melihat tiap perubahaan Lisa dari jauh. Kadang Lisa terlihat sendiri dan terlihat bersama dengan cowok lain. Sebenarnya Hawiyun cemburu buta keadaan. Kenyataan tetap sama yaitu Hawiyun tetap sakit. Meninggalkan kisahnya cinta sejatinya. Membiarkan Lisa hidup dan bahagia dengan harapannya. Dari pada dengan diri Hawiyun menderita piskologis kejiwaan.


0 komentar:
Post a Comment