KENANGAN
Suatu hari dalam perjalan pulang seorang petani tua yang kesepian. Pulang dari tempat bekerjanya. Perlahan-lahan selalu tertatih-tertatih karena kelehan bekerja. Di sebuah gubuk tua duduk diam sambil membuka bekalnya. Menyantapnya dengan perlahan-lahan makan siangnya. Sambil melihat keindahaan dunia ini. Angin bertiup sepoi-sepoi. Burung yang bernyayi dan banyak hal yang paling sukai. Kakek tua itu yaitu gemericik air keindahaan di rasakan setiap hari sampai lupa dengan keadaan dirinya. Bahwa ia sudah lanjut usia.
Kemudian ia melihat sebuah bunga yang cantik jelita. Bunga Lily namanya. Pak tua sekali melihat bunga itu di pandangi sampai lupa waktunya hari sudah sore pak tua pulang. Dengan meninggalkan bunga Lily yang kesepian juga. Di saat itu Lily pun tersentuh hatinya. Berubah menjadi bidadari cantik jelita anak kecil yang ingin menjaga kakek tua kesepian. Lily kecil mengikutinya sambil berdendang ria nyayian tentang bunga Lily.
Sampai di rumah pak tua segera menaruh semua alat pertanian di tempat biasa. Setelah itu pak tua kesepian. Setelah itu membersihkan diri dan istirahat. Lily dengan kesenjangan lily penuh keberanian masuk anak nakal ini terus melihat rumah gubuk yang berantakan. Dengan cepat Lily membersihkannya dan melihat bahwa meja tempat makan untuk makan belum tersedia Lily yang baik hatinya memasak dengan penuh bahagia.
Menyediakan untuk pak tua yang kesepian. Demi satu kebaikan Lily membayarnya menyanjung Lily cantik dan Lily pun tersenyum senang dan gembira makan pun tersedia. Lily segera pergi dan telah membayar kebaikan pak tua tersebut. Pak tua terbangun dan ingin menyiapkan makan sendiri karena hidunya menyendiri. Kesepian di tinggal oleh anak dan istrinya. Sebatang kara inilah berusaha terus dengan sisa kenangannya yang indah. Pak tua kaget dan terkejut makannya telah tersedia pun menangis karena biasanya yang menyiapkan istri dan anak gadisnya.
Pak tua menyantapnya dengan penuh air mata dan berubah senang dengan kecerian. Lily dari jauh melihatnya meneteskan air mata pertama kali yang suci. Karena kesedian pak tua tersebut. Air mata itu pun menjelma menjadi taman bunga yang cantik di pinggir rumah. Setelah itu tugas Lily pergi ke nirwana untuk menghap raja langit.
Tugasnya di dunia selesai untuk menerima hukuman karena melanggar perintah raja menentang ayahnya. Lily kecil tidak peduli yang penting bermain dengan penuh kecerian hidup Lily penuh dengan kebaikan anak kecil. Ayahnya tahu tetapi di biarkan aja agar untuk pelajarannya menjadi bidadari yang sempurna. Memiliki kelembutan hati. Sempurnanya Lily menjadi bidadari surga lebih baik dari bidadari yang lainnya.


0 komentar:
Post a Comment