HARIMAU

Posted By Cerpen universal on Wednesday, April 29, 2015 | April 29, 2015

HARIMAU

Dalam perjalan Maria pulang kerumah. Banyak hal yang lihat. Kerlap-kerlip cahaya lampu kota besar. Hilir mudik kendaraan  dari motor, mobil dan lain-lain. Saat yang benar-benar menyenangkan pada saat itu. Berjalan bergandengan tangan dengan kekasih. Sampai di persimpangan dekat toko emas terjadi tragedi. Kerumunan orang memenuhi kejadian itu. Perampok itu melarikan diri dengan menggunakan motor bersama kawan kawannya. Pemilik toko sudah melaporkan kepolisi. Polisi setempat mulai pengejaran para penjahat. Tiba –tiba kekasih maria menghilang. Maria mencari kekasihnya.

“Kak Steven….kak Steven….. dimaka kamu terus menerus memanggil namanya,” teriak Maria khawatir.

Maria bertanya dengan orang sekitar tentang kekasihnya itu. Dari tingginya, parasnya dan menunjukkan foto yang di simpan di dalam hp dan dompetnya. Ternyata tidak ada yang tahu di keberadaanya. Di hubungi hp nya selalu oprator yang menjawab.

“Maaf nomor yang sedang di hubungi tidak aktif,” suara  oprator.

Khawatiran  berlangsung lama. Menjadi tibul pikiran yang aneh-aneh.

“Kemana kak Steven ini. Di telepon gak di angkat. Teru. gimana ya …!. oh ya,”  celoteh Mariakarena bingung.

Maria mencoba menelepon keluaga dan teman-teman kak Steven. Mereka pun yang tidak tahu keberadaan Steven.

****

Di sisi lain steven berubah menggunakan jam perubahan.

 “Berubah…Armor Harimau……,” kata Steven dengan memencet tombol di jamnya.

Jamnya berevolusi menjadi baju pelindung  seperti Harimau. Segera mengejar para penjahat itu. Dengan berlari sangat  cepat dan juga sambil mencium aroma tubuh penjahat agar mudah untuk diteksi. Di pertigaan dekat swalayan. Harimau mulai menyergap mangsanya. Dengan memperhatikan sekelilingnya Harimau segera meringkus para penjahat.  Satu persatu Penjahat bisa di tangkap dengan menggunakan kekuatan Harimau. Walau ada sedikit pertarungan yang penting tidak ada korban di masyarakat. Kejadian itu berlangsung singkat di tengah kota. Polisi yang mengejar segera menangkap para penjahat itu.

Tinggal satu lagi yang  menghindari kejaran Harimau. Dengan sekejab Harimau berlari layaknya binatang yang tidak akan melepaskan mangsanya. Pengejaran itu berakhir. Penjahat mulai terpojok di suatu daerah dekat pabrik tua. Mau gak mau penjahat bertarung dengan Harimau. Ke anehan pun terjadi  dari penjahat itu di selah-selah pertarungan ia mulai  menyuntikan sesuatu kedalam tubuhnya. Penjahat itu mulai berubah menjadi monster yang sangat menyeramkan. Mulutnya di penuhi dengan gigi tajam tangan kakinya  keluar cakar yang tajam. Pertarungan itu mulai menjadi sengit antara ke dua pelah pihak.

Sebenarnya Harimau tidak mau menggunakan kekuatan penuh, tetapi penjahat tersebut sudah berubah menjadi monster karena itu ia kehilangan jadi dirinya  sebagai manusia. Dengan kekuatan Harimau ia mengeluarkan senjata andalannya. Cakar yang sangat besar sekali. Di hancurkan pertahan musuh dengan sekejab. Tiba-tiba wujud monster itu berangsur menghilang. Tidak sepenunya sih menghilang masih tersisa di bagian tangan, badan dan wajahnya.Harimau menangkapnya walau wujudnya menjadi buruk. Ia segera menyerahkannya kepada polis dengan semua barang bukti. Harimau pun pergi meninggalkan kantor polisi dengan cepat. Harimau bingung benda di tanganya tersebut.

“Dari mana penjahat itu mendapatkan serum ini. Apa mungkin dari kompotan bawah tanah yang di ketua Haina?,” celoteh Harimau.

****

Lain pihak maria hampir sampai di rumah. Ia pulang sendirian menggunakan kendaraan umum. Sesampai di depan pintu tiba-tiba steven muncul.

“Hai sayang maaf ya karena meninggalkan mu sendirian. Ada sedikit urusan dan  juga baterai Hpnya lobet,” kata steven dengan penuh penyesalan.

“Ya gak apa-apa. Yang penting jangan di ulangi lagi,” jawab Maria dengan penuh bahagia.

“Ok sayang….,” balasan Steven dengan penuh rasa cinta.
Blog, Updated at: April 29, 2015

0 komentar:

Post a Comment