GEREGETAN CINTA

Posted By Cerpen universal on Friday, January 22, 2021 | January 22, 2021

GEREGETAN CINTA

Toni selesai beli semangka di warung Lastri, ya segera pulang ke rumah. Sampai di rumah, ya Toni segera di potong-potong semangka dan di taruh di piring. Semangka di piring di bawa di teras depan rumah. Toni menaruh piring yang ada semangkanya di meja dan segera duduk. Toni mengambil semangka dan segera memakannya. 

"Manisnya semangka ini," kata Toni. 

Toni menikmati semangka tersebut dengan penuh ke santaian. Anto yang sedang berjalan menuju rumahnya Toni. Di jalan Anto bertemu dengan Agnes. Anto berusaha untuk menyapa Agnes. Eeeee Agnes cuwek banget, ya mengabaikan Anto. Agnes terus berjalan, ya menjauh dari Anto menuju tujuannya.

"Apa dosa ku. Aku tetap di abaikan Agnes?" kata Anto.

Anto pun lebih segera ke tempat Toni. Sampai di rumah Toni, ya Anto segera mengucap salam "Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam," jawab salam Toni.

Toni mempersilakan Anto duduk. Ya Anto duduk dan melihat dari tadi memang ada semangka di meja. 

"Beli buah semangka Toni, hari ini?" kata Anto.

"Iya. Selera saja. Sehat lagi. Anto di Cobain semangkanya!" kata Toni.

"Iya," kata Anto.

Anto mengambil semangka dan segera di makannya. 

"Manisnya watermelon," kata Anto.

"Semangka Anto namanya!" kata Toni.

"Watermelon bahasa Inggrisnya," kata Anto.

"Memang iya aku tahu," kata Toni.

"Becanda kan!" kata Anto.

"Iya, becanda," kata Toni.

Toni dan Anto menikmati makan semangka yang manis sampai keduanya kenyang.

"Puas makan semangka yang manis," kata Toni. 

"Iya sama. Aku puas makan semangka yang manis," kata Anto. 

"Ooooo iya. Anto gimana hubungan dengan Agnes?" kata Toni. 

"Bikin aku bingung saja sikap Agnes. Aku ketemu dengan Agnes di jalan. Ya niatnya sih ingin ngobrol gitu. Eeeee tetap di cuwekin sama Agnes," kata Anto. 

"Bingung dengan sikap cewek seperti itu!" kata Toni. 

"Rasa jengkel ada sih, tapi lebih tepatnya sih geregetan banget dengan sikap Agnes yang cuwek kaya bebek itu," kata Anto. 

"Risiko menyukai cewek kalau tidak di anggap," kata Toni. 

"Sebenarnya aku malah tertantang dengan sikap Agnes yang cuwek itu," kata Anto. 

"Secara tidak sengaja. Ternyata Agnes menciptakan data tarik cinta yang luar biasa pada mu Anto. Dengan sikapnya itu, ya cuwek banget," kata Toni. 

"Bisa di bilang begitu sih," kata Anto yang tegas.

"Sudahlah ngobrol Agnesnya, ya tidak ada habisnya kalau di obrolin. Lebih baik main catur!" kata Toni sambil mengambil kotak catur di bawah meja dan di taruh di meja.

"Sebelum main catur. Hari ini cerita yang menarik di koran cerita apa?" kata Anto.

"Cerita di koran yang menarik cerita cinta. Kisahnya seorang cewek, ya kerjaannya artis. Sebelum jadi artis, ya cewek tersebut sudah punya pacar. Pemuda itu, ya ingin menikahi ceweknya sih. Ceweknya ternyata dapet kontrak kerja film, ya sampai beritanya di buat di dunia kenyataan gitu. Ada hubungan spesial dengan lawan mainya. Pemuda itu dengan sabar menghadapi ceweknya yang selalu dapet adegan yang mersa dengan lawan mainnya sampai ke dunia kenyataan. Sampai kata yang tegar itu terucap "Resiko mencintai seorang bintang"...." kata Toni, ya menceritakan poinnya dari cerita di koran.

"Cerita yang menarik banget. Pemuda yang bisa sabar dengan sikap ceweknya. Karena keadaan ceweknya yang kerja di dunia hiburan, artis gitu loe. Tuntutan kerjaan mau di kata apa?" kata Anto.

"Nama juga cinta. Butuh pengorbanan. Termasuk batin juga jika perlu," kata Toni.

"Dari cerita koran. Aku harus bersikap lebih sabar lagi menghadapi sikap Agnes yang masih cuwek sama aku," kata Anto.

"Jadi dapet masukan nilai kebaikan dari cerita di koran. Harus bersikap bersabar menghadapi sikap cewek yang cuwek kaya bebek kan!" kata Toni.

"Ya begitulah. Ayo main catur!" kata Anto.

"Ok!" kata Toni.

Toni  dan Anto menyusun pion catur di papan catur. Keduanya main catur dengan penuh keseriusan banget.

Blog, Updated at: January 22, 2021

0 komentar:

Post a Comment