PENDEKATAN CINTA

Posted By Cerpen universal on Thursday, December 24, 2020 | December 24, 2020

PENDEKATAN CINTA

Heru yang sedang asik nonton Tv di ruang tamu. Terdengar suara motor berhenti di halaman rumah. Heru yang memang mendengar tuh suara motor yang berhenti di halaman rumah. Heru memperkirakan, ya Toing pulang dari urusan kerjaannya. Pintu di ketuk dan suara orang yang berkata dengan lantang "Paket". 

"Jadi bukan Toing. Orang yang mengantarkan paket," kata Heru.

Heru membuka pintu. Dan melihat seorang cowok yang memegang barang.

"Paket untuk Toing," kata orang pengantar paket.

"Iya," kata Heru.

Heru pun mengambil paket dari orang yang mengantarkan paket. Orang yang mengantar paket pergi dari situ karena urusan mengantar paketnya sudah selesai sesuai target yang memesan barang.

"Toing beri barang lewat jaringan online. Zaman sekarang. Pekerjaan mengirim paket pesanan menjadi jadi dominan di masyarakat," kata Heru.

Heru pun menutup pintu dan menaruh paket tersebut di kamar Toing. Setelah itu, Heru pun membuat kopi di dapur. Kopi pun jadi dan di bawa ke ruang tamu. Duduklah Heru dengan santai di ruang tamu sambil minum kopi.

"Enak kopi ini," kata Heru.

Gelas kopi di taruh di meja. Heru kembali asik nonton Tv. Sedangkan Toing selesai urusan kerjaan, ya segera pulang ke rumah. Di bawalah motor dengan baik. Saat di masuk pengkolan gang. Toing melihat Putri berjalan dengan Mira. Toing pun menghampiri Putri dan Mira. 

"Putri, Mira," kata Toing sambil menghentikan laju motornya.

"Abang Toing," kata Putri.

"Abang Toing," kata Mira.

"Mau kemana Putri dan Mira?" tanya Toing.

"Mau belanja di warung Minah," kata Putri.

"Sedangkan Mira?" kata Toing.

"Sama mau belanja di warungnya Minah," kata Mira.

"Oooo sama toh," kata Toing.

Toing pun yang ingin dekat dengan Mira. Jadi Toing menawarkan untuk mengajak Putri dan Mira untuk makan bakso di tempat Mas Joe. Mira malu menerima tawaran makan dari Toing. Putri memang tahu niatnya Toing, jadi mengiyakan tawaran Toing untuk makan bakso di tempat Mas Joe. Jadi ketiganya sepakat ke tempat Mas Joe. Sampai di tempat Mas Joe. Ya Toing memesan bakso ke Mas Joe untuk tiga orang dan juga minumnya selera masing-masing sih. Mas Joe pun menyiapkan pesanannya Toing dengan segera. Toing ngobrol dengan Putri dan Mira, ya sekedar obrolan basa-basi saja. Mas Joe pun mengantarkan pesannya Toing. Bakso tiga mangkok di taruh di meja dan gelas minuman yang di pesan gitu. Toing makan bakso dengan lahapnya. Putri, ya menikmati makan bakso tersebut dan juga Mira. Ketiganya asik makan bakso sambil ngobrol, ya basa-basi saja. 

Heru di rumah melihat jam di dinding. 

"Tumben Toing belum pulang. Jangan-jangan sedang asik jalan sama cewek?!" kata Heru.

Heru mengambil gelas kopi di meja dan meminumnya tuh kopi.

"Enak kopi ini," kata Toing.

Heru menaruh gelas kopi di meja dan kembali fokus nonton Tv. Toing selesai makan bakso, ya begitu juga Putri dan Mira. Segeralah Toing membayar apa yang di pesannya sama Mas Joe. Putri dan Mira pun berterima kasih atas traktir makan baksonya. Ya Toing senang bisa mengajak makan bakso, ya Putri dan Mira karena tujuan pendekatan berhasil, jadi lebih akrab gitu hubungan pertemanan. Putri dan Mira meninggalkan tempat tersebut, ya menuju tujuan keduanya ke warung Minah untuk membeli sesuatu. Toing pun ingat dengan Heru, jadi memesan satu bungkus bakso dan juga es jeruk satu bungkus. Mas Joe, ya segera menyiapkan pesanannya Toing. Di tunggu dengan sabar, ya pesanan tersebut dan akhirnya selesai juga sih. Mas Joe menyerahkan pesannya Toing dan segera di bayar sama Toing.

"Urusan ku beres semua. Pulang ah!" kata Toing.

Toing pun membawa motornya dengan baik menuju rumah. Sampai di rumah. Motor di taruh di teras rumah dan kata salam dari Toing "Assamualaikum."

"Waalaikumsalam," jawab Heru dengan lantang.

Heru membuka pintu rumah. Toing segera masuk rumah dan sambil memberikan satu bungkus bakso dan satu bungkus es jeruk dan berkata "Untuk Heru!" 

"Aku di beliin bakso dan es jeruk toh!" kata Heru.

"Gantian seperti biasanya kan!" kata Toing. 

"Ya..ya..ya," kata Heru.

Heru pun ke dapur untuk mengambil mangkok dan gelas di rak. Setelah tuh bakso di salin ke mangkok begitu juga es jeruk ke gelas, ya segera di nikmati Heru di ruang tamu sambil nonton Tv. Toing duduk santai di ruang tamu sambil nonton Tv.

"Ooo iya Toing ada kiriman paket untuk kamu, ya sudah aku taruh di kamar," kata Heru.

"Paketnya sudah nyampe toh!" kata Toing.

Toing pun ke kamar untuk memeriksa paket yang ia pesan. 

"Sesuai dengan pesanan. Aku puas!!!" kata Toing.

Toing pun mengambil handuk dan keluar dari kamarnya menuju kamar mandi untuk berbenah dirilah. 

"Enak bakso ini. Pantes bakso ini di sukai Toing," kata Heru.

Heru pun makan bakso dan minum es jeruk, ya di nikmati banget. Sampai perut Heru kenyanglah.

"Alhamdulillah," kata Heru.

Heru segera membawa mangkok dan gelas ke belakang untuk di cuci. Setelah di cuci sampai bersih tuh mangkok dan gelas, ya di taruh di rak. Heru pun kembali ke ruang tamu untuk nonton Tv lagi. Toing selesai berbenah diri dan duduk di ruang tamu, ya asik nonton Tv yang acaranya bagus banget.

"Oooo iya. Kenapa pulang ke rumah telat?" tanya Heru.

"Oooo...karena aku bertemu dengan Putri dan Mira di jalan. Jadi aku tawarin makan bakso di tempat Mas Joe. Traktir gitu!" kata Toing.

"Aku mengerti maksudnya Toing, ya tujuannya pendekatan dengan Mira kan?!" kata Heru.

"Kok tahu. Aku belum menjelaskannya!" kata Toing.

"Kebiasaan cowok seperti biasanya mau dekat dengan cewek, ya di lihat dengan keadaan apa pun?!" kata Heru.

"Namanya juga ingin lebih dekat dengan orang yang di sukai. Tapikan ada temannya, Putri. Jadi setan tidak ada yang ikut campur. Kesaksian orang-orang banyak gitu. Jadi jalan ku kan baik lah," kata Toing.

"Iya jalan Toing baik. Suka sama cewek hal yang wajar. Lebih baik memang terang-terangan ada kesaksian semua orang dari pada sembunyi-sembunyi. Oiya....obrolannya ada di kaitan dengan aku apa tidak, ya dengan Putri?!" kata Heru.

"Nyerempet dikit ada deh," kata Toing.

"Ada toh," kata Heru.

"Jadi gimana urusan dengan Putri?" tanya Toing.

"Seperti biasa aja deh. Tidak perlu di buru-buru. Kaya orang kebelet kawin aja!" kata Heru.

"Di bawa santai. Pantes Putri nanggapinya santai juga. Satu hati tetap saja belum ada perjanjian jadian gitu. Repot dengan urusan masing-masing!" kata Toing.

"Ya....sudahlah tidak perlu di bahas lagi lebih baik fokus nonton Tv aja!" kata Heru.

"Iya deh. Yang mengalihkan obrolan dengan nonton Tv!" kata Toing.

Toing dan Heru, ya asik nonton Tv dengan acara yang bagus banget.

Blog, Updated at: December 24, 2020

0 komentar:

Post a Comment