BIDADARI SURGA

Posted By Cerpen universal on Sunday, December 27, 2020 | December 27, 2020

 BIDADARI SURGA

Toing membuat kopi di dapur. Kopi jadi di bawa ke teras depan oleh Toing. Duduklah Toing dengan santai sambil minum kopi buatannya.

"Emmm enaknya," kata Toing.

Toing pun menaruh gelas kopi di meja. Toing pun mengambil koran di meja dan di bacanya dengan baik. Heru selesai mengerjakan kerjaannya di kamar, ya keluar dari kamar. 

"Aku laper," kata Heru sambil memegang perutnya dengan tangan kanannya.

Heru pun ke dapur untuk membuat mie goreng pake telor, ya di gorenglah. Beberapa saat jadi tuh mie goreng, ya Heru menyantapnya di ruang makan.

"Emmm enak mie goreng ini," kata Heru.

Heru terus menikmati makan mie goreng tersebut. Setelah itu, ya Heru mencuci piring dan gelas yang di gunakan di belakang. Piring dan gelas yang bersih di taruh di rak dengan baik. Heru membuat kopi. Kopi pun jadi di bawa ke teras rumah. Heru pun duduk dengan santai dan segera meminum kopinya.

"Enak kopi buatan ku," kata Heru.

Heru menaruh gelas kopi di meja. Tiba-tiba cewek cantik muslimah lewat di depan rumah. Heru pun berkata "Cewek itu Bidadari Surga."

Toing yang sibuk baca koran, ya memang mendengar omongan Heru "Bidadari Surga", jadi Toing berhenti baca korannya.

"Mana Bidadari Surga-nya....mana?" kata Toing.

"Sudah lewat tadi di depan. Telat Toing untuk melihat Bidadari Surga," kata Heru.

"Aku jadi penasaran siapa cewek yang di omongin Heru?" kata Toing.

Heru pun melihat foto artis di koran yang di baca Toing dan berkata "Ini ceweknya yang aku omongin tadi. Yang lewat di depan tadi!"

"Maksudnya ini cewek?!" kata Toing sambil menunjukkan pake jari telujuknya ke foto cewek yang ada di koran.

"Iya...ini cewek!" kata Heru dengan tegas baget.

"Ria Ricis," kata Toing.

"Iya," kata Heru.

"Jangan-jangan KW-nya. Kan di Tv banyak KW-nya artis yang viral," kata Toing.

"Mungkin juga sih. Artis lewat depan rumah, ya gak mungkin gitu. Kalau KW....mungkin!" kata Heru.

"Aku cek dulu," kata Toing.

"Terserah Toinglah. Mau cek juga boleh!" kata Heru.

Heru pun mengambil gelas kopi di meja dan di minumnya. 

"Enak kopi ini," kata Heru.

Gelas kopi pun di taruh di meja. Toing masih menghubungi teman-temannya untuk di minta data foto cewek  yang mirip dengan artis Ria Ricis yang melintas barusan di depan rumahnya. Akhirnya di kirimkanlah foto tersebut, oleh Sadikin yang ngetem di pangkalan ojek. 

"Heru ini ceweknya. Mirip banget dengan Ria Ricis," kata Toing sambil menunjukkan foto di Hp-nya.

Heru melihat dengan baik foto di Hp-nya Toing.

"Benarkan mirip banget dengan Ria Ricis," kata Heru.

"Ini KW....atau aslinya, ya?!" kata kata Toing berpikir.

"Asli," kata Heru.

"Bisa di bilang begitu sih," kata Toing.

"Tetap saja pujian ku adalah Bidadari Surga," kata Heru.

"Kaya judul lagu aja. Bidadari Surga," kata Toing.

"Terserah aku yang menilai kan," kata Heru.

"Memang terserah Heru. Tapi kalau ketahuan Putri, pasti Putri iri tuh. Karena Heru memuji cewek lain," kata Heru.

"Putri lagi di hubungin. Untung saja aku belum jadian. Kalau jadian, ya menghadapi sifat juteknya Putri deh yang jengkel dengan ku karena memuji cewek lain, ya selain dirinya," kata Heru.

"Memang sih kalau aku akui, ya Ria Ricis itu. Bidadari Surga," kata pujian Toing.

"Ikutan sama kaya aku. Nanti, Mira marah sama Toing karena memuji cewek lain selain Mira," kata Heru.

"Di kaitkan ke Mira. Jadian belum. Baru penjajakan. Teman baik dulu lah!" kata Toing.

"Oooo teman baik toh," kata Heru.

Heru pun mengambil gelas kopi di meja dan meminumnya. Toing pun mengambil gelas kopi di meja dan meminumnya. Kopi pun di tenggak habis sama Heru dan Toing. Gelas pun di taruh di meja oleh Heru dan Toing.

"Kalau dapet cewek Bidadari Surga...pasti tenang di hati kan Heru?!" kata Toing.

"Kalau di pikir dengan baik, ya iyalah," kata  Heru menegaskan omongan Toing.

"Main catur saja Heru!" kata Toing sambil mengambil papan catur di bawah meja dan di taruh di meja.

"Boleh!" kata Heru.

Heru dan Toing menyusun pion catur dengan baik di papan catur. Keduanya pun main catur dengan baik. 

Blog, Updated at: December 27, 2020

0 komentar:

Post a Comment