COWOK PALING BAIK

Posted By Cerpen universal on Saturday, December 5, 2020 | December 05, 2020

COWOK PALING BAIK

Heru membuat kopi di dapur. Kopi pun jadi di bawa ke teras depan dan juga membawa kue molen mini yang ia beli di pinggir jalan. 

"Malam minggu yang tenang," kata Heru. 

Kopi di minum Heru dan setelah itu di taruh gelas kopi di meja. 

"Nyobain kue molen mini ah!" kata Heru.

Heru mengambil kue molen mini di kantong kertas.

"Emmm enak molen mini...ini," kata Heru.

Heru terus makan molen mini dengan santai banget.

Toing selesai urusan kerjaanya, ya segera pulang ke rumah. Sampai di rumah. Toing melihat Heru yang sedang duduk di teras rumah.

"Assalamualaikum," salam Toing.

"Waalaikumsalam," jawab salam Heru.

Heru pun mengambil gelas kopinya di meja dan segera meminumnya. Toing mengambil kue di dalam kantong kertas dan segera di makannya.

"Eeeenaknya kue molen mini ini!" kata Toing.

Heru menaruh gelas kopi di meja.

"Memang enak kue molen mini itu," kata Heru.

"Hari memang melelahkan," kata Toing.

"Bagaimana urusan kerja Toing?" tanya Heru.

"Beres banget," kata Toing.

Toing mengambil gelas kopi punya Heru dan segera meminumnya.

"Oooo begitu," kata Heru. 

Toing pun menaruh gelas kopi di meja.

"Tumben tidak nonton Tv jam segini?" kata Toing.

"Nantilah Toing. Nyantai di teras depan. Aku juga lelah dengan aktivitas aku. Ya kerja sih. Di rumah, ya menikmati rasa santai dengan minum kopi, makan kue dan juga menikmati keadaan lingkungan yang tenang banget," kata Heru.

"Oooo begitu toh!" kata Toing.

"Toing gimana urusan kisah cinta, alias pendekatan dengan cewek dengan Laras?" kata Heru.

"Laras ya. Kacau urusan ku dengan Laras," kata Toing.

"Kok bisa kacau. Padahal baru pendekatan saja. Paling temanan dulu gitu!" kata Heru.

"Memang sih awalnya hubungan ku dengan Laras baik-baik saja. Ada seorang cewek yang aku tolong sih, namanya Natalie. Ya awalnya biasa aja. Eee tuh cewek malah minta aku bertanggungjawab anak yang di kandungnya!" kata Toing.

"Emangnya Toing udah gituan dengan tuh cewek yang bernama Natalie?" kata Heru.

"Sebenarnya tidak pernah melakukan itu. Cuma ada yang aneh. Ketika aku bertamu di rumah Natalie, aku tiba-tiba kehilangan kesadaran setelah minum air putih yang di suguhkan Natalie. Ketika aku sadar aku sudah ada di kamarnya bersama Natalie," kata Toing.

"Jadi di jebak gitu," kata Heru.

"Bisa begitu sih. Tapi dari perkara panjang, ya aku terima Natalie dulu. Tujuannya mengusutnya urusan ku dengan Natalie," kata Toing.

"Aku sih percaya Toing tidak melakukan apa-apa sih pada cewek. Zaman sekarang, hal itu bisa terjadi pada cowok baik-baik kalau bertemu dengan cewek yang buruk. Musibah itu mah. Ujian seperti itu di jalankan dengan kepala dingin agar cepat selesai," kata Heru.

"Bener omongan mu Heru," kata Toing.

Hp-nya Toing pun berbunyi dan segera di angkat. Toing bicara dengan Hendra, ya teman Toing yang kerjaannya polisi untuk mengusut urusannya Toing dengan Natalie. Hendra memberikan perkembangan terbaru pada Toing kenapa Natalie menjebak Toing. Obrolan singkat itu pun selesai. Hp pun di taruh di meja oleh Toing.

"Alhamdulillah urusan ku selesai," kata Toing.

"Urusan Toing sudah selesai!" kata Heru.

"Iya. Hendra yang kerjaan polisi," kata Toing.

"Iya aku tahu Hendra," kata Heru.

"Aku minta bantuan Hendra untuk mengusut urusan ku. Ya jadinya selesai sih," kata Toing.

"Jadi tuh Natalie di tangkap Hendra, yang kerjaannya polisi?!" kata Heru.

"Ya..enggak di tangkap polisi dan juga di penjara si Nataliemya. Perkara sepele. Natalie memang hamil, jadi butuh seorang cowok yang menutup aibnya, jadi sasaran aku karena baik sama Natalie. Yang di tangkap, ya pacar alias mantan pacarnya dengan kasus pemerkosaan dengan data yang di dapatkan dari Natalie," penjelasan Toing.

"Bener-bener beres tuh urusan," kata Heru.

"Sebenarnya aku mulai menyukai Natalie, ya bisa lah menerima Natalie dengan kondisinya," kata Toing.

"Itu namanya cowok paling baik. Bisa menerima kekurangan cewek yang paling fatal sekali pun," kata Heru.

"Seharusnya cowok kan bersikap seperti itu," kata Toing.

"Jadi beneran ingin menikahin Natalie?!" kata Heru.

"Mana bisa. Pacarnya itu, ya mau bertanggungjawab walau ia di penjara dengan kasusnya itu," kata Toing.

"Untuk statusnya si bayi toh!" kata Heru.

"Bisa di bilang begitu,"kata Toing.

"Jadi urusan dengan Laras di lanjutin, ya Toing?!" kata Heru.

"Aku pikirkan lagi?!" kata Toing.

"Jangan-jangan beneran cintanya sama Natalie. Bener-bener Toing, cowok paling baik. Cewek seperti Natalie di terima," kata Heru.

"Itulah aku!" kata Toing.

Toing pun ke beranjak dari duduk bersama Heru di teras depan, ya masuk ke dalam rumah langsung ke belakang untuk berbenah diri. Heru pun masuk rumah juga, ya membawa gelas kopi dan kuenya. Di ruang tamu. Heru menghidupkan Tv pake remot dan memilih chanel yang menayangkan acara musik. Heru santai nonton Tv yang acaranya bagus banget. Toing setelah berbenah diri, ya membuat mie rebus di dapur. Mie pun jadi di makan Toing di ruang makan.

"Natalie...Natalie........," celoteh Toing.

Toing pun terus menikmati makan mie rebusnya, ya sampai habis. Setelah itu mangkok di cuci bersih dan di taruh di rak piring. Toing membuat kopi di dapur. Kopi jadi di bawa ke ruang tamu. 

"Kopi yang enak," kata Toing yang minum kopi.

Gelas kopi di taruh di meja.

"Acara musik yang di tonton Heru?" kata Toing.

"Iya. Biasa malam minggu. Tontonan yang menghiburkan tontonan musik yang bagus-bagus. Ya paling pentingkan daya tariknya adalah artisnya," kata Heru.

"Oooooo begitu," kata Toing.

Toing dan Heru nonton Tv dengan acara musik yang bagus banget. Ya keadaan lingkungan sekitar tenang banget di malam minggu yang tenang banget.

Blog, Updated at: December 05, 2020

0 komentar:

Post a Comment