POM BENSIN

Posted By Cerpen universal on Saturday, October 31, 2020 | October 31, 2020

POM BENSIN

Sony berjalan menuju rumah Teguh. Ketemu penjual es cendol, jadi Sony beli es cendol tersebut. Setelah itu Sony melanjutkan perjalanan ya sambil minum es cendol. Eeeee ketemu Teguh di jalan, ya bawa sepedah. Teguh dan Sony, ya ngobrolnya di warung Minah di pinggir jalan. Teguh asik makan gorengan begitu juga Sony. 

"Di seberang jalan itu....dulunya tanah kosong, ya. Sekarang di bangun Pom Bensin," kata Teguh. 

"Iya," kata Sony yang asik makan gorengan. 

"Pemilik tanahnya membangun usaha Pom Bensin," kata Teguh. 

"Iya. Kalau tidak salah pemilik cewek. Masih kuliah lagi," kata Sony. 

"Kaya, tapi....kenapa tuh cewek pemilik Pom Bensin....kuliahnya bidang pemerintahan?" kata Teguh. 

"Mana aku tahu. Oooo iya dapet info dari mana tuh cewek pemilik Pom Bensin itu kuliahnya bidang pemerintahan?" kata Sony. 

"Dari....Hilman yang kerjaannya bantu orang buat sekripsi," kata Teguh. 

"Jadi...tuh cewek pemilik Pom Bensin itu pake jasanya Hilman?" kata Sony. 

"Iya," kata Teguh. 

"Tuh cewek memang kaya, tapi....tidak pinter. Cantik juga biasa sih," kata Sony. 

"Maksudnya....gemuk ya," kata Teguh. 

"Jangan keras-keras, gak enak ada yang denger," kata Sony. 

"Iya....aku mengerti," kata Sony. 

"Sebenarnya bentuk tubuh itu tidak ada masalah. Yang paling penting itu pinter. Sayang....kurang pinter tuh cewek pemilik Pom Bensin," kata Teguh. 

"Sekripsi itu....sulit sih bagi pemikiran ya tidak bisa terbuka," kata Sony. 

"Sekripsi...sebenarnya cuma buat buku saja dengan proses pokok masalah yang di angkat, di teliti dengan cara ilmiah. Tiori ini dan itu," kata Teguh. 

"Kok tahu?!" kata Sony. 

"Hilman yang kasih tahu," kata Teguh. 

"Hilman toh. Hilman saja yang pinter lebih dari kita, ya tidak mau terjun ke pemerintahan...malah kerja di perusahaan," kata Sony. 

"Impian Hilman, ya memang tidak ingin duduk di pemerintahan...tapi di perusahaan. Hilman kerja di perusahaan dengan gaji yang gede, ya langsung lamar tuh cewek yang di sukai...Jasmin," kata Teguh. 

"Kalau sudah punya kerjaan tetap pasti ngelamar cewek yang di sukai," kata Sony. 

"Kenyataannya memang begitu adanya," kata Teguh. 

"Cewek pemilik Pom Bensin sudah punya pacar?" kata Sony. 

"Kaya....sih beberapa info, ya sudah sih. Biasa sih cowok itu ngincer kekayaan tuh cewek pemilik Pom Bensin," kata Teguh. 

"Ooooo begitu. Cinta karena harta toh," kata Sony. 

"Zaman sekarang. Ya cinta karena harta lah. Harta untuk menjalankan hidup," kata Teguh. 

"Sudah ngobrolnya di sini. Ngobrol di rumahmu Teguh!" kata Sony. 

"Ok!" kata Teguh. 

Teguh dan Sony, ya membayar apa yang ia makan di warung Minah. Setelah itu. Teguh bawa sepedah, ya menggoes sepedahnya dengan baik. Sony pun duduk di belakang sepedah dengan santai. Sepedah di bawa Teguh dengan baik sampai di rumahnya. Teguh dan Sony, ya ngobrol banyak hal tentang keadaan lingkungan dan juga kerjaan. 
Blog, Updated at: October 31, 2020

0 komentar:

Post a Comment