PERASAAN KU

Posted By Cerpen universal on Tuesday, October 27, 2020 | October 27, 2020

PERASAAN KU

Malam ini aku tidur lebih awal, tidak seperti biasanya aku akan tidur setelah film yang ku tunggu selesai, alasan aku tidur lebih awal sebenarnya aku tidak ingin disuruh Ibu pergi wara-wiri ke warung dan itu sangat melelahkan, setelah ku belajar ku coba buku PAI karena esok adalah hari terakhir dimana aku ujian akhir semester 1, namaku Almira Fathra Ghyanti aku tinggal di rumah yang sederhana dan cukup sekali untuk keluargaku, namun rumah itu sering terselip hal-hal mistis yang hanya ku rasakan sendiri.

Tengah malam sekitar jam 12 malam aku terbangun aku mendengar suara seperti kentongan tapi mengalun seperti lagu aku ketakutan aku pun berpikir bagaimana aku bisa menghilangkan rasa takut ini, aku berpikir dan terus berpikir sama seperti kentongan itu suaranya semakin dekat dan semakin dekat. Aku semakin takut dan aku pun berdoa berdoa dan berdoa hingga aku tenang dan doaku pun terhenti. Namun suara itu muncul lagi semakin keras, keras, dan keras, memang terdengar karena aku tidur di lantai 2. Aku tidur sendiri karena aku hanya mempunyai 1 adik yang masih berumur 3 tahun sehingga adikku masih tidur dengan orangtuaku, aku mulai berdoa kembali agar aku mendapatkan ketenangan.

Suara itu lenyap perlahan namun… Tanganku mulai dingin dan sekujur tubuhku muali dingin. Ku pakai selimutku yang awalnya tak ku pakai aku merasakan ada yang aneh di tubuhku awalnya bibirku diam tapi rasanya bibirku seperti nyengir. Aku tak tinggal diam aku coba raba bibirku tapi diam dan kakiku ditekuk tapi ku rasakan kakiku lurus begitu saja. Ku coba gerakan kakiku tapi kakiku bengkok.

Aku semakin takut aku ambil al-quran yang ku punya di kamar kira-kira ada 2 al-quran. Aku peluk keduanya namun aku tidak merasakan aku memeluk al-quran padahal aku memegang erat al-quran milikku. Namun seiring waktu berjalan rasa itu telah hilang dan aku pun tenang. Lalu aku pun kembali tidur tak lupa aku membaca doa sebelum tidur, al-fatihah, an-nas, dan al-falaq dan aku pun tidur dengan nyenyak. Allah tidak akan memberikan cobaan kepada hambanya melebihi batas kemampuan.
Blog, Updated at: October 27, 2020

0 komentar:

Post a Comment