TARIAN NINJA

Posted By Cerpen universal on Sunday, April 4, 2021 | April 04, 2021

TARIAN NINJA

Di tengah lautan. Cuaca memang buruk banget. Badai terjadi. Sebuah kapal tradisional terombang ambing di lautan. Jack mengendalikan kapal dengan baik agar tidak terbalik. Kotak yang berisi bayi ternyata terjatuh ke dalam lautan. Jack masih sibuk mengendalikan kapal dengan baik. Sampai badai selesai. Jack baru sadar kotak berisi bayi, ya anaknya menghilang. Jack bersedih sekali kehilangan anaknya dan terus berlayar dengan baik menuju pulau terdekat. Kotak yang berisi bayi terdampar di pinggir pantai. Ryu melihat kotak di pinggir pantai dan segera mengambil kotak tersebut. Kotak itu di buka ternyata isinya bayi. Ryu pun merawat dengan baik bayi yang ia temukan.

Bayi itu di berinama sama Ryu. Namanya Sinici. Dengan baik Ryu mendidik Sinici sampai remaja. Sinici seperti bisa membantu Ryu berjualan ikan di pasar. Sinici saat itu mengantarkan pesanan ke langganan yang mesan ikan. Sinici bertemu dengan gadis cantik yang pintar bela diri yang telah menyalahkan penjahat dengan teknik ninjanya yang luar biasa. Sinici mengikuti cewek cantik tersebut sampai di tempat ia belajar ilmu bela diri ninja. Sinici tertarik dengan bela diri. Maka itu Sinici mendaftarkan diri menjadi murid di perguruan ninja, ya di terima. Sinici pun berteman dengan cewek cantik itu. Nama cewek cantik itu Sakura.

Setiap hari Sinici belajar bela diri, tapi tetap masih belum bisa menguasai dengan baik. Ketika Sinici melihat seni tari di sebuah pertunjukkan yang menari cewek-cewek cantik. Sinici tertarik dengan tari tersebut dengan baik. Maka itu Sinici pun belajar menari dengan baik. Sampai akhirnya menguasai tarian tersebut. Sinici menggabungkan seni tari dengan seni bela diri ternyata dirinya lebih cepat menguasainya dengan mahir. Guru bela diri, Sisio pun memuji perkembangan dari seni bela diri yang di kuasai Sinici. Sakura pun senang dengan Sinici yang mampu berkembang dengan baik, ya menguasai teknik bela diri ninja.

Saat di pasar. Sinici di gangu sama preman pasar. Sinici tidak ingin bertarung. Preman terus memaksa Sinici untuk bertarung. Mau tidak mau Sinici bertarung dengan preman. Dengan seni tari dan seni bela diri yang di gambungkan. Sinici mengalahkan preman satu persatu. Preman pun kapok berbuat ulah dan ingin berteman dengan Sinici. 

Sinici pun menerima perteman dengan preman yang tobat. Para preman ternyata menyukai seni tari, ya seperti Sinici. Jadinya Sinici dan para preman bergambung menjadi grup tari tradisional dan juga moderen. 

***

Brain dan Lina ke tempat perguruan ninja dengan tujuan merampas gulungan rahasia teknik ninja. Brain dan Lina bertarung dengan Sisio, ya guru ninja. Pertarungan sengit banget. Sebenarnya Sisio bisa mengalahkan Brain dan Lina. Tapi ternyata Brain licik dengan menggunakan pistol menembak Sisio. Gulungan rahasia teknik ninja di rebut dengan baik oleh Brain. Segera Brain dan Lina meninggalkan tempat tersebut. Sisio yang terlukan parah. Sinici dateng ke tempat perguruan ninja ingin bertemu dengan gurunya. Ternyata gurunya, ya sekarat dan tidak bisa di tolong alias meninggal gitu. Sinici bersedih, begitu juga Sakura dan juga murit yang lainnya. 

***

Brain melatih bela diri dengan baik, ya untuk menguasai gulungan rahasia teknik ninja. Dengan sungguh-sungguh berlatih, ya berhasillah menguasai teknik rahasia ninja. Brain ke tempat Jack untuk memaksa Jack bekerja sama dengan baik untuk mengadakan pertandingan bela diri. Jack pun terpaksa mengadakan pertandingan bela diri karena di ancam sama Brain.

Dengan baiknya Brain menjalankan rencana mengadakan pertandingan bela diri. Sinici mencari pembunuh gurunya, ya di bantu Sakura. Petunjuk pun mengarah pada Brain, ya Sinici terus mencari informasi tentang Brain. Sampai akhirnya Sinici bertemu dengan Jack dan ternyata Jack adalah ayah kandungnya Sinici. Senang Sinici bertemu dengan Jack. Sinici bersama Sakura bergerak ke markasnya Brain seperti ninja, ya mengalahkan satu persatu anak buah Brain. Sampai pertarungan yang utama. Sinici berhadapan dengan Brain. Sakura berhadapan dengan Lina.

Pertarungan tersebut pada akhirnya Sinici dan Sakura, ya menang sih. Brain dan Lina di bawa ke kantor polisi untuk di penjara bersama anak buahnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sinici dan Sakura, ya jadian. Keduanya benar-benar pacaran dan tidak menutupi perasaan masing-masing karena memang saling cinta.

Blog, Updated at: April 04, 2021

0 komentar:

Post a Comment