CINTA KEDUA

Posted By Cerpen universal on Monday, April 5, 2021 | April 05, 2021

CINTA KEDUA

Anto setelah membeli koran dan juga roti di warung Lastri, ya segera pulang ke rumahnya. Sampai di rumah. Anto duduk di teras depan rumah untuk membaca koran sambil menikmati minum kopi dan makan roti. Toni selesai urusan kerjaan sama Dodo, ya segera ke rumah Anto. Toni berjalan santai menuju rumah Anto, ya sambil melihat keadaan lingkungan. Toni melihat Diana yang keluar dari rumahnya dan masuk mobil. Ya ada sih rasa tertarik di dalam diri Toni. Diana itu pergi bersama suaminya yang menyopir mobilnya dengan baik.

Toni cuma melihat sajanya pergi begitu saja.

"Aku telat jatuh cinta. Karena Diana sudah punya pacar dulu. Mendapatkan cinta cewek yang sudah punya pacar, ya tidak baiklah. Apa lagi sekarang sudah menikah, sekitar satu minggu," kata Toni.

Toni berjalan dengan santai menuju rumah Anto. Sampai di rumah Anto. Toni melihat Anto yang sedang asik baca koran di teras depan rumah.

"Assalamualaikum," kata Toni.

Anto yang mendengar salam Toni, ya menghentikan baca korannya dan koran di taruh di meja. Anto pun menjawab salam Toni "Waalaikumsalam."

Toni duduk di kursi setelah di persilakan Anto duduk. 

"Hari yang melelahkan," kata Toni.

"Emangnya Toni dari mana. Lelah begitu?" kata Anto.

"Dari urusan kerjaan sama Dodo. Ya lumayan hasilnya. Setelah selesai kerja. Ke tempat Anto," kata Toni.

"Oooo begitu toh," kata Anto.

"Aku melihat Diana di jalan," kata Toni.

"Diana. Cewek yang di sukai Toni, tapi sudah jadian duluan dengan cowok alias pacarnya. Dan sekarang sudah menikah, ya sekitar seminggu," kata Anto.

"Iya," kata Toni.

"Susah menyukai cewek yang sudah punya pacar. Mencoba dengan cara berteman. Pada akhirnya Toni sendiri menyerah. Karena sadar. Salah menyukai cewek yang sudah punya pacar, ya termasuk merusak hubungan yang lagi baik-baiknya. Maka itu lebih baik Toni menjauh dari Diana," kata Anto.

"Seperti itulah ceritanya. Oooo iya Anto. Ada cerita tentang menarik di koran hari ini," kata Toni.

"Ada sih. Cerita cinta dengan judul Cinta Kedua....," kata Anto.

"Cerita cinta toh. Kalau begitu aku baca korannya dulu!" kata Toni.

"Iya," kata Anto.

Anto beranjak dari duduknya, bergerak masuk ke rumah langsung ke dapur untuk membuat kopi. Toni sudah asik membaca koran. Kopi di buat, ya jadi. Anto membawa kopi ke teras depan rumah. Kopi di taruh di meja sama Anto dan sekalian duduk. Dengan sabar Anto menunggu Toni selesai baca koran. Anto menikmati makan roti dan minum kopi. Toni pun selesai membaca korannya dengan baik dan koran di taruh di meja.

"Cerita cinta. Tidak jauh beda dengan pokok masalah aku," kata Toni.

"Ya begitulah. Cerita cintanya," kata Anto.

"Aku lebih baik dari cerita cinta yang di tulis di koran," kata Toni.

"Cerita cinta di koran. Menceritakan tentang seorang cowok yang menyukai cewek yang cantik. Jadian sih hubungannya. Lalu ada cowok lagi yang menyukai cewek cantik itu, ya cinta kedua yang datang menggoda cewek cantik itu. Cowok itu memulai dengan pertemanan, tapi sebenarnya di dalam diri benar-benar menyukai cewek yang ia sukai. Cowok ini berfikirnya beda dengan Toni. Kalau Toni sadar. Kalau cowok yang di koran, ya tidak sadar. Jadi cowok itu bermain siasat untuk mendapatkan cewek yang di sukainya dan menjatuhkan pacar cewek tersebut dan endingnya, ya berhasil mendapatkan cinta cewek yang di sukainya," kata Anto yang sedikit bercerita isi cerita cinta di koran.

"Keputusan ku pada Diana, ya baik banget. Ikhlas aku," kata Toni.

"Tidak perlu di bahas lebih jauh lagi. Lebih baik main catur!" kata Anto.

"Iya," kata Toni.

Toni mengambil gelas kopi di meja, ya meminumnya. Anto mengambil kotak catur di bawah meja. Toni menaruh gelas kopi di meja. Anto dan Toni menyusun pion di papan catur dengan baik. Keduanya segera memainkan catur dengan baik banget.

Blog, Updated at: April 05, 2021

0 komentar:

Post a Comment