CINTA KAKAK ADIK

Posted By Cerpen universal on Monday, February 22, 2021 | February 22, 2021

CINTA KAKAK ADIK

Anto setelah membeli koran, roti dan juga kopi di warung Lastri, ya segera pulanglah ke rumah. Ya Anto masuk rumah langsung ke dapur untuk membuat kopi di dapur. Kopi jadi di buat, ya di bawa Anto ke teras depan rumah bersama roti yang di taruh di piring plastik. 

Anto menaruh piring plastik yang ada rotinya di meja begitu juga gelas kopi. Anto segera duduk dengan baik. Anto membaca mau baca koran, ya milih minum kopi lah, jadi gelas kopi di ambil di meja dan segera di minum kopi. 

"Enak kopi ini," kata Anto.

Anto minum kopi, ya masih panas sih jadi di minumnya dikit-dikit gitu. Gelas kopi pun di taruh Anto di meja. Anto segera baca koran. Setelah Toni membeli 3 buah durian di pasar buah, ya segera membawa motornya dengan baik menuju rumah Anto. Sampai di rumah Anto, ya Toni memarkirkan dengan baik motornya di halaman depan rumah Anto dan berkata "Assalamualaikum."

Anto yang telah menghentikan baca korannya dan koran di taruh di meja.

"Waalaikumsalam," jawab salamnya Anto.

Anto masih memperhatikan Toni, ya membawa buah durian. 

"Buah durian, hari ini makan enak Anto," kata Toni.

"Tumben beli buah durian?" kata Anto. 

"Aku lewat pasar, ya abis dari rumahnya Riko. Ada yang jualan buah durian, ya aku beli lah. Kan aku suka buah durian," kata Toni. 

"Ooooo begitu. Kenapa beli buah duriannya tiga buah. Kan cuma ada dua orang di sini. Aku dan Toni aja, jadi satu buah durian untuk siapa?" kata Anto. 

"Satu buah duriannya, ya kita makan sama-sama lah!" kata Toni. 

"Ooooo begitu. Ok," kata Anto. 

"Sipp!!!" kata Toni. 

Toni meminta pisau sama Anto untuk membuka buah durian. Anto segera ke dapur mengambil pisau. Ya pisau sudah di pegang Anto, ya di bawa ke teras depan rumah.

"Pisaunya Toni," kata Anto menyerahkan pisau ke Toni.

"Iya," kata Toni mengambil pisau di tangan Anto.

Toni segera membuka buah durian dengan pisau. Durian di buka semua sama Toni dan di taruh di meja. Toni dan Anto segera menikmati makan isi buah durian yang enak banget sekali. Anto ke dapur lagi untuk membuat kopi. Ya kopi jadi di bawa ke teras depan rumah. 

"Kopinya Toni," kata Anto menaruh gelas kopi di meja.

"Iya," kata Toni.

Toni segera mengambil gelas kopi di meja dan meminum kopi tersebut. 

"Enak kopi ini," kata Toni.

Anto masih asik makan isi buah durian yang enak banget gitu. Toni menaruh gelas kopi di meja, ya melanjutkan makan isi buah durian yang enak. Tiga buah isi durian ya habis di makan Toni dan Anto. 

"Puas makan isi buah durian yang enak banget," kata Toni.

"Aku juga puas makan isi buah durian yang enak banget," kata Anto.

"Ooooo iya. Ngomong-ngomong cerita apa yang menarik di koran hari ini?" kata Toni.

"Cerita cinta," kata Anto.

"Cerita cinta. Aku baca korannya, ya Anto!" kata Toni segera mengambil koran di meja.

"Iya," kata Anto.

Anto mengambil gelas kopinya di meja, ya segera minum kopinya. Toni sudah serius baca koran yang cerita cinta. Anto terus minum kopinya, ya sampai habis gitu dan gelas kopi di taruh di meja. Toni masih baca koran, ya sampai selesai di baca tuh cerita cinta. Anto menunggu dengan sabar, ya Toni selesai baca koran lah. 

"Selesai juga," kata Toni. 

Koran di taruh di meja sama Toni. 

"Gimana cerita cintanya?" kata Anto. 

"Menarik ceritanya. Seorang Kakak tiri di sukai adik ceweknya. Hubungan cinta Kakak dan adik sih boleh saja karena tidak ada hubungan darah gitu. Kakaknya mencintai cewek, ya teman adiknya. Rasa kecewa seorang adik karena cintanya tidak terbalas sama Kakaknya, jadinya adiknya pergi ke luar negeri untuk kuliah, ya memfokuskan dirinya di pendidikan saja," kata Toni. 

"Setelah 5 tahun berlalu. Kakaknya sadar, ia salah memilih cewek, ya teman adiknya itu. Adiknya selesai kuliah di luar negeri, ya kembali ke tanah air. Kakaknya menyatakan cintanya sama adiknya itu dan di terima," kata Anto. 

"Cerita cinta di koran sebenarnya kayanya pernah di angkat ke film atau sinetron," kata Toni. 

"Kayanya sih," kata Anto. 

"Cerita kenyataan ada ngak ya?" kata Toni. 

"Kalau data di lingkungan sini mah. Mana ada cerita cinta adik ceweknya mencintai Kakak tirinya, yang tidak ada ikatan darahnya," kata Anto. 

"Ya sudahlah. Kalau begitu kita main congklak aja!" kata Toni. 

"Becanda. Main congklak. Yang ada itu main catur. Kalau mau main congklak di tempat Agnes," kata Anto. 

"Ok....ok....ok main catur!" kata Toni. 

"Itu baru bener main catur," kata Anto. 

Anto dan Toni menyusun pion di papan catur dengan baik dan segera memainkan catur dengan baik juga. 

Blog, Updated at: February 22, 2021

0 komentar:

Post a Comment