MEMBUKTIKAN CINTA

Posted By Cerpen universal on Wednesday, January 6, 2021 | January 06, 2021

MEMBUKTIKAN CINTA

Heru sedang beres-beres di kamarnya dengan baik. Heru menemukan selembar kertas di lantai. Dengan seksama Heru membaca tulisan di kertas itu.

Isi di tulisan di dalam kertas :

"Cewek kalau sudah suka dengan seorang cowok. Cewek itu akan membuka hatinya. Dengan memberikan perhatian dari hal biasa sampai spesial. Tujuan cewek melakukan perhatian pada cowok, agar di pilih menjadi pendamping hidup yang baik. Tepatnya cewek tersebut telah siap untuk menjadi seorang istri yang baik"

Heru pun berpikir dengan tulisan di kertas tersebut.

"Kayanya ini nasehat untuk aku menentukan jodoh ku. Mbak...Mbak...Mbak," kata Heru.

Heru yang telah mengingat dengan baik nasehat Mbaknya tentang menentukan jodoh yang baik untuk Heru. Kertas yeng berisi tulisan nasehat itu di taruh di dalam buku Novel yang belum selesai di baca Heru. Heru menyelesaikan beres-beres kamarnya. Setelah selesai beres-beres kamar, ya Heru ke dapur untuk membuat mie goreng karena laper. Singkat waktu mie goreng jadi. Heru menikmati mie goreng di ruang makan. Toing sedang di ruang tamu sedang baca koran, ya sambil minum kopi.

"Berita hari ini menarik semuanya!" celoteh Toing.

Toing terus membaca koran dengan baik. Heru selesai juga makan mie goreng, ya seperti biasa gelas dan piring abis di gunakan di cuci dengan bersih. Setelah piring dan gelas bersih di taruh di rak oleh Heru. Ya Heru membuat kopi di dapur. Setelah kopi jadi di bawa ke ruang tamu. Heru duduk dan segera meminum kopinya dengan baik.

"Enak kopi ini," kata Heru.

Heru menaruh gelas kopi di meja.

"Toing," kata Heru. 

"Apa?" kata Toing sambil menghentikan baca korannya dan koran di taruh di meja.

"Aku ingin bantuan mu tentang sesuatu?" kata Heru.

"Bantuan ku. Tentang masalah apa ya?" kata Toing.

"Jodoh," kata Heru.

"Jodoh. Emangnya Heru sudah memutuskan cewek yang ingin di nikahi Heru?" kata Toing.

"Ini baru aku ingin putuskan. Aku harus membuktikan kebenaran tuh cewek suka sama aku atau tidak?" kata Heru.

"Cewek yang di pilih Heru. Siapa orangnya?" kata Toing.

"Putri," kata Heru.

"Putri. Waduh Putri. Gimana, ya ? Putri itu sudah dekat dengan Hari. Bisa-bisa merusak hubungan Putri dengan Hari!" kata Toing.

"Sebelum janur kuning melengkung, ya masih ada jalan untuk mendapatkannya," kata Heru.

"Aku paham itu. Yang pacaran bisa putus, apalagi yang sudah menikah. Peluang mendapat cewek yang di sukai itu masih ada jalan. Ok lah. Aku bantu untuk membuktikan kebenarannya apa Putri itu suka sama Heru atau tidak?!" kata Toing. 

"Rencana seperti ini. Toing mengajak Putri, Aurel dan Mira ke mall, ya nonton film di bioskop dan juga makan dan minum," kata Heru.

"Kenapa ke mall? Harusnya ke pantai gitu!" kata Toing.

"Kalau ke pantai sih. Itu mah maunya Toing. Liburan. Tujuannya sih, ya biar dekat dengan Mira," kata Heru.

"Ya deh ke mall. Tapi yang paling penting uangnya. Mana bisa menjalankan rencana tanpa uang," kata Toing.

"Urusan uang beres. Hari minggu pelaksanaannya!" kata Heru.

"Ok," kata Toing.

Toing dan Heru telah sepakat untuk membuktikan kebenaran cewek yang suka apa enggak sama Heru.

***

Hari minggu, ya rencana pun di laksanakan. Toing, ya telah berhasil untuk mengajak Putri, Aurel dan Mira ke mall untuk menonton film di bioskop. Heru yang masih ada urusan kerjaan dengan temannya,  jadi tidak mengumpul dengan Toing, Putri, Aurel dan Mira. Ya rencana hampir gagal total. Heru berusaha menyelesaikan urusan kerjaannya dengan cepat dan segera ke mall. Heru pun bertemu dengan Toing dan teman-teman, ya sudah ingin masuk bioskop untuk menonton Tv. Heru pun duduk di sebelahnya Putri, ya tujuannya agar lebih akrab. Setelah menonton film di bioskop. Heru pun mulai bicara dengan Putri di sebuah tempat makan. Sedangkan Toing, ya mengajak Aurel dan Mira untuk belanja. 

"Putri, maaf ya jika pembicaraan mengarah untuk mencari tahu tentang hubungan Putri dengan Hari," kata Heru.

"Hubungan ku dengan Hari," kata Putri.

"Putri sudah jadian dengan Hari?" kata Heru.

"Putri menerima Hari," kata Putri.

"Berarti bener, Putri telah jadian sama Hari. Aku telat," kata Heru.

"Telah apa maksudnya?" kata Putri.

"Telat menyatakan aku suka sama Putri!" kata  Heru.

Putri kaget dengan omongan Heru yang suka pada diri Putri. Ya Putri, ya memang mengingat perhatian Heru ke Putri adalah pernyatan suka sama Putri.

"Jadi aku tidak bisa mendapatkan Putri lagi," kata Heru.

"Maaf ya. Sebenarnya Putri juga suka sama Heru. Masalahnya Putri telah jadian dengan Hari," kata Putri.

"Tidak ada masalah sih. Coba aku duluan yang menyatakan cinta pada Putri, pastinya aku sudah jadian dengan Putri," kata Heru.

Putri terkejut dengan omongan Heru yang telah lama suka dengan Putri. Obrolan dari hal serius, ya menjadi hal yang biasa-biasa saja. Toing, Aurel dan Mira selesai membeli sesuatu yang mereka sukai. Heru pun telah membuktikan kebenarannya Putri suka padanya. Heru, Toing, Putri dan teman-teman, ya meninggalkan mall kembali ke rumah masing-masing. 

***

Heru dan Toing, ya duduk di ruang tamu sambil menikmati minum kopi.

"Gimana urusan Heru dengan Putri?" kata Toing.

"Telah membuktikan kebenarannnya Putri suka sama aku," kata Heru.

"Jadi telah terbukti toh. Jadi misi telah berhasil. Apa rencana selanjutnya untuk mendapatkan Putri?" kata Toing.

"Rencana klimaks dari cerita sih. Ya kepastian cintalah," kata Heru.

"Kaya judul lagu aja 'Kepastian'..," kata Toing.

"Aku harus mengambil hati keluarganya Putri, jika aku ingin memenangkan Putri. Ya segera menikahinya," kata Heru.

"Keputusan seperti itu di ambil. Ya positif bisa mendapatkan Putri dengan mutlak sih. Hubungan Putri dan Hari masih semur jagung pula. Cinta....cinta.....cintaan gitu," kata Toing.

"Ending cerita kan!" kata Heru.

"Ya!" kata Toing.

Toing dan Heru telah sepakat dengan rencana tersebut. Jadi ending ceritanya, ya Heru mendapatkan Putri dan segera menikahinya karena Heru memberikan kepastian cinta dan kehidupan yang layak sama Putri dari pada Hari.

Blog, Updated at: January 06, 2021

0 komentar:

Post a Comment