SINGER
"Enak kopi ini," kata Heru.
Heru menaruh gelas kopi di meja.
"Hari ini hari yang tenang. Malam bertabur bintang. Asik kalau ada cewek, ya sekedar di ajak ngonbrol," kata Heru.
Heru pun membaca koran. Toing selesai urusan kerjaannya, ya segera pulang ke rumah. Sampai di rumah.
"Assalamualikum," salam Toing
"Waalaikumsalam," jawab salam Heru.
Toing pun duduk.
"Hari yang melelahkan," kata Toing.
"Urusan kerjaan Toing gimana?" kata Heru.
"Berjalan lancar sih, Heru," kata Toing.
"Lancar toh, Toing," kata Heru.
"Oiya...Heru, aku tadi bertemu dengan Putri. Sekedar ngobrol saja di jalan gitu," kata Toing.
"Aku iri tuh. Aku tidak bertemu dengan Putri, Toing," kata Heru.
"Kok...aneh. Iri karena karena aku bertemu dengan Putri. Padahal kemarin-kemarin aku bertemu dengan artis saja, ya Heru tanggapannya lambat banget. Kok sekarang cepat banget, Heru!" kata Toing.
"Ya biasa sih, Toing!" kata Heru.
"Ooooo...aku mengerti Heru suka sama Putri. Tapi masih proses teman saja kan, Heru?!" kata Toing.
"Kenyataan seperti itu Toing," kata Heru.
Heru mengambil gelas kopi di meja dan di minumnya.
"Aku gerah, jadi aku masuk ke dalam ah, ya beres-beres diri, ya Heru," kata Toing.
"Iya sana masuk ke dalam, bau kecut Toing!" kata Heru sambil menaruh gelas kopi di meja.
"Padahal aku ini harum loe. Kaya bau bunga, Heru," kata Toing.
"Bunga bangke," kata Heru yang niat becanda.
"Bisa aja sih!" kata Toing yang mengerti niat becandaannya Heru.
Toing masuk ke dalam rumah dan segera kebelakang untuk berbenah diri. Heru pun mau baca koran lagi. Lewatlah cewek cantik di depan rumah dan Heru kenal itu cewek dan berkata "Tiara". Tiara, ya terus berjalan menuju rumahnya. Heru, ya tidak memanggil Tiara cuma mengabaikan saja seperti iklan di Tv yang menunjukkan cewek cantik gitu. Heru pun membaca korannya. Toing pun selesai berbenah diri, ya membuat kopi di dapur. Kopi pun jadi, ya di bawalah gelas kopi ke teras depan. Saat duduk di teras depan, ya Toing meminum kopinya.
"Enak kopi ini," kata Toing.
Toing menaruh gelas kopi di meja. Heru berhenti baca korannya.
"Toing tadi ada Tiara," kata Heru.
"Tiara yang mana, Heru?" kata Toing.
"Maunya,Toing?" kata Heru.
"Ya......Tiara yang artis lah, Heru," kata Toing.
"Mustahil lah Tiara yang artis.Toing," kata Heru.
"Oooo jadi Tiara tetangga sebelah di rumahnya Putri toh, ya Heru!" kata Toing.
"Iyalah Toing," kata Heru.
Heru mengambil gelas kopi di meja dan di minumnya.
"Setahu aku Tiara itu belum punya pacar. Ada sih niat untuk mendekatinya, Heru," kata Toing.
Toing mengambil gelas kopi di meja dan segera di minumnya. Heru menaruh gelas kopi di meja.
"Tiara memang belum ada pasangannya. Kerjaan sih, mahasiswi dan hobynya menyanyi," kata Heru.
Toing, ya menaruh gelas kopi di meja.
"Kenapa banyak cewek suka menyanyi, ya sekarang. Ya Heru?!" kata Toing.
"Karena ada lomba menyanyi di Tv jadi daya tariknya,Toing!" kataHeru.
"Jadi ingin jadi bintang toh. Tiara itu, Heru," kata Toing
"Kemungkinan sih seperti itu. Aku sering menonton Tiara bernyanyi di beberapa acara, ya termasuk acara perkawinan sih," cerita Heru.
"Tiara di lingkungan sini ingin jadi penyanyi. Tiara yang artis, ya sudah jadi penyanyi Pop dan juga Tiara penyanyi Dangdut gitu, Heru." kata Toing.
"Kok penyanyi dangdut, Tiara itu, ya Toing?!" kata Heru.
"Maksud ku? Tiara Ramadhani, ya panggilan artisnya Rara, Heru!" kata Toing.
"Rara toh, Toing!" kata Heru.
"Sudah, yuk Heru ngobrolnya di teras depan. Ya lebih baik masuk ke dalam rumah dan nonton Tv!" kata Toing.
"Ayok, Toing!" kata Heru.
Heru dan Toing, ya membawa gelas kopi masing-masing ke dalam rumah. Di ruang tamu. Heru dan Toing menaruh gelas kopi di meja. Toing pun mengambil remot di meja dan menghidupkan Tv dan di pilih chenel Tv yang menayangkan musik. Heru dan Toing, ya terhibur dengan lagu-lagu yang di bawakan penyanyi di Tv.


0 komentar:
Post a Comment