SIAPA YANG SALAH

Posted By Cerpen universal on Tuesday, September 8, 2020 | September 08, 2020

SIAPA YANG SALAH

Sebenernya kamu tidak salah, hanya saja aku yang bodoh melepaskan kekasihku demi dirimu.

Kamu tidak salah, hanya saja aku yang bodoh terlena kata kata manismu.

Kamu tidak salah, hanya saja aku buta tentang keburukanmu.

Kamu tidak salah, hanya saja aku yang tidak bisa menerima kenyataan.

Dia tidak salah, karena dia memang pernah mendapatkan cinta darimu.

Dia tidak salah, dia hanya mengejar cintamu.

Dia tidak salah, dia hanya korban dari kerakusanmu.

Lalu, siapa yang salah? Aku?
Mengapa aku yang salah?
Bukankah dari awal aku bertanya apa hubunganmu dengan dia, kau bilang kau tak ada hubungan apa apa bukan dengannya, kau bilang wanita itu yang kegeeran, padahal kau hanya menganggapnya Teman.

Kau membuatku terlena dengan kata kata manismu, aku percaya bahwa hanya aku wanita satu satunya dan dia hanya mengaku ngaku dekat denganmu. Dia hanya penggemarmu.

Namun, setelah berbulan bulan kita jalani hubungan yang entah apa namanya, entah teman atau lebih dari itu.

Tiba tiba sikapmu berubah 180 derajat berbalik. Meski kau acuh namun aku selalu mengirimu pesan, aku selalu perhatian padamu walau selalu berakhir dengan tanda baca tanpa balasan.

Aku juga wanita normal yang mempunyai rasa sakit, aku tidak memberimu kabar selama sebulan.

Otak dan hatiku bertentangan, aku merindukanmu aku ingin mengirimu pesan namun aku juga memikirkan harga diriku, aku wanita mempunyai gengsi teramat tinggi. Kau tau aku Menyampingkan gengsiku, dengan hati penuh harap dan cemas aku mengirimu pesan, namun entah mengapa kau seperti robot akun official line yang telah disetel untuk hanya membalas ya dan tidak lalu aku membalas mengacuhkanmu.

Tiba tiba kau galau, apa aku salah jika mengira kau galau karena aku, bukankah hanya aku wanita yang dekat denganmu?

Sampai suatu saat tuhan ingin aku mengetahui sesuatu, entah apa yang membuatku meng-stalking sosmed wanita itu. Tiba tiba mataku mendapatkan kamu mengirim mention yang berisi kekecewaanmu pada wanita itu.

Sakit memang mengetahui bahwa selama ini kamu galau karena wanita itu menjauhimu, dan wanita itu menjauhimu karena dia mengira aku dekat denganmu.

Tepat di malam itu, kalian pun bisa saling mengungkapkan perasaan kalian. selamat, Semoga langgeng.

Kecewa, tentu saja. Jika sedari dulu kau mencintai dia mengapa kau lebih memilih aku untuk menemanimu jalan padahal ada dia di situ. Jika kau mencintai dia mengapa kau selalu benci jika aku membicarakan tentangmu dan dia, jika kau mencintainya mengapa kau selalu menolaknya saat dia memintamu menemaninya. Kau malah mengacuhkannya mengabaikannya seolah dia wanita asing.

Jadi memang aku yang salah
Aku salah menafsirkan dirimu
Aku salah telah mencintaimu
Aku salah tentang khayalanku padamu.
Maaf aku salah aku banyak salah maaf.
Blog, Updated at: September 08, 2020

0 komentar:

Post a Comment