RUMAH BERHANTU

Posted By Cerpen universal on Monday, September 14, 2020 | September 14, 2020

RUMAH BERHANTU

Pada tahun 1902 ada sebuah rumah besar di tepi hutan, rumah itu sangat besar dan mewah tetapi sayangnya di dalam rumah tersebut tak ada ketenangan sering kali ada pertengkaran. Hingga suatu hari tragedi menyeramkan terjadi hingga Mary anak dari keluarga tersebut tewas sehingga membuat orangtua dari Mary mengalami depresi dan bunuh diri. Pada tahun 1973 ada sebuah keluarga yang membeli rumah tersebut.

“Akhirnya kita sampai,” kata sang Ayah.

“Yeaaayy… kita sampai!!” teriak anak-anaknya rumah tersebut memang sangat besar dan sangat mewah warna cat dindingnya berwarna merah.

Keluarga itu pun memasuki rumah tua tersebut Kelya anak dari keluarga tersebut memang merasakan hal aneh sejak memasuki rumah tersebut. Saat Kelya berjalan menuju tangga untuk mencari kamar untuk ia tempati dengan adiknya Priscilla Kelya menemukan boneka teddy bear berwarna cokelat. “Boneka milik siapa ini?” pikir Kelya. “Mending aku bawa saja, boneka ini lucu sekali.” batin Kelya sambil berjalan mencari kamar. Kelya menemukan kamar di lantai dua. Ia memasuki kamar tersebut.

“Wow kamar yang bagus!!” gumam Kelya terkagum-kagum.

“Kamar ini cocok untukku dan Priscilla,” kata Kelya. Kelya pun mulai membersihkan kamar tersebut.

“Hmm, berdebu sekali kamar ini,” kata Kelya sambil mengikat rambutnya yang sangat panjang. Singkat cerita, Kelya telah selesai membersihkan kamar barunya.

Cindy kakak dari Kelya dan Priscilla memang sudah menemukan kamar lebih dulu. Ia sekamar dengan Jessica adik dari Cindy kakak dari Kelya dan Priscilla. Ya, mereka berdua sedang membersihkan kamar. Saat Jessica akan menaruh komputer di atas meja, Jessica merasa ada yang menarik tangannya.

“Aakkkhh!!” teriak Jessica takut.

“Kenapa Jessica?” tanya Cindy.

“Ada yang narik tanganku Kak, hiks…” ucap Jessica menangis. Cindy pun memeriksa meja komputer tersebut.

“Gak ada apa-apa kok Jessica,” ucp Cindy.

“Huffft untung aja gak ada apa-apa.” ucap Jessica lega.

Singkat cerita, malam hari pun tiba semua sudah tidur terkecuali Kelya, Kelya tak bisa tidur karena seperti ada yang mengusiknya. Kelya melihat ada sekelebat bayangan anak kecil, “A-a.. a.. apa i-i.. itu..” ucap Kelya terbata-bata karena ketakutan tiba-tiba muncul anak kecil tepat di hadapan Kelya dengan muka seramnya.

“Hahaha kau telah mengambil bonekaku sekarang kau harus membayarnya!” ternyata anak kecil itu adalah arwah Mary.

“To.. tolonglah aku menemukan bonekamu di bawah tangga,” ucap Kelya ketakutan.

“Tidak!! kau harus tetap membayarnya dengan ragamu Ya, aku akan mengambil ragamu,” ucp Mary.

“Tolonglah jan..” terpotong karena Mary telah mengambil raga Kelya. Dan kini raga Kelya telah dimiliki oleh Mary.
Blog, Updated at: September 14, 2020

0 komentar:

Post a Comment