CINTA BERUJUNG PERSAHABATAN

Posted By Cerpen universal on Saturday, September 5, 2020 | September 05, 2020

CINTA BERUJUNG PERSAHABATAN

Aku sudah mulai nyaman dengan Alfin dia adalah teman satu kelasku. Wajahnya bisa dibilang pas-pasan tetapi aku sangat nyaman padanya. Aku sering bercanda dengan dia dan suatu hari entah kenapa dia menjadi dingin sekali padaku. Tentu saja aku merasa sakit hati.

Sikap dinginnya itu seiring dengan dekatnya dia dengan orang lain yang juga satu kelas yang bernama Tiska. Mereka berdua sering bercanda dan tertawa bersama. Alfin sering sekali melihatku tetapi saat aku melihatnya dia selalu mengalihkan pandangannya.

Aku terus bertanya-tanya apa maksudnya bersikap dingin padaku sampai suatu hari aku datang padanya dan berbicara empat mata dengannya. Alfin berkata bahwa dia sama sekali tidak menyukai Tiska dan juga tidak menyukaiku. Sikap dinginnya selama ini terjadi karena Alfin sudah mengira bahwa aku suka padanya. Alfin bilang ini cinta monyet dan dia tidak ingin membagi cintanya, cintanya itu hanya untuk istrinya esok.

Aku menangis di hadapan Alfin, lalu Alfin berbicara pelan-pelan padaku “lupakan aku, banyak orang di luar sana yang sedang menginginkanmu. Aku tidak pantas mendapatkanmu. Ada baiknya jika kamu tidak memikirkan pacar, pikirkan saja dulu pelajaran.”

Aku pun ingin agar bisa bersahabat dengan Alfin, lalu Alfin mengiyakan. Dengan jawabannya itu aku menjadi lebih tenang dan bahagia karena bisa menjadi sahabatnya. Dan semenjak itu aku bersahabat dengan Alfin. Kami berjanji akan menjadi sahabat selamanya.

Mungkin ini juga jawaban dari Tuhan, Tuhan mengingatkanku melalui Alfin bahwa mempunyai pacar itu tidak berguna dan berdosa apalagi jika masih cinta monyet.
Blog, Updated at: September 05, 2020

0 komentar:

Post a Comment