TEMAN MASA KECIL

Posted By Cerpen universal on Thursday, August 20, 2020 | August 20, 2020

TEMAN MASA KECIL

Erwin berjalan menuju rumahnya dengan penuh ke santai. Tahu-tahu di hadang oleh Angga dan kawan-kawannya, ya anak nakal. Erwin tidak bisa kabur, ya jadi di hajar gitu. Erwin pun duduk pinggir tembok.

"Haaaa," helaan nafasnya Erwin.

Datang Lesti dengan mengulurkan tangan, ya Erwin memegang tangannya Lesti dan bangunlah Erwin.

"Terima kasih," kata Erwin.

"Sama-sama," kata Lesti.

Semenjak itu, Lesti dan Erwin jadi teman yang akrab dan bermain bersama dengan penuh keceriaan. Erwin pun melupakan Angga dan kawan-kawan yang pernah mengajar Erwin. Hubungan Erwin dan Lesti tidak begitu lama. Saat main sepedah bersama, tiba-tiba Lesti pergi begitu saja tidak ngomong apa-apa?. Erwin kembali menjadi penyendiri seperti biasanya.

Sebelas tahun kemudian. Erwin telah berumur 21 dan bekerja di suatu perusahaan swasta gitu. Jalan kehidupan Erwin cukuplah, walau tidak bisa beli motor atau mobil gitu. Erwin terus gigih dalam kerjaannya, sampai suatu ketika Erwin membawa sepedahnya dan bertemu dengan sosok yang ia kenal masih kecil.

"Apakah gadis ini Lesti?" kata hati Erwin.

Erwin menyaksikan Lesti, ya sedang ngobrol dengan orang tidak di kenal Erwin. Lesti berusaha menyakini Ucok berkaitan uang sewa rumah. Ucok memberikan peringatan pada Lesti, jika telat rumah mau di jual oleh Ucok, ya Lesti ke luar dari rumah tersebut. Lesti mengerti peringatan Ucok. Lesti berangkat kerja. Erwin terus penasaran dengan gadis yang ia temui di tengah jalan. Segala cara di gunakan Erwin untuk berkenalan dengan Lesti dan jadi teman gitu.

Usaha Erwin berhasil jadi teman Lesti. Harapan Erwin adalah Lesti adalah teman masa kecilnya yang baik gitu, Tahu-tahu Lesti tidak mengenali lagi Erwin. Ya Erwin terus berteman baik dengan Lesti. Sampai mengajak Lesti ke pantai, ya pake mobil mikrolet yang bawa Heru. Lesti senang ke pantai. Rasa penatnya hidupnya Lesti, ya kerja dan kerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.....bebannya jadi hilang.

Erwin pun foto-foto bersama Lesti di pantai, ya Heru ikutan juga. Sampai waktu sore, ya pulang sih. Hari sudah malam. Ucok mengobrak abrik rumah. Lesti hanya bisa diam saja, karena Lesti telat bayar sewa rumah.

Erwin ingin menolong Lesti, tapi semuanya sudah telah. Lesti pindah dari tempat tersebut karena rumah telah di jual. Lesti mencari tempat sewa, ya jauh dari situ dan dapet sih. Erwin terus menjadi teman baik Lesti. Sampai suatu ketika. Erwin kecelakaan sampai dirinya buta. Lesti tidak tahu tentang kecelakaan Erwin. Ya Lesti berubah menjadi gadis yang lebih baik lagi. Lesti menemui Erwin. Saat itu Erwin keluar dari kafe kopi.

Lesti menunjukkan dirinya betapa dirinya cantik gitu di hadapan Erwin, tapi Erwin tidak melihat Lesti. Ya Lesti pun sadar ketika Erwin pun mengeluarkan tongkat untuk memandu dirinya berjalan. Air mata mengalir di pipi Lesti dan berkata "Erwin buta."

Lesti mengikuti Erwin dari belakang sampai di rumah Erwin. Lesti bertemu dengan Ibunya Erwin dan bercerita tentang keadaan Erwin. Lesti pun tetap menjadi teman baiknya Erwin, ya Erwin senanglah menemukan teman baiknya semasa kecil yang selalu bergembira bersama. 
Blog, Updated at: August 20, 2020

0 komentar:

Post a Comment