CINTA MIKHA

Posted By Cerpen universal on Friday, June 26, 2020 | June 26, 2020

CINTA MIKHA

23 Desember 2014 adalah hari perpisahan antara aku dan dia. Nama saya Putri Mikhaila, umumnya dikenal sebagai Micah, saya kuliah di universitas swasta di Jakarta. Dia adalah mantan pacar saya bernama Hadi Prasetya, dia kuliah di salah satu universitas negeri di Yogyakarta. Sebenarnya, ini adalah perpisahan satu arah, orang yang memutuskan untuk mengakhiri kisah cinta 4 tahun kami. Kami tidak lagi kompatibel, jenuh, dan prinsip kami berbeda, itulah sebabnya ia memutuskan hubungan jarak jauh kami, atau dalam istilah yang keren hari ini adalah LDR (Hubungan Jarak Jauh). Tetapi saya menyadari bahwa itu bukan alasan sebenarnya, ada sesuatu yang dia sembunyikan dari saya. Saya menerima keputusan Hadi dengan setengah hati. Jantung terasa sakit, di mana harus menyembuhkan luka. Jantungnya menangis, bagaimana membuat hati ini melupakannya. Ini adalah bagaimana dan di mana dia berada ketika dia adalah satu-satunya yang mengerti saya.

Aku tidak butuh kejujuranmu.
Itu sudah ada di matamu.
Dan aku yakin mataku, mereka berbicara untukku.
Tidak ada yang mengenal aku seperti kamu.
Dan karena hanya kamu yang penting
Katakan padaku kepada siapa aku lari?
(Adele - Semua Aku Bertanya)

Perkenalan saya dengannya dimulai pada 2007, di mana Hadi menghadiri salah satu sekolah menengah negeri di Jakarta bersama saya. Kami adalah teman, kami saling peduli dan memahami karakteristik masing-masing. Hingga 2010, Hadi mengaku kepada saya dan kami menjadi teman ketika kami pergi ke berbagai kota. Meskipun berbeda dari kota, kami tetap berhubungan setiap hari dan Hadi pasti kembali ke Jakarta setiap liburan semester dan liburan. Kami mencoba untuk saling mempercayai, menahan rasa sakit karena kerinduan, dan saling memperhatikan godaan cinta satu sama lain. Itu yang bisa kami lakukan bersama selama hampir 4 tahun.

Seandainya jarak tidak berarti
Akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja
seandainya sang waktu dapat mengerti
Takkan ada rindu yang terus mengganggu
Kau akan kembali bersamaku
(Raisa - LDR)

Setelah 1 tahun saya putus dengan Hadi. terkadang dia masih menelepon dan memintaku untuk menemuinya ketika dia kembali ke Jakarta. Saya menggunakan kesempatan itu untuk bertanya kepadanya, apa alasan dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami. Setelah saya mendorongnya, dia mengakui bahwa dia akan dibentuk oleh orang tuanya. Dia bilang dia tidak bisa menolak keinginan orang tuanya. Sebenarnya dia masih memiliki perasaan untukku, dan aku masih mencintainya. Aku masih merindukan sosoknya. Bagian dari hati ini lega, akhirnya mengetahui alasan sebenarnya. Sementara beberapa merasa kewalahan, akan seperti apa hidup ini tanpa mereka. Namun, apa yang bisa kita lakukan jika orang tua kita memilih yang terbaik dan Allah SWT tidak menyetujui kita bersama? Kami juga menyadari bahwa kami tidak berkencan.

Apa lagi yang bisa
kami katakan, Kami tidak akan pernah bersama
Anda di sana, saya di sini, bahkan jika
hati saya memilih Anda
(Raisa - Mantan Mantan)

Rasanya tidak ada waktu berlalu sejak saya putus dengan Hadi. Perlahan luka ini mulai sembuh, perlahan mulai bergerak. Dia tidak lagi memanggil saya atau meminta saya untuk bertemu. Saya menjalani hidup saya seperti biasa sebelum bertemu dengannya. Pada awalnya itu sangat sulit, di mana biasanya setiap kegiatan melibatkan dia dan setiap hari berkomunikasi dengannya. Sekarang saya harus terbiasa dengannya tanpa perhatian, tanpa kehadirannya, dan saya perlahan-lahan belajar untuk melupakannya. Hati saya tidak lagi memiliki perasaan cinta yang disebut cinta. Hati terasa hampa dan hampa. Tapi, aku baik-baik saja sekarang.

Bantu saya yang sekarang tidak bisa
mengikis wajah Anda dan mencium aroma Anda mengajari saya
bagaimana melupakan diri sendiri
karena Anda tidak bisa melakukannya sendiri
(Gisel - Cara Lupa)

8 April 2017 adalah hari bersejarah baginya. Dia adalah Hadi Promise, mantan pacarku yang akan menikah dengan pilihan orang tuanya. Hadi mengirimi saya pesan yang berisi undangan pernikahannya dengan calon istrinya, tetapi saya tidak dapat hadir karena mereka memiliki pernikahan di Yogyakarta. Saya hanya bisa berdoa dari sini, semoga ini menjadi pilihan terbaik Allah SWT untuknya dan istrinya, semoga Hadi benar-benar mencintai istrinya lebih dari dia mencintaiku, dan semoga mereka bahagia di dunia ini dan di akhirat. Hati ini tulus dan rela melepaskan Anda, selama Anda senang dengannya.

Ku rela kau dengannya
Asal kan kau bahagia
(Armada - Asal Kau Bahagia)
Blog, Updated at: June 26, 2020

0 komentar:

Post a Comment