SUARA ANEH
Saat aku duduk di bangku SD kelas 4 aku kehilangan sosok Nenek yang paling aku cinta dan mulailah pengalaman yang mungkin sulit untuk dilupakan. Pada saat malam setelah Nenek dikuburkan aku, Paman, dan Ibuku tidur di ruang depan karena banyak keluarga yang datang maka dari itu kami tidur di ruang depan. Jam dinding sudah menunjukkan pukul 11.30. Aku dan Pamanku masih menonton Tv yang ada ruang depan.
Sekitar 30 menit kemudian Pamanku tidur dan tersisa aku sendiri yang menonton. Karena aku masih kecil masih penakut aku pun juga ikut-ikutan tidur. Tv pun ku matikan dan suasana pun menjadi hening. Aku merasa sangat ketakutan dan mencoba menghilangkan rasa takut itu dengan memikirkan hal-hal yang menyenangkan. Tiba-tiba terdengar suara aneh seperti orang yang mendobrak pintu dengan kerasnya. Suara itu semakin lama semakin keras.
Aku mencoba membangunkan Ibuku dan setelah Ibuku bangun suara itu hilang. Beberapa saat aku pun mengajak Ibuku untuk tidur di dalam kamar tapi Ibuku menolak dan akhirnya Ibuku tidur lagi. Aku merasa heran kenapa ekspresi Ibu biasa-biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa padahal suara aneh itu sangat keras. Apa cuma aku yang mendengarnya pikirku dalam hati. Aku pun mau tidak mau juga ikut untuk tidur. Tetapi suara itu pun datang lagi aku sangat ketakutan dan tidak tahan lagi sehingga aku pun masuk ke dalam kamar dan bersembunyi.
Kemudian setelah aku masuk kamar suara itu tidak terdengar lagi dan aku pun tidur dengan tenang. Keesokannya aku menceritakan kejadian tadi malam kepada Pamanku dan Pamanku mengatakan, “Mungkin itu Nenek mau bermain sama kamu.” dan bulu kudukku pun berdiri.

0 komentar:
Post a Comment