OH TERNYATA
Hari lumayan deh Malemnya. Mira baru selesai urusannya pindah di
apartemen yang baru. Padahal banyak cerita apartemen yang di tempatin oleh Mira
bekas penghuni yang lama mati bunuh diri karena patah hati....kekasihnya
selingkung dengan sahabatnya sendiri.
Mira tidak percaya dengan cerita semua orang berkenaan dengan
tempat tinggalnya yang baru. Mira jojong aja bersantai di dalam apartemen
sambil membereskan semua perabotan yang belum rapih di pandangan Mira.
Tiba-tiba mati lampu. Mira terkejut sekali dengan apartemen yang
mati lampu. Ternyata hidup lagi. Mira mulai ingin nonton Tv. Saat Tv di
hidupkan bulu kuduk Mira berdiri terasa suasana yang gak enak banget di tambah
dinding kaca bergetar dengan sangat keras kaya hampir mau pecah.
Mira mulai ketakutan banget di dalam apartemen. Suara
mengerikan mulai terdengar di tambah ada sebuah cakar yang mengores kaca sampai
terdengar suaranya memekakan telinga saking nyaring gesekan itu.
Mira tambah takut mulai telepon pacarnya Albret dengan keadaanya.
Albret malah memberikan masukan untuk berani tinggal di apartemen sendirian.
Mira membujuk Albret untuk menginap di apartemen Mira agar menghilangkan
ketakutannya. Albret bersedia untuk menginap di apartemen Mira. Hubungan
telepon antara Mira dan Albret pun selesai.
Dengan sabar Mira menunggu Albret datang. Albret secepat mungkin
dateng ke apartemen Mira menggunakan motornya karena memang jaraknya agak jauh
dari tempat tinggal Albret. Selang berapa saat. Albret sudah di depan pintu apartemen Mira dan
mulai memencet bel. Mira terkejut saat bel rumah berbunyi karena sebenarnya
Mira memang berusaha memberanikan diri dan menghilangkan ketakutannya. Mira
beranjak dari duduknya dan membuka pintu.
Terlihat Albret di mata Mira langsung di peluknya baru di ajak ke
dalam apartemen dan pintu di tutup oleh Mira. Duduklah Mira dan Albret di
lantai yang beralaskan ambal. Mulai suasana jadi aneh banget. Albret mulai
ketakutan sampai bulu kuduk merinding. Terdengar suara yang mengerikan. Tambah
takutlah Albret.
Mira kerasukan dan bertindak tidak wajar menjadi menyeramkan.
Albret tetap memberanikan diri dengan keadaannya. Mira sadar dari kerasukannya.
Mulai Mira menceritakan keadaannya dirinya yang sering kerasukan setan.
Albret mulai mengerti dengan keadaan yang sebenarnya bahwa
kekasihnya ada kaitannya dengan roh halus. Mira mulai kambuhlah lagi kerasukan
setan dan menjadi makluk yang menyeramkan dengan tangan berubah menjadi cakar
tajam di hadapan Albret.
Tanpa pikir panjang Albret langsung langkah seribu keluar dari
apartemen....
meninggalkan Mira yang menjadi makluk mengerikan dan juga Albret
berteriak "Setan".


0 komentar:
Post a Comment