O THEOS ECHEI MIA ISTORIA (TUHAN PUNYA CERITA)

Posted By Cerpen universal on Sunday, June 13, 2021 | June 13, 2021

O THEOS ECHEI MIA ISTORIA (TUHAN PUNYA CERITA)

Mungkin sebagian dari kalian tidak pernah tahu apa yang di alami manusia jika bertemu dengan salah satu tuhan… mungkin Dewa Yunani…

Jika menangis dan ditanya “Proséxte ótan perpatáte (hati-hati jika berjalan)” jika kamu ditanya seperti itu… yang kamu lakukan pasti menangis

… karena kamu masih berumur 2 tahun…

Karena menangis pasti dia bertanya “Eh … fónaxe (eh… kok nangis)?” tanyanya, jika kamu menjawab “Fovámai (aku takut)” pasti dia akan berkata “Thélete na érthete mazí mou (mau ikut denganku)?” pasti kamu hanya diam dan terpaksa ikut karena takut…
Dan ini terjadi padaku sungguh…
1485 tahun kemudian…

“Eros… sudah berapa kali kubilang jangan buat To louloúdi mou eínai lypiró (bungaku sedih)” kataku geram, “Perse… kamu tau… kenapa bunga sedih jika diperlakukan seperti itu…?” tanya Eros tiba-tiba bibirku tadi yang tersenyum-marah berubah jadi dingin.

“Akan kuceritakan satu hal yang harus kau ingat Eros…” aku melangkahi Eros, pria sebayaku…

“Bunga itu punya perasaan… dia punya waktu untuk hidup… seperti halnya kita… bunga selalu menerima nasibnya yang kurang bagus… walau dia bisa hidup lagi dengan bantuan cintanya… bunga sangat senang jika kamu mematahkan hatinya dengan cara kamu menghargainya tapi dia akan sedih jika kamu mematahkannya tapi tidak menghormatimu…” ceritaku sambil memegang sekuncup bunga mawar yang masih kuncup…

“Jangan sesekali kamu seperti itu padanya… semoga kamu baik-baik saja…” papasku…

“Apa maksudnya… aku tak mengerti Persephone…” ucap Eros, “Kelak kamu akan mengetahuinya… seperti rasanya kamu menjadi bunga…” kataku pergi dari taman, Eros sungguh bingung apa yang aku bicarakan.

Aku menatap jendela, “seperti halnya aku yang selalu sendiri… membutuhkan pelukan hangat… penantianku sangat besar… Hades…” gumamku.

Hades… aku tahu kamu menghargaiku… tapi sekarang… apakah kamu menghargaiku seperti dulu atau seperti bunga yang tidak dihargai… aku masih berfikir… aku tahu Hades sibum dialamnya tapi… bisakah dia menghargaiku sedikit… aku butuh cintanya… hanya sedikit saja… aku butuh… cintamu… Hades…

Manusia atau Tuhan itu sama saja… mereka punya hidup masing-masing bahkan ada yang selalu gembira, jujur, sedih, dan marah… aku sebagai Tuhan (Dewi) juga punya cerita… apakah hanya manusia saja… yang boleh punya cerita Tuhan juga…
Ceritaku itu cerita tak terduga… cerita yang benar-benar sedih dan tidak bahagia… penantian selama 145 tahun itu selalu berarti bagiku… kapan kau akan pulang… aku sedih jika kamu seperti ini Hades… “Méchri pou … prépei na periméno (sampai kapan… aku harus menunggu) Hades…”
Blog, Updated at: June 13, 2021

0 komentar:

Post a Comment